{"id":99089,"date":"2026-06-27T09:18:59","date_gmt":"2026-06-27T02:18:59","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=99089"},"modified":"2026-06-27T09:18:59","modified_gmt":"2026-06-27T02:18:59","slug":"sabtu-27-juni-2026-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=99089","title":{"rendered":"Sabtu, 27 Juni 2026"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nSabtu 27 Juni 2026<br \/>\nMatius 8:8 (Mat 8:5-17)<br \/>\nTetapi jawab perwira itu kepada-Nya: &#8220;Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh.\u201d<\/p>\n<p>Kuasa Sabda Yesus<\/p>\n<p>Sungguh indah dan mengagumkan ungkapan iman dan kerendahan hati si Perwira Romawi yang diceritakan dalam Injil Matius dan Lukas ini (Luk 7:1-10). Padahal ia seorang Romawi dan bukan seorang Yahudi.<br \/>\nUngkapan iman yang sama selalu kita katakan ulang sesaat sebelum menyambut Tubuh Kristus dalam komuni kudus: \u201cYa Tuhan saya tidak pantas Tuhan datang pada saya, tetapi bersabdalah saja maka saya akan sembuh.\u201d<\/p>\n<p>Si Perwira Romawi ini sungguh yakin bahwa Yesus sanggup menyembuhkan hambanya hanya dengan sepatah kata saja. Sebagai seorang perwira, ia sangat paham arti dan wibawa sabda atau perintah seorang komandan pada bawahannya. Dengan memohon Yesus melakukan yang sama &#8211; &#8216;cukup bersabda saja&#8217; &#8211; maka si perwira ini menempatkan Yesus sebagai Tuhan yang punya otoritas tertinggi atas segala hal yang terjadi dengan hidup manusia. Ia yakin Yesus sanggup memulihkan kesehatan hambanya hanya dengan kuasa sabdaNya.<\/p>\n<p>Mari kita juga percaya bahwa apa yang disabdakan Yesus pasti akan terlaksana. Dia adalah \u201cjalan, kebenaran dan hidup kita.\u201d SabdaNya yang penuh kuasa menjadi jaminan bahwa apa yang disabdakanNya pasti akan digenapi.<br \/>\nPercayalah Yesus sanggup mengatasi semua persoalan hidup kita dan memulihkan hidup orang percaya.<br \/>\nMari datang selalu pada Yesus yang selalu bersabda, \u201cMarilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.\u201d (Mat 11:28).<\/p>\n<p>Selamat berakhir pekan. Sabda Tuhan menguatkan kita.&#x1f64f;&#x2764;&#xfe0f;&#x1f607;<br \/>\nPs Revi Tanod Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 27 Jun 2026<br \/>\nSabtu Pekan Biasa XII<br \/>\nPF S. Sirilus dari Aleksandaria, Uskup dan Pujangga Gereja<br \/>\nWarna Liturgi: Hijau<br \/>\nBait Pengantar Injil: Mat 8:17<br \/>\nBacaan Injil: Mat 8:5-17<br \/>\n*************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nMat 8:17<br \/>\nYesus memikul kelemahan kita dan menanggung penyakit kita.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nMat 8:5-17<br \/>\nBanyak orang akan datang dari timur dan barat,<br \/>\ndan duduk makan bersama dengan Abraham, Iskak dan Yakub.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Matius:<\/p>\n<p>Pada suatu hari Yesus masuk ke Kapernaum.<br \/>\nMaka datanglah seorang perwira mendapatkan Dia<br \/>\ndan memohon kepada-Nya,<br \/>\n&#8220;Tuan, hambaku terbaring di rumah karena sakit lumpuh,<br \/>\ndan ia sangat menderita.&#8221;<br \/>\nYesus berkata kepadanya, &#8220;Aku akan datang menyembuhkannya.&#8221;<\/p>\n<p>Tetapi perwira itu berkata kepada-Nya,<br \/>\n&#8220;Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku.<br \/>\nKatakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh.<br \/>\nSebab aku sendiri seorang bawahan,<br \/>\ndan di bawahku ada pula prajurit.<br \/>\nJika aku berkata kepada salah seorang prajurit, &#8216;Pergi!&#8217;<br \/>\nmaka ia pergi;<br \/>\ndan kepada seorang lagi: &#8216;Datang!&#8217;, maka ia datang.<br \/>\nAtaupun kepada hambaku, &#8216;Kerjakanlah ini!&#8217;<br \/>\nmaka ia mengerjakannya.&#8221;<\/p>\n<p>Mendengar hal itu,<br \/>\nYesus heran dan berkata kepada mereka yang mengikuti-Nya,<br \/>\n&#8220;Aku berkata kepadamu,<br \/>\nsesungguhnya iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai<br \/>\npada seorang pun di antara orang Israel.<br \/>\nAku berkata kepadamu,<br \/>\nBanyak orang akan datang dari Timur dan Barat<br \/>\ndan duduk makan bersama-sama dengan Abraham, Ishak dan Yakub<br \/>\ndi dalam Kerajaan Surga,<br \/>\nsedangkan anak-anak Kerajaan itu sendiri<br \/>\nakan dicampakkan ke dalam kegelapan yang paling gelap.<br \/>\nDi sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi.&#8221;<br \/>\nLalu Yesus berkata kepada perwira itu,<br \/>\n&#8220;Pulanglah dan jadilah kepadamu seperti yang engkau percaya.&#8221;<br \/>\nMaka pada saat itu juga sembuhlah hambanya.<\/p>\n<p>Setibanya di rumah Petrus,<br \/>\nYesus pun melihat ibu mertua Petrus terbaring karena sakit demam.<br \/>\nMaka dipegang-Nya tangan wanita itu,<br \/>\nlalu lenyaplah demamnya.<br \/>\nWanita itu lalu bangun dan melayani Yesus.<\/p>\n<p>Menjelang malam<br \/>\ndibawalah kepada Yesus banyak orang yang kerasukan setan,<br \/>\ndan dengan sepatah kata Yesus mengusir roh-roh itu,<br \/>\ndan menyembuhkan orang-orang yang menderita sakit.<br \/>\nHal itu terjadi supaya genaplah sabda<br \/>\nyang disampaikan oleh nabi Yesaya,<br \/>\n&#8220;Dialah yang memikul kelemahan kita<br \/>\ndan menanggung penyakit kita.&#8221;<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Sabtu 27 Juni 2026 Matius 8:8 (Mat 8:5-17) Tetapi jawab perwira itu kepada-Nya: &#8220;Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh.\u201d Kuasa&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":90462,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-99089","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/app-2026.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/99089","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=99089"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/99089\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":99090,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/99089\/revisions\/99090"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/90462"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=99089"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=99089"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=99089"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}