{"id":96931,"date":"2026-05-15T18:07:14","date_gmt":"2026-05-15T11:07:14","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=96931"},"modified":"2026-05-15T18:07:17","modified_gmt":"2026-05-15T11:07:17","slug":"sabtu-16-mei-2026-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=96931","title":{"rendered":"Sabtu, 16 Mei 2026"},"content":{"rendered":"\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>ANTIFON PEMBUKA \u2013 I Petrus 2:9<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Hai umat milik Tuhan, wartakanlah kebijaksanaan Tuhan, yang telah memanggil kalian dari kegelapan masuk ke dalam cahaya-Nya yang menakjubkan. Aleluya.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>PENGANTAR:&nbsp;&nbsp;<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Yesus menyatakan bahwa segala sesuatu yang kita mohon dari Bapa demi nama-Nya akan kita peroleh. Selama hidup, Ia sendiri selalu melakukan kehendak Bapa. Maka, jika kita berdoa dan bekerja seturut teladan Yesus, doa dan karya kita berkenan di hati Tuhan. Ia mengenal kita dan tahu apa yang kita perlukan. Maka, janganlah kita mohon suatu mukjizat, tetapi memuji dan meluhurkan Allah bersama dengan Yesus, pengantara kita di hadapan Bapa.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA KOLEKTA:&nbsp;<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Marilah berdoa: Allah Bapa Yang Mahabijaksana, Putra-Mu menjanjikan Roh Kudus kepada para rasul dan memenuhi janji-Nya sesudah naik ke surga. Semoga kami pun Kaulimpahi kurnia Roh Kudus. Demi Yesus Kristus Putra-Mu, \u2026..<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kisah Para Rasul 18:23-28<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em><strong>\u201cApolos membuktikan dari Kitab Suci, bahwa Yesus adalah Mesias.\u201d<\/strong><\/em><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Paulus meninggalkan Korintus dan kembali ke Kota Antiokhia di Siria. Setelah beberapa hari lamanya tinggal di Antiokhia, ia berangkat, dan menjelajahi seluruh tanah Galatia dan Frigia untuk meneguhkan hati semua murid. Sementara itu datanglah ke Efesus seorang Yahudi bernama Apolos, yang berasal dari Kota Aleksandria. Ia seorang yang fasih berbicara dan sangat mahir dalam soal-soal Kitab Suci. Ia telah menerima pengajaran dalam Jalan Tuhan. Dengan bersemangat ia berbicara dan dengan teliti ia mengajar tentang Yesus; tetapi ia hanya mengetahui baptisan Yohanes. Ia mulai mengajar dengan berani di rumah ibadat. Setelah Priskila dan Akwila mendengarnya, mereka membawa Apolos ke rumah mereka dan dengan teliti menjelaskan kepadanya Jalan Tuhan. Karena Apolos ingin menyeberang ke daerah Akhaya, saudara-saudara di Efesus mengirim surat kepada murid-murid di situ, supaya mereka menyambut dia. Setibanya di Akhaya, Apolos oleh kasih karunia Allah, menjadi seorang yang sangat berguna bagi orang-orang yang percaya. Sebab dengan tak jemu-jemunya ia membantah orang-orang Yahudi di muka umum dan membuktikan dari Kitab Suci bahwa Yesus adalah Mesias.<br>Demikianlah sabda Tuhan<br>U. Syukur kepada Allah.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 47:2-3.8-9.10<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong><em>Ref.<\/em>&nbsp;<em>Allah telah naik diiringi sorak-sorai, Tuhan mengangkasa diiringi bunyi sangkakala.<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Hai segala bangsa, bertepuktanganlah, elu-elukanlah Allah dengan sorak-sorai! Sebab Tuhan, Yang Mahatinggi, adalah dahsyat, Raja agung atas seluruh bumi.<\/li>\n\n\n\n<li>Sebab Allah adalah Raja seluruh bumi, bermazmurlah dengan lagu yang paling indah! Allah merajai segala bangsa, di atas takhta-Nya yang kudus Ia bersemayam.<\/li>\n\n\n\n<li>Para pemimpin bangsa-bangsa berdatangan bergabung dengan umat Allah Abraham. Sebab segala perisai di atas bumi adalah milik-Nya; sangat agunglah Dia!<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BAIT PENGANTAR INJIL:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">U :<em>&nbsp;Alleluya<\/em><br>S : (Yoh 16:28)&nbsp;<em>Aku datang dari Bapa dan Aku datang ke dalam dunia; kini Aku meninggalkan dunia lagi dan pergi kepada Bapa<\/em><\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes 16:23b-28<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong><em>\u201cBapa mengasihi kamu, karena kamu telah mengasihi Aku dan percaya.\u201d<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Dalam amanat perpisahan-Nya Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, \u201cAku berkata kepadamu: Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu minta kepada Bapa, akan diberikan-Nya kepadamu dalam nama-Ku. Sampai sekarang kamu belum meminta sesuatu pun dalam nama-Ku. Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu. Semuanya ini kukatakan kepadamu dengan kiasan. Akan tiba saatnya Aku tidak lagi berkata-kata kepadamu dengan kiasan, tetapi terus terang memberitakan Bapa kepadamu. Pada hari itu kamu akan berdoa dalam nama-Ku. Dan tidak Kukatakan kepadamu, bahwa Aku meminta bagimu kepada Bapa, sebab Bapa sendiri mengasihi kamu, karena kamu telah mengasihi Aku dan percaya bahwa Aku datang dari Allah. Aku datang dari Bapa dan Aku datang ke dalam dunia; kini Aku meninggalkan dunia lagi dan pergi kepada Bapa.\u201d<br>Demikianlah Sabda Tuhan<br>U. Terpujilah Kristus.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>RESI DIBAWAKAN OLEH Rm Hubertus Aditya Prabowo SCJ<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em><strong>Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.<\/strong><\/em><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Para pendengar resi yang terkasih, berjumpa kembali dengan saya romo Susilo SCJ dari komunitas SCJ Seminari Menengah St. Paulus Palembang dalam renungan singkat Dehonian edisi Sabtu 11, Mei 2024.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Para pendengar terkasih, sebagai orang beriman tentu kita tidak lupa berdoa.&nbsp; Setiap hari bahkan setiap saat kita melakukannya. Doa adalah mengangat hati, budi dan pikiran kepada Allah. Dengan berdoa kita menjalin relasi dengan Nya. Doa adalah sarana penting untuk membangun hubungan yang intim dengan Allah. Ketika kita berdoa, kita mengakui ketergantungan kita kepada-Nya dan membuka hati kita untuk menerima kasih dan pertolongan-Nya. Doa juga merupakan cara untuk mengungkapkan rasa syukur dan pujian kepada Allah.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Para pendengar terkasih Yesus memberikan janji yang luar biasa kepada kita: Bapa akan mengabulkan segala sesuatu yang kita minta dalam nama-Nya. Ini bukan berarti bahwa semua doa kita akan dikabulkan dengan cara yang kita inginkan. Namun, Allah selalu mendengarkan doa kita dan Dia akan bertindak sesuai dengan kehendak-Nya yang sempurna. Janji Yesus adalah sumber penghiburan dan kekuatan bagi kita semua. Kita dapat datang kepada Allah dengan penuh keyakinan, mengetahui bahwa Dia akan mendengarkan doa kita dan memberikan apa yang kita butuhkan dalam nama Yesus.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Para pendengar terkasih marilah kita dengan iman marilah kita mohon agar kita diberi kekuatan agar kita setia dan tekun dalam doa.&nbsp; Tuhan memberkati kita.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA MOHON TUJUH KURNIA ROH KUDUS&nbsp;<\/strong><em>(Didoakan setelah homili)<\/em><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Datanglah, ya&nbsp;<em>Roh Hikmat,<\/em><\/strong><\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">P+U. &nbsp; turunlah atas diri kami. Ajarlah kami menjadi orang bijak, terutama agar kami dapat menghargai, mencintai, dan mengutamakan cita-cita surgawi. Dan semoga kami Kau lepaskan dari belenggu dosa dunia ini.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Datanglah, ya&nbsp;<em>Roh Pengertian,<\/em><\/strong><\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">P+U.&nbsp;&nbsp; turunlah atas diri kami. Terangilah budi kami, agar dapat memahami ajaran Yesus, Sang Putra, dan melaksanakannya dalam hidup sehari-hari.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Datanglah, ya&nbsp;<em>Roh Nasihat,<\/em><\/strong><\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">P+U.&nbsp; dampingilah kami dalam perjalanan hidup yang penuh gejolak ini. Semoga kami selalu melakukan yang baik dan benar, serta menjauhi yang jahat.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Datanglah, ya&nbsp;<em>Roh Keperkasaan,<\/em><\/strong><\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">P+U.&nbsp;&nbsp; kuatkanlah hamba-Mu yang lemah ini, agar tabah menghadapi segala kesulitan dan derita. Semoga kami Kau kuatkan dengan memegang tangan-Mu yang senantiasa menuntun kami.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Datanglah, ya&nbsp;<em>Roh Pengenalan akan Allah,<\/em><\/strong><\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">P+U.&nbsp; ajarlah kami mengetahui bahwa semua yang ada di dunia ini sifatnya sementara saja. Bimbinglah kami, agar tidak terbuai oleh kemegahan dunia. Bimbinglah kami, agar dapat menggunakan hal-hal duniawi untuk kemuliaan-Mu.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>6. Datanglah, ya&nbsp;<em>Roh Kesalehan,<\/em><\/strong><\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">P+U.&nbsp;&nbsp; bimbinglah kami untuk terus berbakti kepada-Mu. Ajarilah kami menjadi orang yang tahu berterimakasih atas segala kebaikan-Mu.&nbsp;Semoga kami berani menjadi teladan kesalehan bagi orang-orang di sekitar kami.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>7. Datanglah, ya&nbsp;<em>Roh Takut akan Allah,<\/em><\/strong><\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">P+U.&nbsp;&nbsp; ajarlah kami untuk takut dan tunduk kepada-Mu, dimana pun kami berada. Tegakkanlah kami agar selalu berusaha melakukan hal-hal yang berkenan kepada-Mu.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:&nbsp;<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Allah Bapa mahasempurna, kuduskanlah persembahan kami dan terimalah dengan murah hati. Semoga berkat rahmat-Mu kami menjadi persembahan sempurna bagi-Mu. Demi Kristus,..<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>ANTIFON KOMUNI \u2013 Yohanes 17:24<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Ya Bapa, Aku menghendaki, agar semua orang yang Kauserahkan kepada-Ku, tinggal bersama Aku di tempat Aku berada, supaya mereka memandang kemuliaan yang telah Kauberikan kepada-Ku. Aleluya.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA SESUDAH KOMUNI:&nbsp;<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Marilah berdoa: Allah Bapa maha penyayang, Putra-Mu meminta kami merayakan ibadat ini untuk mengenangkan Dia. Kami telah ikut serta dalam kurban-Nya dan mohon dengan rendah hati,&nbsp; semoga Engkau mengobarkan cinta kasih kami kepada-Mu. Demi Kristus, \u2026.<\/h4>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Resi-Sabtu-16-Mei-2026-oleh-Rm-Hubertus-Aditya-Prabowo-SCJ-dari-komunitas-SCJ-Sacred-Heart-Formation-House-Cagayan-De-Oro-City-Philippines.mp3\">Resi-Sabtu 16 Mei 2026 oleh Rm Hubertus Aditya Prabowo SCJ dari komunitas SCJ Sacred Heart Formation House Cagayan De Oro City \u2013 Philippines<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Sumber <a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/2026\/05\/15\/sabtu-16-mei-2026-hari-biasa-pekan-vi-paskah-novena-roh-kudus-hari-kedua\/\">https:\/\/resi.dehonian.or.id\/2026\/05\/15\/sabtu-16-mei-2026-hari-biasa-pekan-vi-paskah-novena-roh-kudus-hari-kedua\/<\/a><\/p>\n\n\n\n<figure><iframe loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?powerpress_pinw=96931-podcast&amp;powerpress_player=default\" width=\"320\" height=\"50\"><\/iframe><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA NOVENA ROH KUDUS \u2013 HARI II<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em><strong>Persiapan Menyambut Kedatangan Tujuh Karunia Roh Kudus<\/strong><\/em><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pendarasan doa setiap harinya disesuaikan dengan karunia Roh Kudus yang dituju. Berikut bacaan doa Novena Roh Kudus selama sembilan hari yang dikutip dari laman&nbsp;<em>Discerning Hearts<\/em>.<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">&nbsp;<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA NOVENA ROH KUDUS&nbsp; \u2013 Hari Kedua<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Oh Roh Kudus,<br>jadikan aku setia dalam setiap pikiran,<br>dan berikanlah agar aku selalu mendengarkan suaramu,<br>dan jagalah cahaya-Mu,<br>dan ikuti ilham-ilham-Mu yang murah hati.<br>Aku berpegang teguh pada-Mu,<br>dan menyerahkan diriku kepada-Mu,<br>dan memohon kepada-Mu dengan belas kasih-Mu<br>untuk menjagaku dalam kelemahanku.<br>Memegang kaki Yesus yang tertusuk,<br>melihat Lima Luka-Nya,<br>percaya pada Darah-Nya yang Berharga,<br>memuja sisi-Nya yang terbuka dan hati yang terpukul,<br>Aku mohon kepada-Mu Roh yang manis,<br>penolong kelemahanku,<br>untuk menjagaku dalam kasih karunia-Mu,<br>sekarang dan selalu,<br>dan berilah kami bantuan yang kami minta dalam novena ini<br>(Sampaikan permintaan Anda di sini)<br>Datanglah, ya Roh Kudus,<br>memenuhi hati orang-orang beriman-Mu,<br>dan nyalakan di dalamnya api cinta-Mu.<br>Amin.<strong><em>Dilanjutkan dengan Rosario Roh Kudus<\/em><\/strong><\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>ROSARIO ROH KUDUS<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/rosario-roh-kudus.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-17283\"\/><\/figure>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Rosario Roh Kudus disusun pada tahun 1892 oleh seorang biarawan Fransiskan Kapusin di Inggris sebagai sarana bagi umat beriman untuk menghormati Roh Kudus. Doa ini kemudian memperoleh persetujuan apostolik dari Paus Leo XIII pada tahun 1902. Rosario ini dimaksudkan sebagai sarana untuk menghormati Roh Kudus, sama seperti Rosario Bunda Maria di maksudkan para rahib Dominikan untuk menghormati Bunda Maria.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Rosario ini terdiri atas 5 kelompok manik-manik. Tiap kelompok terdiri dari 7 manik. Sebelum dan sesudah tiap kelompok terdapat 2 butir manik besar, sehingga seluruhnya ada 35 butir manik kecil dan 12 butir manik besar. Sebagai tambahan, terdapat 3 manik kecil pada bagian permulaan. Pada ketiga manik kecil ini dibuat tanda salib, lalu di daraskan doa tobat dan himne datanglah Roh Pencipta.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Dalam tiap kelompok manik, diucapkan doa kemuliaan pada ketujuh manik kecil, dan 1 doa Bapa Kami serta 1 Salam Maria pada kedua manik besar. Pada 2 manik besar yang tersisa di bagian akhir, diucapkan Sahadat Para Rasul (Aku percaya \u2026..), doa Bapa Kami dan Salam Maria untuk mendoakan Bapa Suci.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Pada doa ini terdapat 5 misteri: masing-masing misteri direnungkan pada setiap kelompok manik-manik. Angka lima merupakan penghormatan atas lima Luka Suci Yesus yang merupakan sumber rahmat yang dibagikan Roh Kudus untuk seluruh umat manusia.<\/h4>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Secara berurutan, Rosario Roh Kudus di daraskan sebagai berikut<\/strong>:<\/h3>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>I. TANDA SALIB<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>II. DOA TOBAT<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>III. DATANGLAH ROH PENCIPTA<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Datanglah hai Roh Pencipta kunjungilah jiwa kami semua penuhilah dengan rahmat-Mu hati kami ciptaan-Mu. Gelar-Mu ialah penghibur rahmat Allah yang mahaluhur Sumber Hidup, Api Kasih dan Pengurapan Ilahi.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Engkaulah sumber sapta karunia jemari tangan Sang Ilahi. Engkaulah janji sejati Allah Bapa yang mempergandakan bahasa. Terangilah akal budi, curahkan cinta di setiap hati. Segala kelemahan kami semoga Kau lindungi dan Kau kuatkan. Jauhkanlah semua musuh segera, anugrahkanlah kedamaian jiwa, dengan Engkau sebagai penuntun kami kejahatan tak\u2019kan mempengaruhi. Perkenalkanlah kami kepada Bapa ajarilah agar mengakui Putra serta Engkau, Roh dari Keduanya yang kami imani dan puji selamanya. Segala kemuliaan bagi Allah Bapa dan bagi Sang Putra yang telah bangkit dari mati serta bagi-Mu Roh Kudus pula sepanjang segala abad.&nbsp; Amin<\/h4>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>IV. MISTERI PERTAMA:<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong><em>\u201cDari Roh Kuduslah Yesus dikandung Perawan Maria.\u201d<\/em><\/strong>&nbsp;(Renungan Luk1:35 ) Ujud khusus:<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Dengan tekun, mintalah bantuan dari Roh Ilahi serta perantaraan Bunda maria untuk mengikuti kebajikan-kebajikan Yesus Kristus, contohlah segala kebajikan-Nya, sehingga kita dapat menjadi serupa dengan citra Putra Allah.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Renungan dan doa pribadi \u2026<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Bapa Kami \u2026<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Salam Maria \u2026<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Kemuliaan \u2026 (7x)<\/h4>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>V. MISTERI KEDUA:<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong><em>\u201cRoh Allah turun atas Yesus.\u201d<\/em>&nbsp;<\/strong>(Renungan Mat3:16 ) Ujud khusus:<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Peliharalah dengan penuh kesungguhan anugrah yang tak ternilai, rahmat pengudusan yang dicurahkan dan ditanamkan dalam jiwa kita oleh Roh Kudus pada saat pembabtisan. Peganglah dengan teguh janji baptis yang telah kita ucapkan: tingkatkan iman, harapan dan cinta kasih melalui tindakan nyata, serta hiduplah sebagai anak-anak Allah dan anggota Gereja Allah yang sejati agar kelak kita dapat memperoleh warisan surgawi.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Renungan dan doa pribadi \u2026<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Bapa Kami \u2026<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Salam Maria \u2026<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Kemuliaan \u2026 (7x)<\/h4>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>VI. MISTERI KETIGA:<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong><em>\u201cOleh Roh Kudus, Yesus dibimbing menuju padang gurun untuk dicobai.\u201d<\/em><\/strong>&nbsp;(Renungan Luk4:1-2) Ujud khusus:<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Bersyukurlah selalu atas ketujuh karunia Roh Kudus yang dicurahkan pada kita saat menerima Sakramen Penguatan: Roh kebijaksanaan, pengertian, nasihat, keperkasaan, pengenalan akan Allah, kesalehan, dan rasa takut akan Allah. Serahkan diri kita dengan setia kepada bimbingan Ilahi-Nya, sehingga di atas segala godaan dan pencobaan hidup kita berlaku secara perkasa sebagai seorang Kristen sejati dan prajurit Kristus yang berani.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Renungan dan doa pribadi \u2026<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Bapa Kami \u2026<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Salam Maria \u2026<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Kemuliaan \u2026 (7x)<\/h4>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>VII. MISTERI KEEMPAT:<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong><em>\u201cPeranan Roh Kudus dalam Gereja.\u201d&nbsp;<\/em><\/strong>(Renungan Kis2:2 Kis2:4 Kis2:11 ) Ujud khusus:<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Bersyukurlah kepada Tuhan karena Ia menjadikan kita sebagai anggota Gereja-Nya yang selalu dijiwai dan diarahkan oleh Roh Kudus, Roh yang diturunkan ke dunia untuk tugas itu pada hari Pentekosta. Dengarlah dan patuhilah Takhta Suci, wakil Roh Kudus yang tidak dapat salah, serta Gereja, pilar dan dasar kebenaran. Junjunglah ajaran-ajarannya dan belalah hak-haknya.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Renungan dan doa pribadi \u2026<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Bapa Kami \u2026<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Salam Maria \u2026<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Kemuliaan \u2026 (7x<\/h4>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>VIII. MISTERI KELIMA:<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong><em>\u201cRoh Kudus dalam jiwa-jiwa orang beriman.\u201d&nbsp;<\/em><\/strong>(Renungan 1Kor6:19 1Tes5:19 Ef4:30 ) Ujud khusus:<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Sadarilah keberadaan Roh Kudus dalam diri kita, peliharalah dengan seksama kemurnian tubuh dan jiwa, ikutilah dengan setia bimbingan Ilahi-Nya, sehingga kita dapat menghasilkan buah-buah Roh: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan hati, kebaikan, kesetiaan, kelemah lembutan, iman, kerendahan hati, penguasaan diri, dan kemurnian.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Renungan dan doa pribadi \u2026 Bapa Kami \u2026<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Salam Maria \u2026 Kemuliaan \u2026 (7x) Aku Percaya \u2026 Bapa Kami \u2026<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Salam Maria \u2026<\/h4>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Doa-Novena-Roh-Kudus.pdf\">Doa-Novena-Roh-Kudus<\/a><\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/ROSARIO-ROH-KUDUS.pdf\">ROSARIO-ROH-KUDUS<\/a><\/p>\n<div class=\"powerpress_player\" id=\"powerpress_player_470\"><audio class=\"wp-audio-shortcode\" id=\"audio-96931-1\" preload=\"none\" style=\"width: 100%;\" controls=\"controls\"><source type=\"audio\/mpeg\" src=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Resi-Sabtu-16-Mei-2026-oleh-Rm-Hubertus-Aditya-Prabowo-SCJ-dari-komunitas-SCJ-Sacred-Heart-Formation-House-Cagayan-De-Oro-City-Philippines.mp3?_=1\" \/><a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Resi-Sabtu-16-Mei-2026-oleh-Rm-Hubertus-Aditya-Prabowo-SCJ-dari-komunitas-SCJ-Sacred-Heart-Formation-House-Cagayan-De-Oro-City-Philippines.mp3\">https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Resi-Sabtu-16-Mei-2026-oleh-Rm-Hubertus-Aditya-Prabowo-SCJ-dari-komunitas-SCJ-Sacred-Heart-Formation-House-Cagayan-De-Oro-City-Philippines.mp3<\/a><\/audio><\/div><p class=\"powerpress_links powerpress_links_mp3\" style=\"margin-bottom: 1px !important;\">Podcast: <a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Resi-Sabtu-16-Mei-2026-oleh-Rm-Hubertus-Aditya-Prabowo-SCJ-dari-komunitas-SCJ-Sacred-Heart-Formation-House-Cagayan-De-Oro-City-Philippines.mp3\" class=\"powerpress_link_pinw\" target=\"_blank\" title=\"Play in new window\" onclick=\"return powerpress_pinw('https:\/\/katolikindonesia.org\/?powerpress_pinw=96931-podcast');\" rel=\"nofollow\">Play in new window<\/a> | <a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Resi-Sabtu-16-Mei-2026-oleh-Rm-Hubertus-Aditya-Prabowo-SCJ-dari-komunitas-SCJ-Sacred-Heart-Formation-House-Cagayan-De-Oro-City-Philippines.mp3\" class=\"powerpress_link_d\" title=\"Download\" rel=\"nofollow\" download=\"Resi-Sabtu-16-Mei-2026-oleh-Rm-Hubertus-Aditya-Prabowo-SCJ-dari-komunitas-SCJ-Sacred-Heart-Formation-House-Cagayan-De-Oro-City-Philippines.mp3\">Download<\/a><\/p><!--powerpress_player-->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ANTIFON PEMBUKA \u2013 I Petrus 2:9 Hai umat milik Tuhan, wartakanlah kebijaksanaan Tuhan, yang telah memanggil kalian dari kegelapan masuk ke dalam cahaya-Nya yang menakjubkan. Aleluya. PENGANTAR:&nbsp;&nbsp; Yesus menyatakan bahwa segala sesuatu yang kita&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":90462,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"audio","meta":{"footnotes":""},"categories":[18,1,20],"tags":[],"class_list":["post-96931","post","type-post","status-publish","format-audio","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan-audio","category-bacaan-harian","category-renungan-text","post_format-post-format-audio"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/app-2026.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/96931","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=96931"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/96931\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":96933,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/96931\/revisions\/96933"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/90462"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=96931"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=96931"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=96931"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}