TODAY, 30 Maret 2019: Derita Tak Berkesudahan
Derita Tak Berkesudahan
Pada satu titik di hidup kita…
Mungkin kita merasa sangat lelah…
Saat segala daya upaya sudah kita lakukan secara maksimal…
Tetapi hasilnya jauh atau bahkan semakin jauh dari harapan…
Lalu kita sungguh merasa lelah…
Tak ada ketentraman, tiada ketenangan…
Menjalani hidup seolah tanpa arti…
Berjalan saja, tak tentu arah…
Terkadang rasanya ingin menyerah…
Apa indahnya hidup?
Jika seperti ini, bukankah hidup seperti kumpulan derita tak berkesudahan?
Pengalaman Ayub dalam Kitab Ayub bab 3, dikisahkan juga demikian…
Ayub mengalami stress berat…
Sampai mengutuki hari lahirnya…
Menyesali banyak hal…
Tetapi dia tidak pernah menjelekkan Tuhan…
Meskipun dia menderita luar biasa…
Meskipun dia sangat kesusahan…
Dia tidak menyalahkan Tuhan…
Pada satu titik di hidup kita…
Kita merasa derita ini tak kunjung berakhir…
Tetapi selama hidup, permasalahan akan selalu ada…
Takkan ada keadaan sempurna…
Tetapi bagaimana kita bisa menjalani dan mencari solusi bersama Tuhan…
Itu yang menjadi kuncinya…
Jangan menjauh, menjelekkan atau menyalahkan DIA…
Dan, benarkah derita itu tak berkesudahan?
Tak ada yang abadi di dunia ini…
Termasuk permasalahan dan beban berat ini.
Segala sesuatu tiada yang permanen…
Semoga kita tetap memandang wajah-Nya sepenuh iman…
Percaya pada kekuatan-Nya yang akan menolong kita melewati ini semua.
(-fon-)/ Fonny Jodikin
Aku tidak mendapat ketenangandan ketenteraman; aku tidak mendapat istirahat, tetapi kegelisahanlahyang timbul.
— Ayub 3:26
Bagiku tiada ketentraman, aku menderita tanpa kesudahan.
— Ayub 3:26 (BIS/ Bahasa Indonesia Sehari-hari)
Sumber KatolikIndonesia@yahoogroups.com penulis Fonny Jodikin (fjodikin@gmail.com)