Paroki Gregorius Agung Kuta Bumi
PAROKI GREGORIUS AGUNG KUTA BUMI
servus Servorum Dei
Hamba Dari Segala Hamba
Sejarah Paroki
Gereja Santo Gregorius Agung terletak di dekat perumahan Kutabumi atau tepatnya di Kampung Jambu, Desa Gelam jaya, yang dahulu masih termasuk dalam wilayah pelayanan Paroki Tangerang – Hati Santa Perawan Maria Tak Bernoda (HSPMTB). Sejarah Paroki Santo Gregorius Agung dimulai sekitar tahun 1987 , beberapa keluarga Katolik yang tinggal di perumahan Kutabumi mencoba membangun paguyuban dengan sering berdoa bersama dan melakukan hal-hal lain bersama sebagai bentuk kebersamaan. Beberapa waktu kemudian atas persetujuan paroki HSPMTB, dibentuklah lingkungan di Kutabumi dengan nama Lingkungan St. Bernardus.
Dengan berkembangnya perumahan yang sangat berpengaruh pada pertumbuhan penduduk di sekitar Kutabumi , maka berkembanglah lingkungan St. Bernardus menjadi beberapa lingkungan lagi yang kemudian menjadi satu wilayah. Pada tahun 1995, setelah melihat pesatnya pertumbuhan umat di Kutabumi dan sekitarnya, maka Pastor Binzler Bintarto SJ, beserta beberapa umat atas persetujuan Dewan Paroki HSPMTB membangun sebuah Stasi untuk melayani kebutuhan iman umat di daerah Kutabumi ini dengan nama Stasi Santo Gregorius . Pada tahun 2010 Stasi St. Gregorius mendapatkan ijin sebagai Rumah Ibadah.
Dan pada akhirnya pada tahun 2012, tepatnya tanggal 3 September berdirilah Paroki St. Gregorius Agung yang peresmiannya diselenggarakan pada tanggal 23 September 2012 oleh Uskup Agung Jakarta Ignatius Suharyo, Pr. Pastor Paroki pertama yang diutus adalah RD Andy Gunardi.
Lokasi Paroki
St. Gregorius Agung Kutabumi Kabupaten Tangerang
Kampung jambu, RT 02/04 Desa Gelam Jaya
Pasar Kemis Kabupaten Tangerang
Kesekretariatan
Jl. Puri IV B 16 No. 93 Desa Gelam Jaya
Pasar Kemis Tangerang 15560
Telp. 021 5922981
Perkembangan umat dan kebutuhan pastoral.
Umat paroki St. Gregorius Agung mayoritas adalah perantauan. Mereka datang dari daerah dan mengadu nasib di Jakarta dan Tangerang. Di dalam keberaneka ragaman dan keberadaan di sekitar Kuta Bumi mereka merindukan tempat yang membuat mereka merasa “home” dan “secure”. Kehadiran Gereja yang menjadi tempat beribadah dan berjumpa dengan Tuhan menjadi jawaban. Mereka dapat berkumpul sebagai saudara dan menyadari kesamaan nasib di dunia rantau.
Konsep Gereja sebagai ibu di bawah perlindungan St. Gregorius menjadi wajah paroki ini. Di Gereja mereka bisa berdoa mencurahkan hati kepada Tuhan, dalam kebersamaan mereka bahu membahu untuk saling tolong menolong. Paroki Gregorius hidup oleh aktivitas dari umat mulai anak-anak, remaja, anak muda dan orang tua serta lansia. Kehadiran Gereja merangkul mereka dan ikut serta dalam keprihatinan masalah-masalah ekonomi, pengembangan iman dan persaudaraan.
Untuk itu dibutuhkan tempat yang dapat menampung aktivitas dan kehidupan bersaudara umat, terlebih tempat tinggal yang kecil, yaitu tipe 21 dan 36 (mayoritas) tidak mungkin dapat menampung kegiatan-kegiatan. Paroki ini hadir dan menyatukan umat seluruhnya.
Profil Umat
Total Umat 7.736 jiwa (2.036 KK), terdiri dari 11 Wilayah, 54 Lingkungan, dan tesebar di 68 komplek perumahan rata-rata tipe 21, 36, dan 42 m2.
Kekhasan Paroki:
1. Mayoritas adalah perantauan yang berkumpul disekitar perumahan Kuta Bumi
2. Aneka budaya: Jawa, Tionghoa, Batak, Flores, dan suku-suku lain
3. Hidup dalam kebersamaan
4. Ada 1.500 pekerja pabrik dan 359 guru.
Prospek Pertumbuhan Umat
1. Ruang pertumbuhan perumahan baru ke wilayah utara paroki masih sangat besar
2. Beberapa industri besar seperti Gajah Tunggal, ABB, IKAD, NASA, Kawasan Industri Manis, Kawasan Industri Pasar Kemis, dan masih banyak lagi berada disekitar paroki.
Tantangan Paroki
Ada 100 lebih Pondok Pesantren di Kecamatan Pasar Kemis
Romo dan tokoh umat silaturahmi dengan pimpinan pesantren.
Kapasitas gedung gereja saat ini menampung 700 umat
Misa Sabtu dan Minggu, sudah diadakan 4 (empat) kali
REKENING SUMBANGAN
BCA KCP TAMAN CIBODAS TANGERANG
NO. REK. 713 0333 626 A/N PGDP SANTO GREGORIUS
Rencana Pembangunan
Paroki St. Gregorius Agung adalah paroki baru dengan pertumbuhan kaum muda yang cukup banyak. Oleh karena itu strategi dalam rencana pembangunan adalah:
Mengembangkan komunitas selain seksi-seksi
Menjadikan gereja sebagai tempat perziarahan
Menjadikan gereja sebagai 2nd home bagi umat
Fasilitas yang akan dibangun:
Gedung Gereja
Gedung aula, ruang-ruang, fasilitas prosesi, parkir, dll
Kami sudah mendapatkan IMB & mulai membangun
Contact Person:
1. RD Yustinus Sulistiadi, telp 0822 997 06363
2. RD Ignatius Prasetya Wicaksana, telp 0812 123 71207
3. Soter Vitalyanus Mbaly, telp 0812 101 9320
Website http://www.parokigregoriusagung.com/

