{"id":98655,"date":"2026-06-18T07:56:29","date_gmt":"2026-06-18T00:56:29","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=98655"},"modified":"2026-06-18T07:56:29","modified_gmt":"2026-06-18T00:56:29","slug":"kamis-18-juni-2026-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=98655","title":{"rendered":"Kamis, 18 Juni 2026"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nKamis 18 Juni 2026<br \/>\nMatius 6:9-10 (Mat 6:7-15)<br \/>\n\u201dKarena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga..\u201d<\/p>\n<p>Berdoa Sebagai Anak Kepada Bapa<\/p>\n<p>Semua Injil mengisahkan bahwa Yesus selalu mengambil waktu untuk berdoa kepada BapaNya di pagi hari ketika mengawali hari dan ketika petang hingga malam saat menutup hari sesudah menyelesaikan karyaNya.<br \/>\nBetapa intim dan mesra relasi Yesus dengan BapaNya, nyata dalam doaNya. Saat berdoa, Yesus datang dan menaruh seluruh hidup dan karyaNya, rencana, niat dan kehendakNya dalam tangan BapaNya agar semuanya sesuai dengan apa yang dikehendaki BapaNya. Dalam doa Yesus selalu menyatu dengan BapaNya, saat suka maupun duka.<\/p>\n<p>Betapa kita bersyukur karena Yesus mengajak kita semua muridNya ikut mengalami pengalaman doa yang sama.<br \/>\nYesus mewahyukan kepada kita bahwa Allah yang Mahakuasa dan Perkasa, Pencipta alam semesta dan manusia, adalah Bapa kita sendiri yang sangat menyayangi kita anak-anakNya.<br \/>\nYesus-pun mengajak kita ikut bersamaNya datang kepada Allah Bapa kita tanpa takut dan ragu menyusun kata yang tepat dan bagus. Cukuplah mengikuti doa yang diajarkan Yesus bagi kita.<\/p>\n<p>Sesungguhnya saat kita datang kepada Allah sebagai anak yang datang kepada Bapanya, tak ada lagi yang kita minta selain berada dalam pelukan kasih Bapa. Itulah kerinduan hati kita yang paling dalam.<br \/>\nBiarlah Roh Kudus mendorong hati kita dan mengangkat jiwa kita masuk dalam hadirat Allah dan dengan sepenuh cinta berdoa: Bapa kami yang ada di surga\u2026<\/p>\n<p>Rasakanlah bagaimana tangan Allah Bapa yang kuat dan lembut merangkul kita, penuh kasih dan pengampunan. Dengarkanlah Ia menyapa kita dengan lembut, \u201cEngkau adalah anak yang Kukasihi. Aku berkenan kepadamu. Teruslah melangkah, jangan takut, Aku selalu ada bersamaMu.\u201d<\/p>\n<p>Selamat hari baru. Doa Bapa Kami, kiranya mengawali dan menutup hari kita serta memberkati seluruh hidup dan karya kita hari ini.&#x1f64f;&#x2764;&#xfe0f;&#x1f607;<br \/>\nPs Revi Tanod Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 18 Jun 2026<br \/>\nKamis Pekan Biasa XI<br \/>\nWarna Liturgi: Hijau<br \/>\nBait Pengantar Injil: Rom 8:15<br \/>\nBacaan Injil: Mat 6:7-15<br \/>\n*************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nRom 8:15<br \/>\nKalian akan menerima Roh pengangkatan menjadi anak.<br \/>\nDalam roh itu kita akan berseru, &#8220;Abba, ya Bapa.&#8221;<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nMat 6:7-15<br \/>\nBerdoalah kalian demikian.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Matius:<\/p>\n<p>Dalam khotbah di bukit berkatalah Yesus,<br \/>\n&#8220;Bila kalian berdoa janganlah bertele-tele<br \/>\nseperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah.<br \/>\nMereka menyangka<br \/>\ndoanya akan dikabulkan karena banyaknya kata-kata.<br \/>\nJadi janganlah kalian seperti mereka.<br \/>\nKarena Bapamu tahu apa yang kalian perlukan,<br \/>\nsebelum kalian minta kepada-Nya.<br \/>\nMaka berdoalah demikian:<\/p>\n<p>Bapa kami, yang ada di surga,<br \/>\nDimuliakanlah nama-Mu.<br \/>\nDatanglah Kerajaan-Mu.<br \/>\nJadilah kehendak-Mu di atas bumi seperti di surga.<br \/>\nBerilah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya<br \/>\ndan ampunilah kesalahan kami,<br \/>\nseperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.<br \/>\nDan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan.<br \/>\nTetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin.<\/p>\n<p>Karena, jikalau kalian mengampuni kesalahan orang,<br \/>\nBapamu yang di surga akan mengampuni kalian juga.<br \/>\nTetapi jikalau kalian tidak mengampuni orang,<br \/>\nBapamu pun tidak akan mengampuni kesalahanmu.&#8221;<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<br \/>\n*************<\/p>\n<p>TERBEBAS KARENA KERELAAN MENGAMPUNI<\/p>\n<p>Kabar baik dari Tuhan bagimu pagi ini: \u201cTuhan sangat suka mengampunimu asalkan engkau rela mengampuni sesama yang bersalah kepadamu, karena sesungguhnya sesaat ketika engkau mau mengampuni maka orang yang diampuni akan menemukan sifat belas kasih Allah di dalam dirimu.\u201d<\/p>\n<p>Lewat firman-Nya pagi ini kita: \u201cKarena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga.\u201d ( ayat 14 )<\/p>\n<p>Pesan Tuhan bagimu di pagi ini, yakni:<\/p>\n<p>&#8211; Tuhan akan mengampunimu sebagaimana engkau rela mengampuni sesamamu;<\/p>\n<p>&#8211; \u2060Memaafkan dan mengampuni memang sulit, tapi Tuhan percaya engkau dapat melakukannnya;<\/p>\n<p>&#8211; \u2060Ingatlah ada 2 jiwa yang menanti pelepasan dari tindakan mengampuni yakni jiwamu dan jiwa dia atau mereka yang melukaimu. Semuanya tergantung pada kerelaanmu.<\/p>\n<p>Ingatlah bahwa jiwamu hanya terbebas dari keinginan untuk balas dendam ketika engkau rela mengampuni sesama yang bersalah dan melukaimu.<\/p>\n<p>Selamat beraktivitas untuk para sahabat.<\/p>\n<p>Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.<br \/>\n( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong &#8211; Duc in Altum )<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Kamis 18 Juni 2026 Matius 6:9-10 (Mat 6:7-15) \u201dKarena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga..\u201d Berdoa Sebagai Anak Kepada&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":90462,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-98655","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/app-2026.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/98655","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=98655"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/98655\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":98656,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/98655\/revisions\/98656"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/90462"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=98655"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=98655"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=98655"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}