{"id":96043,"date":"2026-04-29T18:01:40","date_gmt":"2026-04-29T11:01:40","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=96043"},"modified":"2026-04-29T18:01:40","modified_gmt":"2026-04-29T11:01:40","slug":"rabu-29-april-2026-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=96043","title":{"rendered":"Rabu, 29 April 2026"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nRabu 29 April 2026<br \/>\nYohanes 12:46 (Yoh 12:44-50)<br \/>\n\u201dAku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan.\u201d<\/p>\n<p>Yesus Menerangi Jalan Hidup Kita<\/p>\n<p>Tinggal dalam kegelapan sama artinya tinggal dalam ketersiksaan karena tidak dapat melihat apapun. Orang hidup dalam ketakutan dan kecemasan, tak tahu arah melangkah dan putus asa.<br \/>\nItulah derita yang tak tertahankan ketika orang tak mampu melihat apapun yang memberi harapan, damai dan sukacita.<\/p>\n<p>Yesus tidak ingin kita tinggal dalam kegelapan. Maka Ia datang sebagai terang dunia. Yesus membebaskan kita dari kegelapan dosa yang menbuat orang tak mampu melihat tuntunan dan jalan yang ditunjuk Allah untuk bahagia.<br \/>\nYesus menganugerahkan kita terang Roh KudusNya itulah terang iman untuk dapat melihat kemuliaan surga yang memberi damai dan sukacita karena kita mampu melihat Allah hadir bahkan di saat yang paling gelap dan suram dalam hidup kita.<\/p>\n<p>Melihat dengan mata iman membuat kita dapat melihat suka di balik duka, melihat harapan baru di saat jalan buntu dan kehilangan arah.<br \/>\nTerang Kristus membawa pengertian baru atas hidup yang penuh makna karena kita mampu melihat tangan Tuhan yang selalu ada dan siap menolong di setiap langkah hidup kita.<br \/>\nOleh terang Roh KudusNya kita dituntun di setiap lorong kehidupan agar berjalan sesuai tuntunan Tuhan.<\/p>\n<p>\u201dYa Yesus, jadilah terang hidupku. Terangilah hati, akal budi dan pikiranku, untuk selalu dapat melihat dan mengenal hadirMu di setiap langkah hidupku. Amin.\u201d<\/p>\n<p>Selamat menikmati terangnya sinar mentari pagi, seterang kasih Yesus yang setia menemani kita.&#x1f64f;&#x2764;&#xfe0f;&#x1f607;<br \/>\nPs Revi Tanod Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 29 Apr 2026<br \/>\nRabu Paskah IV<br \/>\nPW S. Katarina dari Siena, Perawan dan Pujangga Gereja<br \/>\nWarna Liturgi: Putih<br \/>\nBait Pengantar Injil: Yoh 8:12b<br \/>\nBacaan Injil: Yoh 12:44-50<br \/>\n************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nYoh 8:12b<br \/>\nAkulah terang dunia, sabda Tuhan,<br \/>\nbarangsiapa mengikut Aku, ia akan mempunyai terang hidup.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nYoh 12:44-50<br \/>\nAku telah datang ke dunia sebagai terang.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Yohanes:<\/p>\n<p>Sekali peristiwa,<br \/>\nYesus berseru di hadapan orang-orang Farisi<br \/>\nyang percaya kepada-Nya,<br \/>\n&#8220;Barangsiapa percaya kepada-Ku,<br \/>\nia percaya bukan kepada-Ku,<br \/>\ntetapi kepada Dia yang telah mengutus Aku;<br \/>\ndan barangsiapa melihat Aku,<br \/>\nia melihat Dia yang telah mengutus Aku.<\/p>\n<p>Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang,<br \/>\nsupaya setiap orang yang percaya kepada-Ku,<br \/>\njangan tinggal di dalam kegelapan.<br \/>\nDan jikalau seorang mendengar perkataan-Ku,<br \/>\ntetapi tidak melakukannya,<br \/>\nbukan Aku yang menjadi hakimnya,<br \/>\nsebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia,<br \/>\nmelainkan untuk menyelamatkannya.<\/p>\n<p>Barangsiapa menolak Aku,<br \/>\ndan tidak menerima perkataan-Ku,<br \/>\nia sudah ada hakimnya,<br \/>\nyaitu firman yang telah Kukatakan;<br \/>\nitulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman.<br \/>\nSebab bukan dari diri-Ku sendiri Aku berkata-kata,<br \/>\ntetapi Bapa, yang mengutus Aku,<br \/>\nDialah yang memerintahkan Aku,<br \/>\nuntuk mengatakan apa yang harus Aku katakan dan Aku sampaikan.<br \/>\nDan Aku tahu,<br \/>\nbahwa perintah-Nya itu adalah hidup yang kekal.<br \/>\nJadi apa yang Aku katakan,<br \/>\nAku menyampaikannya<br \/>\nsebagaimana yang difirmankan oleh Bapa kepada-Ku.&#8221;<\/p>\n<p>Demikianlah Sabda Tuhan..<br \/>\n***********<\/p>\n<p>BUKTIKANLAH DIRIMU SEBAGAI ANAK TERANG<\/p>\n<p>Kabar baik dari Tuhan bagimu pagi ini:\u201cYesus adalah terang Bapa. Dia adalah terang surgawi. Maka bersyukurlah kita karena berkat baptisan dan iman kita dilayakkan untuk menerima terang surgawi itu sehingga jalan kita pun aman sampai ke rumah Bapa di surga.\u201d<\/p>\n<p>Firman peneguh: \u201cAku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan.\u201d ( ayat 46 )<\/p>\n<p>Pesan dan pertanyaan refleksif bagi kita:<\/p>\n<p>1) Sejauh manakah iman akan Yesus telah mengusir kegelapan dosa di dalam diri dan hidupmu sampai saat ini?<\/p>\n<p>2) Anda telah menerima terang surga, terang Bapa dalam diri Yesus maka tugasmu adalah meneruskan terang itu kepada dunia sekitarmu;<\/p>\n<p>3) Terangmu adalah kata dan perbuatanmu maka biarlah cahaya kebaikanmu tetap bernyala sehingga menjadi contoh dan teladan bagi banyak orang yang melihat dan hidup bersamamu;<\/p>\n<p>Akhirnya bila hidup masih terberi kepadamu maka buktikanlah bahwa iman akan Yesus telah membuatmu terlihat seperti Yesus di mata orang-orang di sekitarmu.<\/p>\n<p>Selamat beraktivitas untuk para sahabat.<\/p>\n<p>Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.<br \/>\n( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong &#8211; Duc in Altum )<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Rabu 29 April 2026 Yohanes 12:46 (Yoh 12:44-50) \u201dAku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan.\u201d Yesus Menerangi Jalan Hidup Kita&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":90462,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-96043","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/app-2026.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/96043","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=96043"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/96043\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":96044,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/96043\/revisions\/96044"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/90462"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=96043"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=96043"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=96043"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}