{"id":95261,"date":"2026-04-11T10:30:16","date_gmt":"2026-04-11T03:30:16","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=95261"},"modified":"2026-04-11T10:30:16","modified_gmt":"2026-04-11T03:30:16","slug":"sabtu-11-april-2026-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=95261","title":{"rendered":"Sabtu, 11 April 2026"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nSabtu 11 April 2026<br \/>\nHari Sabtu Dalam Oktaf Paskah<br \/>\nMarkus 16:15 (Mrk 16:9-15)<br \/>\nLalu Ia berkata kepada mereka: &#8220;Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk&#8230;\u201d<\/p>\n<p>Diutus Untuk Mewartakan Injil<\/p>\n<p>Mengakhiri kisah penampakanNya di antara para murid, sebelum Ia kembali ke surga, Yesus memberi perintah kepada para Rasul untuk memberitakan Injil kepada segala bangsa.<br \/>\nMulanya, para Rasul mewartakan Injil sesuai langkah kaki membawa mereka. Sejauh mereka bisa berlayar ke pelosok yang terjangkau dan sebatas usia yang Tuhan berikan kepada mereka.<br \/>\nDi akhir era para Rasul, tahun 80an, Injil sudah diwartakan sampai ke Afrika, India (Asia), Eropa (Roma &#8211; Italia), dan Zaragosa (Spanyol).<\/p>\n<p>Di era penjelajahan dunia, yakni di era Christopher Columbus (1492), dari Spanyol sampailah Injil ke Amerika, dan dari Portugis sampailah Injil ke Indonesia melalui St Fransiskus Xaverius (1546)<br \/>\nDi era pesawat terbang, Injil sudah tersebar ke seluruh dunia.<br \/>\nMemasuki era digital saat ini, internet telah membawa Injil sampai ke setiap pribadi manusia di manapun ia berada, dan bisa diakses di mana saja, kapan saja.<\/p>\n<p>Sesungguhnya semua ini terjadi oleh kuasa Allah. Kata Paulus, \u201cInjil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya,\u201d (Rom 1:16).<br \/>\nMaka mari kitapun menjadi pewarta Injil zaman now melalui kesaksian hidup kita di era digital ini.<br \/>\nDimulai dari keluarga kita dan lingkungan sekitarnya, serta tempat di mana kita hidup dan berkarya. Seperti Rasul Paulus, katakanlah kepada diri sendiri, \u201cCelakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil\u201d (1 Kor 9:16).<br \/>\nZaman bisa berbeda namun semangat mewartakan kiranya tetap sama. Biarlah cinta Allah kepada manusia dalam diri Yesus dialami semua umat manusia. Dan biarlah cinta kita kepada Allah Tritunggal Mahakudus kita tunjukkan kepada dunia melalui kesaksian hidup dan pewartaan kita atas cara kita masing-masing.<br \/>\nOleh tuntunan Roh Kudus kiranya semua orang dapat bersatu dengan Yesus, mengalami cintaNya dan menjadi saksi kebaikan Tuhan.<\/p>\n<p>Selamat bersaksi, Yesus hidup! Ia hidup di hatiku dan hatimu, dinhati kita semua.&#x2764;&#xfe0f;<br \/>\nPs Revi Tanod Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 11 Apr 2026<br \/>\nSabtu Oktaf Paskah<br \/>\n(Ditiadakan) PW S. Stanislaus, Uskup dan Martir<br \/>\nWarna Liturgi: Putih<br \/>\nBacaan I: Kis 4:13-21<br \/>\nBait Pengantar Injil: Mzm 118:24<br \/>\nBacaan Injil: Mrk 16:9-15<br \/>\n***********<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nMzm 118:24<br \/>\nInilah hari yang dijadikan Tuhan,<br \/>\nmarilah kita bersorak-sorai dan bersukacita karenanya.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nMrk 16:9-15<br \/>\nPergilah ke seluruh dunia,<br \/>\nberitakanlah Injil kepada segala makhluk.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Markus:<\/p>\n<p>Setelah Yesus bangkit dari antara orang mati,<br \/>\npagi-pagi pada hari pertama minggu itu,<br \/>\nIa mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena.<br \/>\nDaripadanya Yesus pernah mengusir tujuh setan.<br \/>\nLalu perempuan itu pergi memberitahukannya<br \/>\nkepada mereka yang selalu mengiringi Yesus,<br \/>\ndan yang pada waktu itu sedang berkabung dan menangis.<br \/>\nTetapi ketika mereka mendengar bahwa Yesus hidup<br \/>\ndan telah dilihat olehnya,<br \/>\nmereka tidak percaya.<br \/>\nSesudah itu Yesus menampakkan diri dalam rupa yang lain<br \/>\nkepada dua orang dari para murid,<br \/>\nketika keduanya dalam perjalanan ke luar kota.<br \/>\nKetika mereka kembali<br \/>\ndan memberitahukannya kepada teman-teman yang lain,<br \/>\nkepada mereka pun teman-teman itu tidak percaya.<\/p>\n<p>Akhirnya Yesus menampakkan diri kepada kesebelas orang itu<br \/>\nketika mereka sedang makan.<br \/>\nYesus mencela ketidak-percayaan dan kedegilan hati mereka,<br \/>\noleh karena mereka tidak percaya kepada orang-orang<br \/>\nyang telah melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya.<\/p>\n<p>Lalu Yesus berkata kepada mereka,<br \/>\n&#8220;Pergilah ke seluruh dunia,<br \/>\nberitakanlah Injil kepada segala makhluk!&#8221;<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<br \/>\n***********<\/p>\n<p>  \u210d <\/p>\n<p>Perintah itu diberikan ketika Yesus menampakkan diri kepada para rasul. Kita dipanggil untuk mewartakan Injil kepada siapapun dan di manapun juga.<\/p>\n<p>Kehidupan sehari-hari kadang membuat tugas itu sulit. Bagaimana saya dapat mewartakan Injil, ketika saya harus duduk bekerja 8 jam sehari? Atau sepanjang waktu mengasuh anak-anak di rumah? Atau harus belajar di sekolah? Bagaimana saya dapat mewartakan Injil ketika saya harus merawat pasien? Waktu kita seringkali \u201chabis\u201d untuk macam-macam hal, baik di rumah, di tempat kerja, di sekolah&#8230;. jadi tantangannya adalah mewartakan Kabar Baik Keselamatan itu dalam kehidupan sehari-hari.<\/p>\n<p>St. Fransiskus Asisi pernah berkata: \u201cWartakanlah Injil setiap waktu. Ketika perlu, gunakan kata-kata.\u201d<\/p>\n<p>Lalu bagaimana kita dapat mewartakan Injil tanpa kata-kata? St. Paulus dalam suratnya kepada umat di Korintus berkata: \u201cAda rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh. Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan. Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah satu yang mengerjakan semuanya dalam semua orang. Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama,\u201d (1 Kor 12: 4 -7). Cara kita menggunakan karunia yang diberikan oleh Allah harus membantu orang lain untuk mengenali bahwa ada \u201csesuatu\u201d yang berbeda, bahwa Allah berkarya melalui diri kita. Itu juga mengundang mereka untuk menghidupi hidup dan karunia mereka untuk kepentingan bersama.<\/p>\n<p>Atas cara demikian, Tuhan hadir di mana-mana dan dalam apapun yang kita lakukan \u2013 hidup kita menjadi komitmen penuh bagi Kristus, dalam kata-kata dan tindakan. Maka, pergilah ke seluruh penjuru kehidupan, wartakanlah Injil.<\/p>\n<p>Bagaimana kehadiran saya di manapun menjadi kabar gembira Kritus bagi sesama?<\/p>\n<p>Tuhan Yesus Kristus, tambahkanlah iman dan pengharapanku dalam kuasa kebangkitan-Mu. Dan berilah aku sukacita dan keberanian untuk menjadi saksi-Mu kepada sesama dan dengan berani mewartakan apa yang telah Engkau lakukan untuk menyelamatkan kami dari dosa dan maut.<\/p>\n<p>Selamat berakhir pekan. Wartakanlah Injil. \u24bf\u24c1\u24ca! &#x2764;&#xfe0f;<br \/>\n&#x2764;\ufe0e.<\/p>\n<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"wuQijZ16lI\"><p><a href=\"https:\/\/sacerdos2000.com\/wartakan-injil-setiap-waktu\/\">Wartakan Injil Setiap Waktu<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><iframe loading=\"lazy\" class=\"wp-embedded-content\" sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" style=\"position: absolute; visibility: hidden;\" title=\"&#8220;Wartakan Injil Setiap Waktu&#8221; &#8212; Sacerdos2000\" src=\"https:\/\/sacerdos2000.com\/wartakan-injil-setiap-waktu\/embed\/#?secret=HKp8z2fj5t#?secret=wuQijZ16lI\" data-secret=\"wuQijZ16lI\" width=\"500\" height=\"282\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\"><\/iframe><\/p>\n<p>RP Joni Astanto MSC<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Sabtu 11 April 2026 Hari Sabtu Dalam Oktaf Paskah Markus 16:15 (Mrk 16:9-15) Lalu Ia berkata kepada mereka: &#8220;Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk&#8230;\u201d Diutus Untuk Mewartakan Injil Mengakhiri&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":90462,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-95261","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/app-2026.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/95261","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=95261"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/95261\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":95262,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/95261\/revisions\/95262"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/90462"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=95261"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=95261"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=95261"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}