{"id":97884,"date":"2026-06-01T20:51:48","date_gmt":"2026-06-01T13:51:48","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=97884"},"modified":"2026-06-01T20:51:51","modified_gmt":"2026-06-01T13:51:51","slug":"selasa-02-juni-2026-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=97884","title":{"rendered":"Selasa, 02 Juni 2026"},"content":{"rendered":"\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>ANTIFON PEMBUKA \u2013 Maz. 90:16<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Kenyangkanlah kami di waktu pagi dengan kasih setia-Mu, supaya kami bersorak-sorai bersukacita sepanjang hayat.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>PENGANTAR:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">\u2018Jangan sampai kalian terseret ke dalam kesesatan\u2019. Demikian permintaan Petrus. Pada masa permulaan itu sudah ada yang mau menyeret orang-orang Kristen ke dalam kesesatan. Sekarang pun masih sering terjadi. Pembangunan dunia baru hanya dapat terlaksana dengan pembedaan jelas mana yang menjadi hak wewenang dunia, mana hak Allah.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA KOLEKTA:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Marilah bedoa: Allah Bapa Yang Mahasetia, semua orang Kaupelihara baik-baik. Ajarilah kami dengan tekun dan setia berusaha membahagiakan sesama berkat perintah Putra-Mu. Sebab Dialah Tuhan dan pengantara kami, yang \u2026.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Surat Kedua Rasul Petrus 3:12-15a.17-18<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong><em>\u201cKita menantikan langit dan bumi yang baru.\u201d<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Saudara-saudara terkasih, kalian menantikan dan berusaha mempercepat kedatangan hari Allah. Pada hari itu langit akan binasa oleh api dan unsur-unsur dunia akan lebur oleh nyalanya. Tetapi sesuai dengan janji Allah, kita menantikan langit dan bumi yang baru, tempat terdapat kebenaran. Sebab itu, Saudara-saudaraku terkasih, seraya menantikan semuanya itu, haruslah kalian berusaha supaya kedapatan tak bercacat dan tak bernoda di hadapan-Nya, serta dalam perdamaian dengan Dia. Anggaplah kesabaran Tuhan kita sebagai kesempatan bagimu untuk beroleh selamat. Saudara-saudaraku terkasih, kalian telah mengetahui hal ini sebelumnya. Karena itu waspadalah! Jangan sampai kalian terseret ke dalam kesesatan orang-orang yang tak mengenal hukum, dan jangan sampai kehilangan peganganmu yang teguh. Tetapi hendaklah kalian bertumbuh dalam kasih karunia dan semakin mengenal Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Terpujilah Dia. Bagi-Nya kemuliaan sekarang dan selama-lamanya.<br>Demikianlah sabda Tuhan<br>U. Syukur kepada Allah.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 90:2.3-4.10.14.16<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em><strong>Ref. Tuhan, Engkaulah pelindung kami turun-temurun.<\/strong><\/em><\/h3>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Sebelum gunung-gunung dilahirkan, sebelum bumi dan dunia diperanakkan, bahkan dari sediakala sampai selama-lamanya Engkaulah Allah.<\/li>\n\n\n\n<li>Engkau mengembalikan manusia kepada debu, hanya dengan berkata, \u201cKembalilah, hai anak-anak manusia!\u201d Sebab di mata-Mu seribu tahun sama seperti hari kemarin atau seperti satu giliran jaga di waktu malam.<\/li>\n\n\n\n<li>Masa hidup kami tujuh puluh tahun, atau jika kuat, delapan puluh tahun, tapi isinya hanyalah kesukaran dan penderitaan; begitu cepat mereka lewat dan kami hanyut lenyap.<\/li>\n\n\n\n<li>Kenyangkanlah kami di waktu pagi dengan kasih setia-Mu, supaya kami bersorak-sorai dan bersukacita sepanjang hayat. Biarlah hamba-hamba-Mu menyaksikan perbuatan-Mu, biarlah anak cucu mereka menyaksikan semarak-Mu.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BAIT PENGANTAR INJIL:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">U :<em>&nbsp;Alleluya, alleluya, alleluya.<\/em><br>S : (Ef 1:17-18)&nbsp;<em>Semoga Bapa Tuhan kita Yesus Kristus menerangi mata budi kita agar kita mengenal harapan panggilan kita.<\/em>&nbsp; .&nbsp;&nbsp;&nbsp;<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus 12:13-17<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong><em>\u201cBerikanlah kepada kaisar apa yang menjadi hak kaisar dan kepada Allah apa yang menjadi hak Allah.\u201d<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Pada waktu itu beberapa orang Farisi dan Herodian disuruh menghadap Yesus, untuk menjerat Dia dengan suatu pertanyaan. Orang-orang itu datang dan berkata kepada-Nya, \u201cGuru, kami tahu, Engkau adalah seorang yang jujur. Engkau tidak takut kepada siapa pun, sebab Engkau tidak mencari muka, tetapi dengan jujur mengatakan jalan Allah. Nah, bolehkah kita membayar pajak kepada kaisar atau tidak?\u201d Tetapi Yesus mengetahui kemunafikan mereka, lalu berkata kepada mereka, \u201cMengapa kalian mencobai Aku? Tunjukkanlah suatu dinar untuk Kulihat!\u201d Mereka menunjukkan sekeping dinar. Lalu Yesus bertanya, \u201cGambar dan tulisan siapakah ini?\u201d Jawab mereka, \u201cGambar dan tulisan kaisar.\u201d Maka Yesus berkata kepada mereka, \u201cBerikanlah kepada kaisar apa yang menjadi hak kaisar, dan kepada Allah apa yang menjadi hak Allah!\u201d Mereka sangat heran mendengar Dia.<br>Demikianlah Sabda Tuhan<br>U. Terpujilah Kristus.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>RESI DIBAWAKAN OLEH Rm Yohanes Dwi Wicaksono SCJ<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em><strong>Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.<\/strong><\/em><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Mendengar kata \u2018pajak\u2019, mungkin banyak dari kita yang merasa tidak nyaman, atau bahkan cenderung mengganggu dan mengancam. Pajak bukan lagi dimengerti sebagai bentuk \u2018kesadaran\u2019 dari warga untuk negara, tetapi pajak dimengerti sebagai bentuk \u2018perampokan\u2019 legal terhadap warga negara sendiri.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Di sebuah media sosial beberapa waktu lalu, ada video yang viral yang memperlihatkan seorang ibu yang protes di hadapan DPRD tentang kewajiban membayar pajak. Ibu itu mengatakan bahwa usaha yang dirintisnya sendiri mulai dari nol, bahkan dengan berutang ke banyak tempat, diperjuangkan sedikit demi sedikit, tanpa campur tangan pemerintah, dan sekarang ketika sudah sukses, tiba-tiba pemerintah datang dan meminta \u2018bagian\u2019 dari apa yang tidak mereka kerjakan. Bisa jadi ini adalah suara yang mewakili banyak pengusaha kecil, suara kita, yang tidak tahu harus mengadu ke mana tentang kegelisahan hidup mereka.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Hari ini Yesus dicobai tentang kewajiban membayar pajak. Yesus tidak secara langsung mejawab boleh atau tidak, tetapi Yesus memberikan jawaban yang menusuk pikiran dan hati \u201cBerikanlah kepada Kaisar&nbsp;apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar&nbsp;dan&nbsp;kepada Allah&nbsp;apa yang wajib kamu berikan kepada Allah!\u201d. Jawaban ini mewakili kegelisahan kita tentang hidup di dunia dan hidup di hadapan yang ilahi. Yesus mengingatkan kita tentang dua sisi kehidupan yang sama-sama penting: mengusahakan yang terbaik untuk hidup di dunia ini, dan mengusahakan hidup benar di hadapan Tuhan.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Membayar pajak sebagai peran serta kita sebagai warga negara yang benar adalah sebuah kewajiban. Jika itu wajar dan normal, maka sudah semestinya kita mengikuti aturan yang ada. Tetapi tidak jarang pajak dijadikan alat untuk mengancam dan mengganggu kenyamanan hidup warga negara untuk mencapai hidup yang sukses. Maka ini adalah kewajiban kita juga untuk melihat secara kritis hal ini. Yesus pun juga tidak membenarkan bahwa negara \u2018memeras\u2019 warganya dengan cara demikian.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Maka panggilan kita adalah memberikan kepada Allah apa yang menjadi persembahan syukur kita, dan memberikan kepada negara apa yang wajib wajar kita berikan. Bagi kita, orang Katolik, yang berkecimpung di bagian ini perlu menyadari terus-menerus tentang panggilannya untuk tetap menyuarakan kebenaran dan keadilan. Janganlah hanya takut pada sistem yang dibuat oleh negara, tetapi takutlah juga kepada Allah Bapa yang berkuasa memberi atau mengambil hidup kita. Jangan sampai aturan pajak yang dibuat, ternyata hanya membuat warga negara menjadi takut untuk menjalankan bisnis dan menjadi sukses. Negara hadir untuk membantu warganya menjalani hidup, bukan justru untuk merenggut hidup mereka.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Bagi kita wajib pajak, marilah juga dengan wajar memberikan apa yang wajib kita berikan. Kita tetap dipanggil menyuarakan kebenaran dan keadilan. Jika diperlukan suara keras untuk menentang demi kebaikan, berteriaklah dengan lantang supaya suara itu terdengar di mana-mana. Inilah ranah kita untuk menghidupi panggilan menjadi nabi-nabi cinta kasih dan pelayan perdamaian di tengah dunia ini.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:&nbsp;<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Allah Bapa kami sumber kebahagiaan, kami bersyukur dengan persembahan roti anggur ini, bahwasanya Putra-Mu telah mengorbankan segalanya untuk membahagiakan kami; pula karena Ia berkenan menjadi pengantara kami sepanjang masa.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>ANTIFON KOMUNI \u2013 Markus 12: 16<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Berikanlah kepada kaisar, yang menjadi hak kaisar, dan kepada Allah, yang menjadi hak Allah.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA SESUDAH KOMUNI:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Marilah berdoa: Allah Bapa kami Raja mahamulia, kami beryukur karena telah menerima janji tentang kerajaan-Mu. Semoga dapat mekar dalam diri kami berkat sabda Putra-Mu terkasih dan kumpulkanlah kami menjadi umat-Mu. Demi Kristus, Tuhan dan pengantara kami.<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Resi-Selasa-02-Juni-2026-oleh-Rm-Yohanes-Dwi-Wicaksono-SCJ-dari-komunitas-SCJ-Dehon-House-Manila-Philipina.mp3\">Resi-Selasa 02 Juni 2026 oleh Rm Yohanes Dwi Wicaksono SCJ dari komunitas SCJ Dehon House Manila \u2013 Philipina<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sumber <a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/2026\/06\/01\/selasa-02-juni-2026-hari-biasa-pekan-ix\/\">https:\/\/resi.dehonian.or.id\/2026\/06\/01\/selasa-02-juni-2026-hari-biasa-pekan-ix\/<\/a><\/p>\n\n\n\n<figure><iframe loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?powerpress_pinw=97884-podcast&amp;powerpress_player=default\" width=\"320\" height=\"50\"><\/iframe><\/figure>\n<div class=\"powerpress_player\" id=\"powerpress_player_6143\"><audio class=\"wp-audio-shortcode\" id=\"audio-97884-1\" preload=\"none\" style=\"width: 100%;\" controls=\"controls\"><source type=\"audio\/mpeg\" src=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Resi-Selasa-02-Juni-2026-oleh-Rm-Yohanes-Dwi-Wicaksono-SCJ-dari-komunitas-SCJ-Dehon-House-Manila-Philipina.mp3?_=1\" \/><a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Resi-Selasa-02-Juni-2026-oleh-Rm-Yohanes-Dwi-Wicaksono-SCJ-dari-komunitas-SCJ-Dehon-House-Manila-Philipina.mp3\">https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Resi-Selasa-02-Juni-2026-oleh-Rm-Yohanes-Dwi-Wicaksono-SCJ-dari-komunitas-SCJ-Dehon-House-Manila-Philipina.mp3<\/a><\/audio><\/div><p class=\"powerpress_links powerpress_links_mp3\" style=\"margin-bottom: 1px !important;\">Podcast: <a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Resi-Selasa-02-Juni-2026-oleh-Rm-Yohanes-Dwi-Wicaksono-SCJ-dari-komunitas-SCJ-Dehon-House-Manila-Philipina.mp3\" class=\"powerpress_link_pinw\" target=\"_blank\" title=\"Play in new window\" onclick=\"return powerpress_pinw('https:\/\/katolikindonesia.org\/?powerpress_pinw=97884-podcast');\" rel=\"nofollow\">Play in new window<\/a> | <a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Resi-Selasa-02-Juni-2026-oleh-Rm-Yohanes-Dwi-Wicaksono-SCJ-dari-komunitas-SCJ-Dehon-House-Manila-Philipina.mp3\" class=\"powerpress_link_d\" title=\"Download\" rel=\"nofollow\" download=\"Resi-Selasa-02-Juni-2026-oleh-Rm-Yohanes-Dwi-Wicaksono-SCJ-dari-komunitas-SCJ-Dehon-House-Manila-Philipina.mp3\">Download<\/a><\/p><!--powerpress_player-->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ANTIFON PEMBUKA \u2013 Maz. 90:16 Kenyangkanlah kami di waktu pagi dengan kasih setia-Mu, supaya kami bersorak-sorai bersukacita sepanjang hayat. PENGANTAR: \u2018Jangan sampai kalian terseret ke dalam kesesatan\u2019. Demikian permintaan Petrus. Pada masa permulaan itu&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":90462,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"audio","meta":{"footnotes":""},"categories":[18,1,20],"tags":[],"class_list":["post-97884","post","type-post","status-publish","format-audio","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan-audio","category-bacaan-harian","category-renungan-text","post_format-post-format-audio"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/app-2026.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/97884","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=97884"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/97884\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":97886,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/97884\/revisions\/97886"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/90462"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=97884"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=97884"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=97884"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}