TODAY, 24 Agustus: Hosana!
Hosana!
“Tolong selamatkan aku! Tolong selamatkan kami! Tolong selamatkan . . .” Itu seruan tak berdaya. Jika tak ada yang datang untuk menyelamatkan, orang akan mati. Seruan “Tolong selamatkan…” dalam bahasa Ibrani adalah hosia-na. Dalam perjalanan waktu, seruan kita kepada Tuhan yang berisi ungkapan minta tolong akhirnya menjadi seruan pujian kepada Tuhan sebagai Sang Penyelamat.
Ketika Yesus masuk Yerusalem, orang-orang berseru. “Hosana! Hosana! Hosana!” Dengan kata Hosana itu, kita juga mengakui, bahwa Tuhan telah datang untuk menyelamatkan kita, dan cara hidup kita yang baru sebagai orang-orang yang telah diselamatkan itu menjadi pujian bagi Tuhan. Tanpa cara hidup yang baru, kata Hosana tak lagi punya isi. (Tolong Selamatkan! Tulisan: Tano Shirani dari Internet).
Ada beberapa lagu berjudul ‘Hosana’ dalam Bahasa Inggris dituliskan ‘Hosanna’.
Kita pun sering mendengar ayat di Alkitab yang mengungkapkan kata ini…
Tetapi arti sebenarnya dari kata ini, mungkin tidak semua dari kita mengetahuinya.
Itulah kerinduan hati kita yang terdalam.
Orang-orang yang berjalan di depan dan mereka yang mengikuti dari belakang berseru: “Hosana! Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan, 11:10 diberkatilah Kerajaan yang datang, Kerajaan bapak kita Daud, hosana di tempat yang maha tinggi
— — Markus 11:9-10
Sumber KatolikIndonesia@yahoogroups.com penulis Fonny Jodikin <fjodikin@gmail.com>