{"id":98039,"date":"2026-06-05T18:41:32","date_gmt":"2026-06-05T11:41:32","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=98039"},"modified":"2026-06-05T18:41:32","modified_gmt":"2026-06-05T11:41:32","slug":"jumat-05-juni-2026-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=98039","title":{"rendered":"Jumat, 05 Juni 2026"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nJumat 05 Juni 2026<br \/>\nPeringatan St Bonifasius<br \/>\nMarkus 12:35-37<br \/>\nPada suatu kali ketika Yesus mengajar di Bait Allah, Ia berkata: &#8220;Bagaimana ahli-ahli Taurat dapat mengatakan, bahwa Mesias adalah anak Daud? Daud sendiri oleh pimpinan Roh Kudus berkata: Tuhan telah berfirman kepada Tuanku: duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah kaki-Mu. Daud sendiri menyebut Dia Tuannya, bagaimana mungkin Ia anaknya pula?&#8221;<\/p>\n<p>Duduk Bersama Yesus Di Sebelah Kanan Allah<\/p>\n<p>Perikop Injil Markus 12:35-37 ini diberi judul: Hubungan antara Yesus dan Daud.<br \/>\nBagi orang Israel oleh pengajaran dan penafsiran para ahli Taurat, Mesias yang disebut Kristus, sangat bersifat politis dengan orientasi kekuasaan dan kejayaan kerajaan Daud secara duniawi. Dia yang akan membebaskan Israel dari jajahan Romawi dan berjaya kembali seperti dulu.<br \/>\nMaka sulit diterima bahwa Yesus yang datang dari keluarga kecil di Nazaret, bergaul dengan orang berdosa dan masyarakat yang terpinggirkan, adalah Mesias, anak Daud.<\/p>\n<p>Yesus mewartakan Mesias bukan dalam arti ini. Memang Ia datang dari bangsa terpilih Israel. Ia adalah keturunan Daud. Semuanya untuk memenuhi janji Allah kepada Abraham.<br \/>\nTapi bukan lagi sebatas urusan duniawi demi kejayaan sebuah kerajaan kecil dengan orang-orang tertentu yang diistimewakan, namun terlebih agar segala bangsa diberkati.<br \/>\nSemua orang di panggil untuk tinggal di hadirat Allah dan menikmati kasih karuniaNya, di bumi dan di surga.<\/p>\n<p>Mari mengikuti sang Mesias yang rela berkorban, menghambakan diri melayani sampai yang paling kecil dan hina sekalipun, hingga tak ada yang dikecualikan dari kasih setia Allah Bapa.<br \/>\nJadilah orang-orang yang berada di sebelah kanan Allah, mereka yang mencintai Allah dan menyayangi sesamanya. Mereka yang memberi makan yang lapar dan memberi minum yang haus.<\/p>\n<p>Selamat hari Jumat pertama di bulan Juni. Salam sehat dan bahagia dilingkupi kasih Allah senantiasa&#x2764;&#xfe0f;<br \/>\nPs Revi Tanod Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>  \u210d<br \/>\nJumat, 5 Juni 2026, Peringatan Wajib St. Bonifasius<br \/>\nBacaan: 2Tim 3:10-17; Mzm 119:157.160.161.165.166.168; Mrk 12:35-37<\/p>\n<p>\u201cPada suatu kali ketika Yesus mengajar di Bait Allah, Ia berkata: &#8220;Bagaimana ahli-ahli Taurat dapat mengatakan, bahwa Mesias adalah anak Daud? Daud sendiri oleh pimpinan Roh Kudus berkata: Tuhan telah berfirman kepada Tuanku: duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai musuh-musuh-Mu Kutaruh di bawah kaki-Mu. Daud sendiri menyebut Dia Tuannya, bagaimana mungkin Ia anaknya pula?&#8221; Orang banyak yang besar jumlahnya mendengarkan Dia dengan penuh minat,\u201d (Mrk 12: 35 \u2013 37).<\/p>\n<p>Di antara orang-orang Yahudi, gelar yang paling umum untuk Mesias (m\u0101\u0161\u00eea\u1e25 dalam bahasa Ibrani atau Khrist\u00f3s (\u03a7\u03c1\u03b9\u03c3\u03c4\u03cc\u03c2) dalam bahasa Yunani yang berarti Yang Diurapi) adalah Anak Daud. Bacaan Injil hari ini tidak mudah untuk dipahami. Namun, Matius dan Lukas (Mat. 2:42-46, Luk. 20:42-44) juga menyebutkan hal ini, sehingga hal ini pastilah merupakan ajaran Yesus yang penting. Apa Yesus ingin sampaikan kepada kita?<\/p>\n<p>Para ahli Kitab Suci mengatakan bahwa tujuan Yesus mengutip ayat Mazmur ini (110:1) adalah untuk menunjukkan kepada orang banyak dan orang-orang Farisi bahwa Mesias lebih dari sekadar keturunan Daud karena Daud sendiri menyebutnya sebagai &#8220;tuanku&#8221;. Hal ini untuk menunjukkan bahwa Daud memandang Mesias sebagai Tuhan dan atasannya. Dan ini juga untuk menunjukkan bahwa superioritas-Nya, bahkan atas Daud, berasal dari asal usul-Nya yang Ilahi. Daud membuktikan hal ini ketika ia memanggil Mesias dengan nama yang diperuntukkan bagi Yahweh, &#8220;Tuanku&#8221;.<\/p>\n<p>Apa artinya mengakui bahwa Yesus adalah Tuhan? Kata &#8220;Tuhan&#8221; berarti &#8216;penguasa&#8217; atau &#8216;raja&#8217;, orang yang kepadanya kita berpasrah diri.&#8217; Tuhan atau tuan atas hidup kita adalah seorang yang kepadanya kita serahkan hidup kita seutuhnya.<\/p>\n<p>Banyak hal \u2013 keinginan tak teratur, cinta akan uang, alkohol, obat-obatan terlarang, dan sebagainya, bisa menguasai kita. Namun, hanya satu Tuhan yang benar-benar bisa membebaskan kita untuk mencintai dan dicintai seperti yang Ia kehendaki sejak awal. Ketika kita mengakui bahwa Yesus adalah Tuhan, kita mengundang Dia untuk menjadi Raja di hati kita dan penguasa atas pikiran, relasi-relasi dan apa saja yang kita lakukan.<\/p>\n<p>Apakah Yesus sungguh-sungguh menjadi Raja di hati Anda dan apakah Anda memberi ruang bagi-Nya untuk memerintah setiap bidang kehidupan Anda?<\/p>\n<p>Biarlah Dia menjadi Tuhan dan Raja dalam hidup, pikiran, hati, rumah, relasi, pekerjaan dan apa saja yang kita lakukan.<\/p>\n<p>Tuhan Yesus, aku percaya bahwa Engkau adalah Mesias, Anak Daud dan Anak Allah. Engkaulah Tuhanku dan dengan sukarela aku menyerahkan diriku agar Engkau memerintah dalam hidupku. Jadilah Tuhan dan Raja dalam hidupku, pikiran, hati, rumah, hubungan, pekerjaan, dan semua yang aku lakukan. Amin.<\/p>\n<p>Selamat beraktivitas. Selamat Jumat Pertama. \u24bf\u24c1\u24ca! &#x2764;&#xfe0f;<br \/>\n&#x2764;&#xfe0f;\ufe0e.<\/p>\n<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"lM6TKAGqQq\"><p><a href=\"https:\/\/sacerdos2000.com\/yesus-tuhan-atas-hidupku\/\">Yesus Tuhan atas Hidupku<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><iframe loading=\"lazy\" class=\"wp-embedded-content\" sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" style=\"position: absolute; visibility: hidden;\" title=\"\u201cYesus Tuhan atas Hidupku\u201d \u2014 Sacerdos2000\" src=\"https:\/\/sacerdos2000.com\/yesus-tuhan-atas-hidupku\/embed\/#?secret=8T8zNy2WFS#?secret=lM6TKAGqQq\" data-secret=\"lM6TKAGqQq\" width=\"500\" height=\"282\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\"><\/iframe><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Jumat 05 Juni 2026 Peringatan St Bonifasius Markus 12:35-37 Pada suatu kali ketika Yesus mengajar di Bait Allah, Ia berkata: &#8220;Bagaimana ahli-ahli Taurat dapat mengatakan, bahwa Mesias adalah anak Daud? Daud sendiri&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":90462,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-98039","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/app-2026.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/98039","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=98039"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/98039\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":98040,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/98039\/revisions\/98040"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/90462"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=98039"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=98039"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=98039"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}