VIRAL
(Asal-usul Kata)
Yang namanya virus tentu tidak disukai orang. Dalam bahasa Latin, virus berarti: barang cair yang kental (pekat), lendir atau racun, zat penular, bahkan berarti hal yang kotor, hal yang biadab. Melihat artinya saja saya sudah merasa jijik.
Lantas kita sering mendengar atau membaca kata viral, “Mungkinkan dari virus asal katanya?” Ada yang berpendapat bahwa viral itu dari dua kata yakni: “virus” – penyakit dan “virtual” – dunia tidak nyata. Menyebar dengan cepat kepada orang banyak teristimewa melalui dunia maya atau internet (viral).
Ada juga pendapat bahwa viral maknanya disebabkan kuman virus atau menyebar luas dan cepat seperti virus. Dan penyebarannya itu sangat cepat – maaf – biasanya hal-hal yang kurang baik (Bdk. Makna virus dalam “Kamus Latin-Indonesia”). Itulah sebabnya Vergilius (70 seb. M – 19 M) pernah berkata, “Fama, malum, qua non aliud velocius ullum” – desas-desus (cela) lebih cepat (menyebar) daripada segala kejahatan.
Zaman now, orang ingin cepat menjadi kaya dan terkenal dan wadahnya adalah medsos yang mem-viral-kan dirinya. Ketika orang disebarluaskan oleh para pengguna media dengan cara share, like dan comment, namanya menjadi viral (cepat menyebar seperti virus).
Banyak orang (warga net atau netizen), yang berlomba-lomba mengejar berita (gambar, artikel, blog) dan mereka bebas mengungkapkan pendapatnya pada kolom comment. Namun, sayang bahwa berita viral itu – maaf sekali lagi – yang kurang baik, seperti: gosip, perselingkuhan, pindah agama dan sejenisnya. Ya, karena itu tadi, virus sendiri maknanya kurang baik.
Rabu, 20 Desember 2017
Markus Marlon
Sumber KatolikIndonesia@yahoogroups.com penulis Markus Marlon <markus_marlon@yahoo.com>