{"id":99724,"date":"2026-07-09T15:34:59","date_gmt":"2026-07-09T08:34:59","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=99724"},"modified":"2026-07-09T15:35:01","modified_gmt":"2026-07-09T08:35:01","slug":"jumat-10-juli-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=99724","title":{"rendered":"Jumat, 10 Juli 2026"},"content":{"rendered":"\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>ANTIFON PEMBUKA \u2013 Mazmur 51:12<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Ciptakanlah hati yang murni dalam diriku, ya Allah,&nbsp;dan baruilah semangat yang teguh dalam batinku.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>PENGANTAR:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Hosea menyerukan pertobatan. Asal itu terjadi maka Israel akan sejahtera kembali. Berkat cinta kasih Allah atau Roh Kudus dalam Gereja membuka kemungkinan kepada para murid untuk memberi kesaksian meski menghadapi banyak kendala.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA KOLEKTA:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Marilah bedoa:&nbsp;Allah Bapa maha pengasih,&nbsp;Engkau menyerahkan diri-Mu kepada manusia,&nbsp;dan menyatakan cinta kasih-Mu dalam diri manusia&nbsp;seperti kami, yaitu Yesus, Putra Manusia.&nbsp;Semoga hidup kami memancarkan syukur kami kepada Dia.&nbsp;yang hidup dan \u2026.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Hosea 14:2-10<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em><strong>\u201cKepada buatan tangan kami, kami takkan berkata lagi, \u2018Ya Allah kami!&#8217;\u201d<\/strong><\/em><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">\u201cBertobatlah, hai Israel, kepada TUHAN, Allahmu, sebab engkau telah tergelincir karena kesalahanmu. Bawalah sertamu kata-kata penyesalan, dan bertobatlah kepada TUHAN! katakanlah kepada-Nya: \u201cAmpunilah segala kesalahan, sehingga kami mendapat yang baik, maka kami akan mempersembahkan pengakuan kami. Asyur tidak dapat menyelamatkan kami; kami tidak mau mengendarai kuda, dan kami tidak akan berkata lagi: Ya, Allah kami! kepada buatan tangan kami. Karena Engkau menyayangi anak yatim.\u201d Aku akan memulihkan mereka dari penyelewengan, Aku akan mengasihi mereka dengan sukarela, sebab murka-Ku telah surut dari pada mereka. Aku akan seperti embun bagi Israel, maka ia akan berbunga seperti bunga bakung dan akan menjulurkan akar-akarnya seperti pohon hawar. Ranting-rantingnya akan merambak, semaraknya akan seperti pohon zaitun dan berbau harum seperti yang di Libanon. Mereka akan kembali dan diam dalam naungan-Ku dan tumbuh seperti gandum; mereka akan berkembang seperti pohon anggur, yang termasyhur seperti anggur Libanon. Efraim, apakah lagi sangkut paut-Ku dengan berhala-berhala? Akulah yang menjawab dan memperhatikan engkau! Aku ini seperti pohon sanobar yang menghijau, dari pada-Ku engkau mendapat buah. Siapa yang bijaksana, biarlah ia memahami semuanya ini; siapa yang paham, biarlah ia mengetahuinya; sebab jalan-jalan TUHAN adalah lurus, dan orang benar menempuhnya, tetapi pemberontak tergelincir di situ.\u201d Demikianlah sabda Tuhan<br>U. Syukur kepada Allah.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 51:3-4.8-9.12-13.17<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong><em>Ref.&nbsp;<\/em><em>Mulutku mewartakan puji-pujian kepada-Mu, ya Tuhan<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Kasihanilah aku, ya Allah, menurut kasih setia-Mu, menurut besarnya rahmat-Mu hapuskanlah pelanggaranku. Bersihkanlah aku seluruhnya dari kesalahanku, dan tahirkanlah aku dari dosaku!<\/li>\n\n\n\n<li>Tetapi Engkau berkenan akan ketulusan hati, dan dalam relung-relung hati Kauajarkan hikmat kepadaku. Bersihkanlah aku dengan hisop maka aku menjadi tahir, basuhlah aku, maka aku menjadi lebih putih daripada salju!<\/li>\n\n\n\n<li>Ciptakanlah hati yang murni dalam diriku, ya Allah, dan baharuilah semangat yang teguh dalam hatiku. Janganlah membuang aku dari hadapan-Mu, dan janganlah mengambil roh-Mu yang kudus daripadaku!<\/li>\n\n\n\n<li>Berilah aku sukacita karena keselamatan-Mu, dan teguhkanlah roh yang rela dalam diriku. Ya Tuhan, bukalah bibirku, supaya mulutku mewartakan puji-pujian kepada-Mu.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BAIT PENGANTAR INJIL:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">U :&nbsp;<em>Alleluya, alleluya<\/em><br>S :&nbsp; (bdk. Yoh 16:13)&nbsp;<em>Roh Kebenaran akan datang dan mengajar kalian segala kebenaran. Ia akan mengingatkan segala yang telah Kunyatakan kepadamu.&nbsp;<\/em><\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius 10:16-23<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong><em>\u201cBarangsiapa bertahan sampai kesudahannya, akan selamat.\u201d<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Pada suatu hari Yesus bersabda kepada keduabelas murid-Nya, \u201cLihat, Aku mengutus kalian seperti domba ke tengah-tengah serigala! Sebab itu hendaklah kalian cerdik seperti ular, dan tulus seperti merpati. Tetapi waspadalah terhadap semua orang. Sebab ada yang akan menyerahkan kalian kepada majelis agama, dan mereka akan menyesah kalian di rumah ibadatnya. Karena Aku kalian akan digiring ke muka para penguasa dan raja-raja sebagai suatu kesaksian bagi mereka dan bagi orang-orang yang tidak mengenal Allah. Apabila mereka menyerahkan kalain, janganlah kalian kuatir akan bagaimana dan akan apa yang harus kalian katakan, karena semuanya itu akan dikurniakan kepadamu pada saat itu juga. Karena bukan kalian yang akan berbicara, melainkan Roh Bapamu. Dialah yang akan berbicara dalam dirimu. Orang akan menyerahkan saudaranya untuk dibunuh; demikian pula seorang ayah terhadap anaknya. Anak-anak akan memberontak terhadap orang tuanya dan akan membunuh mereka. Dan kalian akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku. Tetapi barangsiapa bertahan sampai kesudahannya, akan selamat. Apabila mereka menganiaya kalian di suatu kota, larilah ke kota yang lain. Aku berkata kepadamu, sungguh, sebelum kalian selesai mengunjungi kota-kota Israel, Anak Manusia sudah datang.\u201d<br>Demikianlah Sabda Tuhan!<br>U. Terpujilah Kristus!<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>RESI DIBAWAKAN OLEH Rm Agustinus Kelik Pribadi SCJ<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em><strong>Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.<\/strong><\/em><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Sahabat resi yang mengasihi Tuhan. Jumpa lagi dengan saya, romo Agustinus Kelik Pribadi SCJ dalam resi. Renungan singkat dehonian edisi Jumat 10 Juli 2026. Mari kita dengarkan firman Tuhan dari Injil Matius 10:16-23.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Sahabat resi yang mengasihi Tuhan. Menjadi murid Kristus&nbsp;<strong><em>bukanlah jalan yang selalu mudah<\/em><\/strong>.&nbsp;<strong><em>Yesus sendiri tidak pernah menjanjikan hidup tanpa kesulitan<\/em><\/strong>. Sebaliknya, Ia berkata bahwa para pengikut-Nya akan menghadapi penolakan, fitnah, bahkan penderitaan. Yang menyakitkan, penolakan itu kadang bukan datang dari orang asing, melainkan dari orang-orang yang dekat dengan kita: keluarga, sahabat, atau lingkungan tempat kita hidup.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Mengapa demikian? Karena&nbsp;<strong><em>hidup menurut Injil sering kali bertentangan dengan semangat dunia<\/em><\/strong>. Dunia mengajarkan mengejar keuntungan, kekuasaan, kenikmatan dan kenyamanan melaui jalan pintas dan kadang menghalalkan segala cara. Kristus mengajarkan kasih, pengorbanan, kejujuran, dan kesetiaan. Ketika kita memilih jalan Kristus, tidak semua orang akan memahami pilihan itu.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Namun Yesus memberikan penghiburan sekaligus harapan:&nbsp;<strong>\u201cOrang yang bertahan sampai kesudahannya akan selamat.\u201d<\/strong>&nbsp;<strong>Ketekunan adalah tanda iman yang dewasa.<\/strong>&nbsp;Bukan mereka yang tidak pernah jatuh yang menang, melainkan mereka yang setiap kali jatuh mau bangkit kembali sambil tetap memegang tangan Tuhan.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Di zaman sekarang, tantangan iman bukan hanya berupa penganiayaan yang nyata. Ada pula tipuan-tipuan yang lebih halus.&nbsp;<strong>Kita dibujuk untuk menganggap dosa sebagai sesuatu yang biasa<\/strong>, mengukur nilai hidup dari harta dan popularitas, mengikuti arus informasi tanpa mencari kebenaran. Dalam aneka kemampuan yang kita miliki kita mendorong kita menjadi manusia super yang mengangap&nbsp; Tuhan tidak lagi penting penting amat atau Tuhan cukup berada diruang tertentu saja. Semua itu perlahan-lahan dapat mengikis iman.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Karena itu Yesus juga berpesan,&nbsp;<strong>\u201cHendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati.\u201d<\/strong>&nbsp;Ketulusan tanpa kebijaksanaan dapat membuat kita mudah diperdaya. Sebaliknya, kecerdikan tanpa ketulusan berubah menjadi kelicikan.&nbsp;<strong>Murid Kristus dipanggil memiliki keduanya: hati yang bersih dan pikiran yang bijaksana<\/strong>. Kita tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, tetapi juga tidak mudah tertipu oleh kebohongan yang dibungkus dengan kata-kata indah.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Bagaimana kita dapat bertahan?&nbsp;<\/strong>Pertama,&nbsp;<strong>tetaplah dekat dengan Kristus<\/strong>&nbsp;melalui doa dan Sabda-Nya. Kedua,&nbsp;<strong>jangan berjalan sendirian<\/strong>; hiduplah dalam persekutuan Gereja yang saling menguatkan. Ketiga,&nbsp;<strong>jangan lelah berbuat baik<\/strong>&nbsp;meskipun tidak selalu dihargai. Keempat,&nbsp;<strong>percayalah<\/strong>&nbsp;bahwa setiap penderitaan yang dipikul bersama Kristus tidak pernah sia-sia.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Allah Bapa sumber kedamaian,&nbsp;semoga kami Kausucikan menjadi orang&nbsp;yang menikmati damai sejahtera.&nbsp;Jadikanlah pula kami rezeki bagi sesama.&nbsp;Demi Kristus, \u2026.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>ANTIFON KOMUNI \u2013 Matius 10:22<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Kalian akan dibenci semua orang karena nama-Ku,&nbsp;tetapi orang yang bertahan sampai akhir akan diselamatkan.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA SESUDAH KOMUNI:&nbsp;<\/strong><strong>&nbsp;<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Marilah berdoa: Allah Bapa sumber damai sejahtera, bila kami mematuhi sabda-Mu, dunia akan mengalami damai sejahtera. Kami mohon, jadikanlah kami saksi warta gembira dalam segala tingkah laku kami. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Resi-Jumat-10-Juli-2026-oleh-Rm-Agustinus-Kelik-Pribadi-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Paroki-St-Stefanus-Cilandak-Jakarta-Indonesia.mp3\">Resi-Jumat 10 Juli 2026 oleh Rm Agustinus Kelik Pribadi SCJ dari Komunitas SCJ Paroki St Stefanus Cilandak Jakarta \u2013 Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sumber <a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/2026\/07\/09\/jumat-10-juli-2026-hari-biasa-pekan-xiv\/\">https:\/\/resi.dehonian.or.id\/2026\/07\/09\/jumat-10-juli-2026-hari-biasa-pekan-xiv\/<\/a><\/p>\n\n\n\n<figure><iframe loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?powerpress_pinw=99724-podcast&amp;powerpress_player=default\" width=\"320\" height=\"50\"><\/iframe><\/figure>\n<div class=\"powerpress_player\" id=\"powerpress_player_8483\"><audio class=\"wp-audio-shortcode\" id=\"audio-99724-1\" preload=\"none\" style=\"width: 100%;\" controls=\"controls\"><source type=\"audio\/mpeg\" src=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Resi-Jumat-10-Juli-2026-oleh-Rm-Agustinus-Kelik-Pribadi-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Paroki-St-Stefanus-Cilandak-Jakarta-Indonesia.mp3?_=1\" \/><a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Resi-Jumat-10-Juli-2026-oleh-Rm-Agustinus-Kelik-Pribadi-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Paroki-St-Stefanus-Cilandak-Jakarta-Indonesia.mp3\">https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Resi-Jumat-10-Juli-2026-oleh-Rm-Agustinus-Kelik-Pribadi-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Paroki-St-Stefanus-Cilandak-Jakarta-Indonesia.mp3<\/a><\/audio><\/div><p class=\"powerpress_links powerpress_links_mp3\" style=\"margin-bottom: 1px !important;\">Podcast: <a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Resi-Jumat-10-Juli-2026-oleh-Rm-Agustinus-Kelik-Pribadi-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Paroki-St-Stefanus-Cilandak-Jakarta-Indonesia.mp3\" class=\"powerpress_link_pinw\" target=\"_blank\" title=\"Play in new window\" onclick=\"return powerpress_pinw('https:\/\/katolikindonesia.org\/?powerpress_pinw=99724-podcast');\" rel=\"nofollow\">Play in new window<\/a> | <a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/Resi-Jumat-10-Juli-2026-oleh-Rm-Agustinus-Kelik-Pribadi-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Paroki-St-Stefanus-Cilandak-Jakarta-Indonesia.mp3\" class=\"powerpress_link_d\" title=\"Download\" rel=\"nofollow\" download=\"Resi-Jumat-10-Juli-2026-oleh-Rm-Agustinus-Kelik-Pribadi-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Paroki-St-Stefanus-Cilandak-Jakarta-Indonesia.mp3\">Download<\/a><\/p><!--powerpress_player-->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ANTIFON PEMBUKA \u2013 Mazmur 51:12 Ciptakanlah hati yang murni dalam diriku, ya Allah,&nbsp;dan baruilah semangat yang teguh dalam batinku. PENGANTAR: Hosea menyerukan pertobatan. Asal itu terjadi maka Israel akan sejahtera kembali. Berkat cinta kasih&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":90462,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"audio","meta":{"footnotes":""},"categories":[18,1,20],"tags":[],"class_list":["post-99724","post","type-post","status-publish","format-audio","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan-audio","category-bacaan-harian","category-renungan-text","post_format-post-format-audio"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/app-2026.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/99724","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=99724"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/99724\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":99726,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/99724\/revisions\/99726"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/90462"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=99724"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=99724"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=99724"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}