{"id":98018,"date":"2026-06-04T18:55:29","date_gmt":"2026-06-04T11:55:29","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=98018"},"modified":"2026-06-04T18:55:29","modified_gmt":"2026-06-04T11:55:29","slug":"anak-misioner-sekami-paroki-katedral-roh-kudus-weetebula","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=98018","title":{"rendered":"Anak Misioner || Sekami Paroki Katedral Roh Kudus Weetebula"},"content":{"rendered":"<p>Anak Misioner || Sekami Paroki Katedral Roh Kudus Weetebula<\/p>\n<p>Anak Misioner II SEKAMI Paroki Katedral Roh Kudus Weetebula<br \/>\nLirik: RD. Tibur Mari<br \/>\nMusik &amp; Aransemen: Artificial Intelligence (AI)<\/p>\n<p>Anak Misioner adalah lagu yang mengajak anak-anak untuk semakin mengenal, mencintai, dan mengikuti Yesus dalam kehidupan sehari-hari. Lagu ini menggambarkan semangat anak-anak yang bertumbuh dalam iman, hidup dalam persaudaraan, serta berani menjadi saksi kasih Tuhan di mana pun mereka berada. Dengan irama yang ceria dan penuh sukacita, lagu ini mengingatkan bahwa setiap anak dipanggil menjadi misionaris kecil yang membawa damai, kebaikan, dan harapan bagi sesama. Melalui kebersamaan, doa, dan semangat melayani, anak-anak diajak untuk terus bertumbuh menjadi pribadi yang beriman, gembira, dan siap mewartakan kasih Kristus kepada dunia.<\/p>\n<p>Lagu ini sangat cocok dinyanyikan dalam kegiatan SEKAMI, jambore, pertemuan anak-anak, maupun berbagai kegiatan pembinaan iman sebagai ungkapan sukacita menjadi anak-anak Yesus yang missioner.<\/p>\n<p>Sumber Komsos Weetebula Sumba<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Anak Misioner || Sekami Paroki Katedral Roh Kudus Weetebula Anak Misioner II SEKAMI Paroki Katedral Roh Kudus Weetebula Lirik: RD. Tibur Mari Musik &amp; Aransemen: Artificial Intelligence (AI) Anak Misioner adalah lagu yang mengajak&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":28971,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"video","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,27,26,28,2],"tags":[],"class_list":["post-98018","post","type-post","status-publish","format-video","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-sekitar","category-ekonomi","category-pengembangan","category-sosial","category-tokoh","post_format-post-format-video"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/ki.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/98018","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=98018"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/98018\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":98019,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/98018\/revisions\/98019"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/28971"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=98018"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=98018"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=98018"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}