TALK SHOW Serial 11 : Katedral dan Perintisan Pendidikan Calon Imam
Tidak banyak diketahui bahwa di kota Surabaya pada tahun 1948 memiliki seminari di Jalan Kepanjen no. 9. Tahun 1950, Seminari tersebut pindah ke Jl. Dinoyo no. 42. Pada tahun 1959, seminari tersebut dipindahkan ke desa Garum, Blitar hingga saat ini.
Perpindahan seminari dari Surabaya ke desa Garum, kabupaten Blitar, yang letaknya di tengah hutan adalah berdasarkan pertimbangan dari Vatikan pada masa itu. Dengan jauh dari kota besar, diharapkan akan menghasilkan imam-imam yang rohaninya kuat dan tidak bersifat duniawi.
Romo Abi Mantrono, CM, yang lahir di Yogyakarta pada tahun 1942 adalah salah satu seminaris pribumi pertama (non-Eropa) di seminari Jl. Dinoyo 42, Surabaya, dan mengalami proses pemindahan Seminari dari Surabaya ke Garum. Romo Abi juga merupakan salah satu imam yang berasal dari Paroki Hati Kudus Yesus (HKY), Surabaya.
Pada sesi talkshow bersama Romo Abi, kita akan mendengar sejarah dinamika Paroki HKY dan seminari di Surabaya pada masa lampau, serta relevansi pendidikan seminari pada saat ini. Semoga pengalaman dan pemikiran Romo Abi akan menambah wawasan dan iman kita.
Nil sine numine.
Tidak ada yang terjadi tanpa kehendak Ilahi.
(Komsos-KS/Teja)
Sumber KOMSOS Keuskupan Surabaya