{"id":97060,"date":"2026-05-17T19:05:31","date_gmt":"2026-05-17T12:05:31","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=97060"},"modified":"2026-05-17T19:05:31","modified_gmt":"2026-05-17T12:05:31","slug":"minggu-17-mei-2026-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=97060","title":{"rendered":"Minggu, 17 Mei 2026"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nMinggu 17 Mei 2026<br \/>\nHari Minggu Komunikasi Sosial Sedunia<br \/>\n*Yohanes:17:9 (*Yoh 17:1-11a)<br \/>\n\u201cAku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab mereka adalah milik-Mu.\u201d<\/p>\n<p>_Doa Yesus Untuk Kita Semua_<\/p>\n<p>Yesus menghendaki semua muridNya bersatu selalu. Yesus menyadari bahwa perbedaan-perbedaan yang ada dalam diri murid-muridNya, entah itu perbedaan sifat dan karakter, perilaku dan harapan-harapan, perbedaan pilihan dan jalan hidup, perbedaan suku dan bahasa dan pelbagai perbedaan lainnya adalah potensi konflik yang dapat memisahkan bahkan mencerai-beraikan murid-muridNya.<br \/>\nOleh karena itu Yesus mendoakan murid-muridNya, mendoakan kita semua, agar kita tetap bersatu dalam namaNya<br \/>\nIa telah naik ke surga dan mencurahkan Roh KudusNya, Roh Pemersatu agar tak ada satu kekuatan apapun di dunia ini yang dapat memisahkan kita dari kasihNya.<\/p>\n<p>Kiranya doa Yesus ini menjadi doa dan perjuangan kita. Semoga kita semua bersatu, sebagaimana Yesus bersama Bapa dan Roh Kudus selalu satu adanya. Jangan biarkan perbedaan-perbedaan memisahkan kita.<\/p>\n<p>Terkait dengan persekutuan ini maka setiap tahun, pada Hari Minggu Paskah VII, Gereja selalu merayakan Hari Komunikasi Sosial Sedunia.<br \/>\nInti terdalam komunikasi adalah \u201cunikasi\u201d terjalinnya persatuan dari semua \u201ckomunio-komunitas\u201d atau berbagai pihak yang menjalin komunikasi.<br \/>\nOleh perkembangan jaman, kemajuan teknologi di bidang komunikasi telah saling mendekatkan dan menyatukan semua yang jauh.<br \/>\nAkan tetapi oleh penggunaan media komunikasi yang keliru, justru yang terjadi adalah sebaliknya, yang dekat menjadi jauh, yang mulanya bersatu menjdi tercerai berai.<br \/>\nBahkan dengan adanya Artificial Intelligence (AI), mana yang asli dan palsu, yang benar dan yang hoax menjadi tidak jelas.<br \/>\nSuara dan wajah begitu mudah direkayasa sehingga mengaburkan bahkan menghilangkan yang asli dan orisinil.<br \/>\nKebenaran bukan lagi ditentukan oleh sumber kebenaran sejati yakni Allah sendiri, melainkan ditentukan oleh algoritma digital dan viralnya sebuah konten.<\/p>\n<p>Paus Leo XIV dalam pesannya untuk Hari Minggu Komunikasi Sosial sedunia mengajak kita untuk dengan bijaksana dan bertanggungjawab dalam menggunakan media komunikasi sosial, tetap kritis dan sungguh memahami cara kerja AI agar tidak merusak martabat manusia sebagai citra Allah, yang menampilkan wajah Allah dan suara kasih Allah bagi manusia dan dunia.<br \/>\nKomunikasi sesungguhnya adalah doa, ungkapan cinta kita kepada Tuhan dan sesama.<\/p>\n<p>Selamat Hari Minggu Paskah VII. Semakin bertanggungjawab dalam bermedia dan berkomunikasi. Tuhan Yesus memberkati kita.<br \/>\nPs Revi Tanod Pr&#x1f64f;&#x2764;&#xfe0f;&#x1f607;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 17 Mei 2026<br \/>\nMinggu Paskah VII<br \/>\nWarna Liturgi: Putih<br \/>\nBait Pengantar Injil: Yoh 14:18<br \/>\nBacaan Injil: Yoh 17:1-11a<br \/>\n************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nYoh 14:18<br \/>\nAku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu;<br \/>\nAku akan datang kembali kepadamu.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nYoh 17:1-11a<br \/>\nBapa, permuliakanlah Anak-Mu.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Yohanes:<\/p>\n<p>Dalam perjamuan malam terakhir<br \/>\nYesus menengadah ke langit dan berdoa,<br \/>\n&#8220;Bapa, telah tiba saatnya:<br \/>\npermuliakanlah Anak-Mu,<br \/>\nsupaya Anak-Mu mempermuliakan Engkau.<br \/>\nSama seperti Engkau telah memberi kepada-Nya<br \/>\nkuasa atas segala yang hidup,<br \/>\ndemikian pula Ia akan memberikan hidup yang kekal<br \/>\nkepada semua yang telah Engkau berikan kepada-Nya.<\/p>\n<p>Inilah hidup yang kekal itu,<br \/>\nyaitu bahwa mereka mengenal Engkau,<br \/>\nsatu-satunya Allah yang benar,<br \/>\ndan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.<br \/>\nAku telah mempermuliakan Engkau di bumi<br \/>\ndengan jalan menyelesaikan pekerjaan<br \/>\nyang Engkau berikan kepada-Ku untuk Kulakukan.<br \/>\nOleh sebab itu, ya Bapa,<br \/>\npermuliakanlah Aku pada-Mu sendiri<br \/>\ndengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada.<\/p>\n<p>Aku telah menyatakan nama-Mu kepada semua orang,<br \/>\nyang Engkau berikan kepada-Ku dari dunia.<br \/>\nMereka itu milik-Mu<br \/>\ndan Engkau telah memberikan mereka kepada-Ku,<br \/>\ndan mereka telah menuruti firman-Mu.<br \/>\nSekarang mereka tahu<br \/>\nbahwa semua yang Engkau berikan kepada-Ku itu<br \/>\nberasal dari pada-Mu.<br \/>\nSebab segala firman yang Engkau sampaikan kepada-Ku<br \/>\ntelah Kusampaikan kepada mereka<br \/>\ndan mereka telah menerimanya.<br \/>\nMereka tahu benar-benar bahwa Aku datang dari pada-Mu,<br \/>\ndan mereka percaya bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.<br \/>\nAku berdoa untuk mereka.<br \/>\nBukan untuk dunia Aku berdoa,<br \/>\ntetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku,<br \/>\nsebab mereka adalah milik-Mu,<br \/>\ndan segala milik-Mu adalah milik-Ku,<br \/>\ndan milik-Ku adalah milik-Mu,<br \/>\ndan Aku telah dipermuliakan di dalam mereka.<br \/>\nDan Aku tidak lagi ada di dalam dunia,<br \/>\ntetapi mereka masih ada di dalam dunia,<br \/>\ndan Aku datang kepada-Mu.&#8221;<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<br \/>\n************<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Minggu 17 Mei 2026 Hari Minggu Komunikasi Sosial Sedunia *Yohanes:17:9 (*Yoh 17:1-11a) \u201cAku berdoa untuk mereka. Bukan untuk dunia Aku berdoa, tetapi untuk mereka, yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab mereka adalah&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":90462,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-97060","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/app-2026.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/97060","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=97060"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/97060\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":97061,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/97060\/revisions\/97061"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/90462"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=97060"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=97060"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=97060"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}