{"id":97714,"date":"2026-05-28T17:56:28","date_gmt":"2026-05-28T10:56:28","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=97714"},"modified":"2026-05-28T17:56:30","modified_gmt":"2026-05-28T10:56:30","slug":"jumat-29-mei-2026-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=97714","title":{"rendered":"Jumat, 29 Mei 2026"},"content":{"rendered":"\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>ANTIFON PEMBUKA \u2013 lih. Markus 11:17<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Rumah-Ku akan disebut rumah doa. Jangan kaujadikan sarang penyamun.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>PENGANTAR:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Banyak anugerah telah kita terima demi masyarakat. Seninya ialah mengakui dan menerimanya sebagai anugerah Tuhan. Barangsiapa berbicara, hendaknya menyadari bahwa yang diucapkannya adalah sabda Tuhan. Barangsiapa melakukan, hendaknya menyadari pula Tuhanlah yang mendorong dan memberi kekuatan. Itulah yang diharapkan Injil.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA KOLEKTA:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Marilah bedoa: Allah Bapa sumber kehidupan, ajarilah kami berdoa dan menyadari, bahwa Engkaulah yang mampu menghidupkan dan menghidupi kami. Demi Yesus Kristus Putra-Mu, \u2026.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Surat Pertama Rasul Petrus 4:7-13<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em><strong>\u201cJadilah pembagi rahmat Allah yang beraneka ragam.\u201d<\/strong><\/em><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Saudara-saudara terkasih, kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kalian dapat berdoa. Tetapi yang terutama ialah kasihilah sungguh-sungguh seorang akan yang lain, sebab kasih menutupi banyak sekali dosa. Hendaknya saling memberikan tumpangan tanpa bersungut-sungut. Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah. Jika seseorang berbicara, baiklah ia berbicara sebagai orang yang menyampaikan sabda Allah; jika ada seseorang melayani, baiklah ia melakukannya dengan kekuatan yang dianugerahkan Allah, supaya Allah dimuliakan dalam segala sesuatu karena Yesus Kristus. Dialah yang memiliki kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya. Amin. Saudara-saudara terkasih, janganlah kalian heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atasmu. Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kalian dapat dalam penderitaan Kristus. Dengan demikian kalian juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.<br>Demikianlah sabda Tuhan<br>U. Syukur kepada Allah.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 96:10.11-12.13<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em><strong>Ref.&nbsp;Tuhan datang menghakimi bumi.<\/strong><\/em><\/h3>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Katakanlah di antara bangsa-bangsa: \u201cTuhan itu Raja! Dunia ditegakkan-Nya, tidak akan goyah. Ia akan mengadili bangsa-bangsa dalam kebenaran.\u201d<\/li>\n\n\n\n<li>Biarlah langit bersukacita dan bumi bersorak-sorai, biarlah gemuruh laut serta segala isinya; biarlah beria-ria padang dan segala yang ada di atasnya, dan segala pohon di hutan bersorak-sorai.<\/li>\n\n\n\n<li>Biarlah mereka bersukacita di hadapan Tuhan, sebab Ia datang, untuk menghakimi bumi. Ia akan menghakimi dunia dengan keadilan, dan bangsa-bangsa dengan kesetiaan-Nya.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BAIT PENGANTAR INJIL:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>U :<em>&nbsp;Alleluya<\/em><\/strong><br><strong>S : (Yoh 15:16)&nbsp;<\/strong><strong><em>Aku telah memilih kalian dari dunia, agar kalian pergi dan menghasilkan buah, dan buahmu itu tetap.<\/em><\/strong><\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Markus 11:11-26<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong><em>\u201cRumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa.\u201d<\/em><\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Pada waktu tiba di Yerusalem , Ia masuk ke Bait Allah dan meninjau semuanya. Tetapi karena hari sudah hampir malam, Ia keluar ke Betania bersama dengan kedua belas murid-Nya. Keesokan harinya sesudah mereka meninggalkan Betania Yesus merasa lapar. Dan dari jauh Ia melihat pohon ara yang sudah berdaun. Ia mendekatinya untuk melihat kalau-kalau Ia mendapat apa-apa pada pohon itu. Tetapi waktu tiba di situ Ia tidak mendapat apa-apa selain daun-daun saja, sebab memang bukan musim buah ara. Maka Yesus berkata kepada pohon itu, \u201cJangan lagi seorang pun makan buahmu selama-lamanya!\u201d Ucapan itu terdengar pula oleh para murid. Maka Yesus dan murid-murid-Nya tiba di Yerusalem. Sesudah masuk ke Bait Allah, mulailah Yesus mengusir orang-orang yang berjual beli di halaman Bait Allah. Meja-meja penukar uang dan bangku-bangku pedagang merpati dibalikkan-Nya, dan Ia tidak mengizinkan orang membawa barang-barang melintasi halaman Bait Allah. Lalu Ia mengajar mereka, \u201cBukankah ada tertulis: Rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa? Tetapi kalian ini telah menjadikannya sarang penyamun!\u201d Imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat mendengar tentang peristiwa itu. Maka mereka berusaha untuk membinasakan Yesus. Tetapi mereka takut kepada-Nya, sebab mereka melihat orang banyak takjub akan pengajaran-Nya. Menjelang malam mereka keluar lagi dari kota . Pagi-pagi Yesus dan murid-murid-Nya lewat, dan melihat bahwa pohon ara itu sudah kering sampai ke akar-akarnya. Maka teringatlah Petrus akan apa yang telah terjadi, lalu ia berkata kepada Yesus, \u201cRabi, lihatlah, pohon ara yang Kaukutuk itu sudah kering.\u201d Yesus menjawab mereka, \u201cPercayalah kepada Allah! Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada gunung itu, \u2018Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut\u2019, maka hal itu akan terjadi, asal ia tidak bimbang hati, tetapi percaya bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi. Karena itu Aku berkata kepadamu, apa saja yang kalian minta dan kalian doakan, akan diberikan kepadamu, asal kalian percaya bahwa kalian akan menerimanya. Dan jika kalian berdiri untuk berdoa, ampunilah dahulu sekiranya ada barang sesuatu dalam hatimu terhadap seseorang, supaya juga Bapamu yang di surga mengampuni kesalahan-kesalahanmu.\u201d Tetapi jika kalian tidak mengampuni, maka Bapamu yang di surga juga tidak akan mengampuni kesalahan-kesalahanmu.<br>Demikianlah Injil Tuhan<br>U. Terpujilah Kristus.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>RESI DIBAWAKAN OLEH Rm Andreas Nugroho SCJ<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em><strong>Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Bunda Maria.<\/strong><\/em><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Sahabat&nbsp; Pendengar Resi Dehonian terkasih, jumpa kembali dengan saya Romo Andreas Nugroho SCJ dari komunitas SCJ-Rumah Damai Dehon Palembang-Indonesia, dalam Resi \u2013 Renungan Singkat \u2013 Dehonian edisi&nbsp;<strong>Jumat, 29 Mei 2026, Hari Biasa, Pekan Biasa VIII.&nbsp;<\/strong>Sabda Tuhan yang akan kita dengar dan renungkan hari ini dari: Injil Suci menurut&nbsp;<strong>Markus 11:11-26<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Tuhan Yesus marah pada pohon ara yang hanya berdaun, tidak menghasilkan buah adalah sebuah perumpamaan yang bisa kita maknai untuk kehidupan kita. Oleh karena tidak menghasilkan buah, maka Tuhan mengutuk pohon ara itu sehingga tidak dapat lagi menghasilkan buah.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Penginjil Markus hendak mengaitkan antara pohon ara yang tidak berbuah dengan kisah Yesus membersihkan Bait Allah dari sarang penyamun. Bait Allah menjadi tempat berjualan pada awalnya sebagai bantuan orang-orang yahudi yang pulang dari negara lain untuk beribadah, tidak perlu membawa hewan kurban dari tempat jauh. Mereka bisa menukar uang mereka dan membeli hewan kurban untuk perayaan paskah atau korban pendamaian atas dosa mereka.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Akan tetapi, tujuan orang pergi ke Bait Allah menjadi berubah. Mereka tidak berdoa tapi berusaha mendapatkan keuntungan dan sibuk pada urusan bahan persembahan mana layak atau tidak layak kepada Allah, lupa pada usaha pembaruan diri. Seperti dituliskan dalam Surat kepada Orang Ibrani:<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><em>Ia berkata: \u201cKorban dan persembahan, korban bakaran dan korban penghapus dosa tidak Engkau kehendaki dan Engkau tidak berkenan kepadanya\u201d \u2013meskipun dipersembahkan menurut hukum Taurat\u2013. Dan kemudian kata-Nya: \u201cSungguh, Aku datang untuk melakukan kehendak-Mu.\u201d<\/em>&nbsp;(Ibrani 10:8-9)<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Melalui perumpamaan itu kita bisa belajar satu hal: sama seperti Tuhan Yesus mengharapkan pohon ara itu&nbsp;<strong>tetap menghasilkan buah<\/strong>&nbsp;di setiap saat, tanpa memandang musimnya, demikian pula, Ia sungguh menghendaki agar kita sebagai murid-muridNya, dalam keadaan apa pun, tidak mengenal musim, diajak untuk tetap dengan tekun dan sabar mengusahakan kebaikan dan kebenaran.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Berkat Allah yang Mahakuasa menyertai kita semua, + Bapa Putra dan Roh Kudus. Amin. Semoga hati Kudus Yesus merajai kita semua. Amin<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA PENGANTAR PERSEMBAHAN:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Allah Bapa sumber kehidupan, semoga kami benar-benar menghasilkan buah kebaikan karena menaruh cinta kasih kepada Yesus Putra-Mu, yang telah mengurbankan hidup-Nya, agar dapat menuntun kami memasuki hidup abadi. Demi Kristus, \u2026.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>ANTIFON KOMUNI \u2013 Markus 11:24<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Apa pun yang kalian minta dan doakan, akan diberikan, asal kalian percaya, bahwa akan menerimanya.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA SESUDAH KOMUNI:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Marilah berdoa: Allah Bapa, sumber iman kepercayaan, perkenankanlah kami mengimani sabda-Mu dan semoga kami hidup bahagia karena percaya akan nama-Mu menurut teladan Yesus Putra-Mu, Tuhan dan pengantara kami.<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Resi-Jumat-29-Mei-2026-oleh-Rm-Andreas-Nugroho-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Rumah-Damai-Dehon-Palembang-Indonesia.mp3\">Resi-Jumat 29 Mei 2026 oleh Rm Andreas Nugroho SCJ dari Komunitas SCJ Rumah Damai Dehon Palembang \u2013 Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sumber <a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/2026\/05\/28\/jumat-29-mei-2026-hari-biasa-pekan-viii\/\">https:\/\/resi.dehonian.or.id\/2026\/05\/28\/jumat-29-mei-2026-hari-biasa-pekan-viii\/<\/a><\/p>\n\n\n\n<figure><iframe loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?powerpress_pinw=97714-podcast&amp;powerpress_player=default\" width=\"320\" height=\"50\"><\/iframe><\/figure>\n<div class=\"powerpress_player\" id=\"powerpress_player_2928\"><audio class=\"wp-audio-shortcode\" id=\"audio-97714-1\" preload=\"none\" style=\"width: 100%;\" controls=\"controls\"><source type=\"audio\/mpeg\" src=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Resi-Jumat-29-Mei-2026-oleh-Rm-Andreas-Nugroho-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Rumah-Damai-Dehon-Palembang-Indonesia.mp3?_=1\" \/><a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Resi-Jumat-29-Mei-2026-oleh-Rm-Andreas-Nugroho-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Rumah-Damai-Dehon-Palembang-Indonesia.mp3\">https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Resi-Jumat-29-Mei-2026-oleh-Rm-Andreas-Nugroho-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Rumah-Damai-Dehon-Palembang-Indonesia.mp3<\/a><\/audio><\/div><p class=\"powerpress_links powerpress_links_mp3\" style=\"margin-bottom: 1px !important;\">Podcast: <a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Resi-Jumat-29-Mei-2026-oleh-Rm-Andreas-Nugroho-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Rumah-Damai-Dehon-Palembang-Indonesia.mp3\" class=\"powerpress_link_pinw\" target=\"_blank\" title=\"Play in new window\" onclick=\"return powerpress_pinw('https:\/\/katolikindonesia.org\/?powerpress_pinw=97714-podcast');\" rel=\"nofollow\">Play in new window<\/a> | <a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Resi-Jumat-29-Mei-2026-oleh-Rm-Andreas-Nugroho-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Rumah-Damai-Dehon-Palembang-Indonesia.mp3\" class=\"powerpress_link_d\" title=\"Download\" rel=\"nofollow\" download=\"Resi-Jumat-29-Mei-2026-oleh-Rm-Andreas-Nugroho-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Rumah-Damai-Dehon-Palembang-Indonesia.mp3\">Download<\/a><\/p><!--powerpress_player-->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ANTIFON PEMBUKA \u2013 lih. Markus 11:17 Rumah-Ku akan disebut rumah doa. Jangan kaujadikan sarang penyamun. PENGANTAR: Banyak anugerah telah kita terima demi masyarakat. Seninya ialah mengakui dan menerimanya sebagai anugerah Tuhan. Barangsiapa berbicara, hendaknya&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":90462,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"audio","meta":{"footnotes":""},"categories":[18,1,20],"tags":[],"class_list":["post-97714","post","type-post","status-publish","format-audio","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan-audio","category-bacaan-harian","category-renungan-text","post_format-post-format-audio"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/app-2026.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/97714","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=97714"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/97714\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":97716,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/97714\/revisions\/97716"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/90462"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=97714"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=97714"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=97714"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}