{"id":96837,"date":"2026-05-14T10:40:52","date_gmt":"2026-05-14T03:40:52","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=96837"},"modified":"2026-05-14T10:40:52","modified_gmt":"2026-05-14T03:40:52","slug":"kamis-14-mei-2026-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=96837","title":{"rendered":"Kamis, 14 Mei 2026"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nKamis 14 Mei 2026<br \/>\nHari Raya Kenaikan Tuhan<br \/>\nMatius 28:19-20 (Mat 28:16-20)<br \/>\n\u201dPergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.&#8221;<\/p>\n<p>Makna Kenaikan Yesus Ke Surga<\/p>\n<p>Hari ini, 40 hari sesudah kebangkitanNya, Yesus naik ke surga. Ia duduk di sebelah kanan Allah Bapa di surga dan dari sana Ia mengutus Roh KudusNya untuk menyertai kita selamanya.<br \/>\nDengan indah dikatakan Paulus dalam Filipi 2:9-11, \u201cItulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: &#8220;Yesus Kristus adalah Tuhan,&#8221; bagi kemuliaan Allah, Bapa!<\/p>\n<p>Berita kenaikan Yesus ke surga menjadi warta sukacita bagi kita. Yesus Tuhan kita kini bertahta dalam surga, menjadi pelindung dan pembela kita di hadapan Allah, namun tetap tinggal bersama kita, menjadi teman dan sahabat seperjalanan kita di dunia bersama Roh Kudus sumber kekuatan ilahi dan penghibur kita.<\/p>\n<p>Melalui Kenaikan Yesus ke surga, 2 realitas yang terpisah oleh ruang dan waktu, yakni surga dan bumi, yang ilahi dan insani menjadi satu. Sebagai ciptaan yang insani martabat kita diangkat dan ditinggikan menjadi semartabat dengan Yesus sebagai putra-putri Allah.<br \/>\nTak ada lagi yang rendah dan hina di mata Tuhan, karena kita sudah ditinggikan Yesus.<br \/>\nTujuan hidup kita menjadi nyata, yakni menuju Rumah Bapa di surga dan tinggal bersamaNya selamnyq.<br \/>\nTugas perutusan kita di dunia menjadi jelas yakni melaksanakan perintah cintakasih Yesus melalui jalan salib, jalan pengorbanan dan pemberian diri. Inilah jalan kebenaran dan hidup kita.<\/p>\n<p>Sambil menengadah ke langit menyampaikan syukur pujian, mari dengan penuh semangat kita melanjutkan perjalanan iman kita, menjalankan tugas perutusan kita, menjadikan segala bangsa murid Kristus.<\/p>\n<p>Selamat Hari Raya Kenaikan Tuhan Yesus Kristus. Haleluya, Puji Tuhan.&#x2764;&#xfe0f;<br \/>\nPs Revi Tanod Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 14 Mei 2026<br \/>\nKamis Paskah VI<br \/>\nWarna Liturgi: Putih<br \/>\nBait Pengantar Injil: Mat 28:19a.20b<br \/>\nBacaan Injil: Mat 28:16-20<br \/>\n***********<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nMat 28:19a.20b<br \/>\nPergilah, dan ajarlah semua bangsa, sabda Tuhan.<br \/>\nAku menyertai kamu sampai akhir zaman.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nMat 28:16-20<br \/>\nKepada-Ku telah diberikan segala kuasa di surga dan di bumi.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Matius:<\/p>\n<p>Sesudah Yesus bangkit dari antara orang mati,<br \/>\nkesebelas murid berangkat ke Galilea,<br \/>\nke bukit yang telah ditunjukkan Yesus kepada mereka.<br \/>\nKetika melihat Dia, mereka menyembah-Nya,<br \/>\ntetapi beberapa orang ragu-ragu.<\/p>\n<p>Yesus mendekati mereka dan berkata,<br \/>\n&#8220;Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di surga dan di bumi.<br \/>\nKarena itu pergilah,<br \/>\njadikanlah semua bangsa murid-Ku,<br \/>\ndan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,<br \/>\ndan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu<br \/>\nyang telah Kuperintahkan kepadamu.<br \/>\nDan ketahuilah,<br \/>\nAku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.&#8221;<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<br \/>\n************<\/p>\n<p>  \u210d <\/p>\n<p>Semua Injil, kecuali Injil Yohanes, ditutup dengan peristiwa Kenaikan Yesus. Memang Kitab Suci tidak fokus pada penggambaran detil peristiwa itu tetapi pada pesan terakhir Yesus kepada para murid-Nya. Kenaikan Yesus secara fisik hanya dikisahkan oleh Lukas. Lukas juga yang menulis Kisah Para Rasul yang kita baca dalam Bacaan Pertama. Akhir Injil Markus juga mencantumkan peristiwa kenaikan Yesus. Ada kemiripan dan perbedaan detil kisah kenaikan Yesus yang terdapat dalam Injil Lukas dan Kisah Para Rasul di satu pihak, dan dalam Injil Matius dan Markus di lain pihak. Para penulis Injil, nampaknya tidak bertujuan untuk menunjukkan detail-detail sejarah; perhatian mereka adalah perintah Yesus untuk mewartakan kabar baik.<\/p>\n<p>Perintah itu disampaikan atas cara berbeda-beda dalam Kisah Para Rasul dan Injil:<\/p>\n<p>\u201cTetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi,\u201d (Kis 1: 8).<\/p>\n<p>\u201cKarena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman,\u201d (Mat 28: 19 \u2013 20).<\/p>\n<p>&#8220;Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum,\u201d (Mrk 16: 15).<\/p>\n<p>Sabda Yesus yang terakhir kalinya kepada para murid dicatat atas cara berbeda-beda, tetapi semuanya berbicara tentang (a) Yesus memberi para murid-Nya suatu misi, tugas yang harus dilaksanakan hingga Ia datang kembali dalam kemuliaan, dan (b) Ia menjanjikan kepada mereka bantuan ilahi dalam melaksanakan misi tersebut. Ia akan menyertai kita sampai akhir jaman.<\/p>\n<p>Misi itu adalah menjadi saksi Kabar Baik Yesus sampai di ujung bumi, pergi kepada segala bangsa dan mewartakan kabar baik kepada segala makhluk. Cakupan misi itu jelas: kabar baik itu harus disampaikan kepada semua manusia apapun bangsa dan budayanya.<\/p>\n<p>Sebagai permenungan bagi kita, mari kita bertanya: apakah kehadiranku di mana saja membawa kabar baik Tuhan? Ingatlah sabda Tuhan ini: \u201cHendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga,\u201d (Mat 5:16).<\/p>\n<p>Selamat Hari Raya Kenaikan Tuhan! \u24bf\u24c1\u24ca! &#x2764;&#xfe0f;<br \/>\n&#x2764;&#xfe0f;\ufe0e.<\/p>\n<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"c6aEcea9LD\"><p><a href=\"https:\/\/sacerdos2000.com\/pergilah-jadikan-semua-bangsa-murid-ku\/\">Pergilah, Jadikan Semua Bangsa Murid-Ku<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><iframe loading=\"lazy\" class=\"wp-embedded-content\" sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" style=\"position: absolute; visibility: hidden;\" title=\"&#8220;Pergilah, Jadikan Semua Bangsa Murid-Ku&#8221; &#8212; Sacerdos2000\" src=\"https:\/\/sacerdos2000.com\/pergilah-jadikan-semua-bangsa-murid-ku\/embed\/#?secret=HIs0NANPfA#?secret=c6aEcea9LD\" data-secret=\"c6aEcea9LD\" width=\"500\" height=\"282\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\"><\/iframe><\/p>\n<p>RP Joni Astanto MSC<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Kamis 14 Mei 2026 Hari Raya Kenaikan Tuhan Matius 28:19-20 (Mat 28:16-20) \u201dPergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":90462,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-96837","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/app-2026.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/96837","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=96837"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/96837\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":96838,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/96837\/revisions\/96838"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/90462"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=96837"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=96837"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=96837"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}