{"id":95024,"date":"2026-04-06T09:40:59","date_gmt":"2026-04-06T02:40:59","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=95024"},"modified":"2026-04-06T09:40:59","modified_gmt":"2026-04-06T02:40:59","slug":"senin-06-april-2026-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=95024","title":{"rendered":"Senin, 06 April 2026"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nSenin 06 April 2026<br \/>\nSenin Dalam Oktaf Paskah<br \/>\nMatius 28:9-10 (Mat 28:8-15)<br \/>\nTiba-tiba Yesus berjumpa dengan mereka dan berkata: &#8220;Salam bagimu.&#8221; Mereka mendekati-Nya dan memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya. Maka kata Yesus kepada mereka: &#8220;Jangan takut. Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku.&#8221;<\/p>\n<p>Yesus Hadir Lagi Dalam Keseharian Kita<\/p>\n<p>Para murid Yesus adalah nelayan dari Galilea. Mereka telah mengikuti Yesus sampai ke Yerusalem, di mana Yesus mengalami sengsara, wafat dan dimakamkan. Kini Yesus telah bangkit dan meminta murid-muridNya kembali ke Galilea untuk berjumpa denganNya dalam keseharian mereka sebagai nelayan.<br \/>\nYesus hadir lagi dalam keseharian mereka, menemani mereka menangkap ikan, namun dengan kesadaran baru karena Yesus kini hadir sebagai Yesus mulia, Yesus yang bangkit dan tetap berada bersama mereka.<br \/>\nKini mereka mengerti apa maksud Yesus memanggil mereka untuk menjadi penjala manusia. Pesan yang sebelumnya mereka tidak mengerti. Mereka akan pergi ke segala penjuru dunia untuk mewartakan Kristus yang bangkit, Dia-lah Tuhan kita yang Mahatinggi namun tetap Imanuel, menyertai kita dalam keseharian kita.<\/p>\n<p>Di danau Galilea mereka mengenang kembali saat di mana Yesus menghardik angin dan badai dan menenangkannya sambil berkata, \u201cJangan takut Aku ada bersamamu.\u201d<br \/>\nKini ungkapan \u2018jangan takut\u2019 menjadi berita Paskah, agar kita yakin dan percaya, Yesus bangkit untuk menemani kita berjalan bersama Yesus menyusuri lorong kehidupan dalam keseharian hidup dan karya kita.<br \/>\nSemoga Paskah Kristus yang kita rayakan ini memberi semangat baru untuk menjalani tugas dan pelayanan kita dalam terang Paskah Kristus: yakni kesempatan baru untuk hidup melayani Tuhan, hidup untuk menjadi saksi kebangkitan Kristus, hidup untuk menjadi berkat Tuhan bagi sesama.<br \/>\nTugas dan karya kita tetap sama, namun semangatnya harus selalu baru, seperti sinar mentari pagi, sinar cahaya Paskah, selalu baru setiap hari.<\/p>\n<p>Selamat merayakan Paskah hari ke dua. Sukacita baru dalam terang Paskah Kristus.&#x2764;&#xfe0f;<br \/>\nPs Revi Tanod Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 06 Apr 2026<br \/>\nSenin Oktaf Paskah<br \/>\nWarna Liturgi: Putih<br \/>\nBait Pengantar Injil: Mzm 118:24<br \/>\nBacaan Injil: Mat 28:8-15<br \/>\n***********<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nMzm 118:24<br \/>\nInilah hari yang dijadikan Tuhan,<br \/>\nmarilah kita bersorak-sorak dan bersukacita karenanya.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nMat 28:8-15<br \/>\nKatakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea,<br \/>\ndan di sanalah mereka akan melihat Aku.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Matius:<\/p>\n<p>Pada waktu itu<br \/>\nperempuan-perempuan pergi dari kubur,<br \/>\ndiliputi rasa takut dan sukacita yang besar.<br \/>\nMereka berlari cepat-cepat<br \/>\nuntuk memberitahukan kepada para murid<br \/>\nbahwa Yesus telah bangkit.<\/p>\n<p>Tiba-tiba Yesus menjumpai mereka dan berkata,<br \/>\n&#8220;Salam bagimu.&#8221;<br \/>\nMereka mendekati-Nya, memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya.<br \/>\nMaka kata Yesus kepada mereka, &#8220;Jangan takut!<br \/>\nPergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku,<br \/>\nsupaya mereka pergi ke Galilea,<br \/>\ndan di sanalah mereka akan melihat Aku.&#8221;<\/p>\n<p>Ketika mereka masih di tengah jalan,<br \/>\ndatanglah beberapa orang dari penjaga makam Yesus ke kota<br \/>\ndan memberitahukan segala yang terjadi itu<br \/>\nkepada imam-imam kepala.<br \/>\nDan sesudah berunding dengan tua-tua,<br \/>\nmereka mengambil keputusan,<br \/>\nlalu memberikan sejumlah besar uang kepada serdadu-serdadu itu<br \/>\ndan berkata,<br \/>\n&#8220;Kamu harus mengatakan,<br \/>\nbahwa murid-murid Yesus datang malam-malam<br \/>\ndan mencuri jenazah-Nya ketika kamu sedang tidur.<br \/>\nDan apabila hal ini kedengaran oleh wali negeri,<br \/>\nkami akan berbicara dengan dia,<br \/>\nsehingga kamu tidak beroleh kesulitan apa-apa.&#8221;<\/p>\n<p>Mereka menerima uang itu<br \/>\ndan berbuat seperti yang dipesankan kepada mereka.<br \/>\nDan ceritera ini tersiar di antara orang Yahudi<br \/>\nsampai sekarang ini.<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<br \/>\n***********<br \/>\n  \u210d <\/p>\n<p>Sesudah Guru mereka wafat, para rasul tercerai berai, iman mereka terguncang, segalanya seakan telah berakhir, kepastian mereka tumbang, dan harapan mereka telah mati. Dalam situasi itu Yesus mengatakan agar mereka kembali ke Galilea. Dua kali dikatakan \u201cpergi ke Galilea\u201d. Yang pertama dikatakan oleh malaikat yang menampakkan diri kepada para perempuan yang pergi ke kubur, dan yang kedua dikatakan oleh Yesus sendiri. Ada apa dengan Galilea?<\/p>\n<p>Galiea adalah tempat pertama para murid dipanggil, ketika segalanya dimulai. Kembali ke Galilea berarti kembali kepada \u201ccinta pertama\u201d mereka. Di sana Yesus berjalan di pantai Danau Genersaret ketika para nelayan sedang menebarkan jala dan memanggil mereka meninggalkan segalanya dan mengikuti Dia (Mat 4: 18 \u2013 22).<\/p>\n<p>Kembali ke Galilea berarti tanpa takut membaca kembali segalanya atas dasar salib dan kemenangan-Nya. Membaca kembali \u2013 kotbah-kotbah Yesus, mukjizat-mukjizat-Nya, komunitas baru, kegembiraan dan kekecewaan, bahkan pengkhianatan \u2013 membaca kembali dari akhir, yang adalah awal yang baru, dari kasih Kristus yang paling agung.<\/p>\n<p>Kita masing-masing juga memiliki \u201cGalilea\u201d kita, awal perjalanan kita bersama Yesus. Kembali ke Galilea berarti menemukan kembali baptisan kita sebagai sumber air hidup, menimba kembali kekuatan baru dari sumber iman dan hidup Kristiani. Kembali ke Galilea berarti kembali pada api sentuhan pertama Tuhan di awal perjalanan iman saya. Dari api itu kita dapat mengobarkan semangat kita hari ini dan setiap hari, membawa kehangatan dan terangnya kepada saudara-saudari kita. Api yang menyalakan sukacita sejati.<\/p>\n<p>Selain itu ada juga \u201cGalilea\u201d yang lain: pengalaman perjumpaan pribadi dengan Yesus Kristus yang memanggil saya untuk mengikuti-Nya dan berbagi misi-Nya. Dalam arti itu, kembali ke Galilea adalah menghidupkan kembali saat Ia memandang saya, memanggil saya mengikuti-Nya, saat saya menyadari bahwa Ia sangat mengasihi saya.<\/p>\n<p>Hari ini mari kita masing-masing bertanya: Apakah Galilea saya? Di manakah Galilea saya? Masih ingatkah saya? Temukan Galilea. Di sana Tuhan menanti untuk menjumpai saya. Kembali ke Galilea bukanlah sekadar bernostalgia, tetapi kembali kepada cinta pertama kita, utuk mengobarkan kembali api yang telah dinyalakan oleh Yesus dan membawa nyala api itu kepada semua orang.<\/p>\n<p>Tuhan Yesus, kiranya kami selalu hidup dalam sukacita dan pengharapan akan kebangkitan dan tidak pernah melupakan kebenarannya bagi kehidupan kami. Amin.<\/p>\n<p>Selamat beraktivitas di pekan yang baru. Jumpai Yesus yang bangkit dalam keseharian anda! \u24bf\u24c1\u24ca! &#x2764;&#xfe0f;<br \/>\n&#x2764;\ufe0e.<\/p>\n<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"n6Gjr45Rfj\"><p><a href=\"https:\/\/sacerdos2000.com\/pergi-ke-galilea\/\">Pergi ke Galilea<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><iframe loading=\"lazy\" class=\"wp-embedded-content\" sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" style=\"position: absolute; visibility: hidden;\" title=\"&#8220;Pergi ke Galilea&#8221; &#8212; Sacerdos2000\" src=\"https:\/\/sacerdos2000.com\/pergi-ke-galilea\/embed\/#?secret=lnMnx5N546#?secret=n6Gjr45Rfj\" data-secret=\"n6Gjr45Rfj\" width=\"500\" height=\"282\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\"><\/iframe><\/p>\n<p>RP Joni Astanto MSC<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Senin 06 April 2026 Senin Dalam Oktaf Paskah Matius 28:9-10 (Mat 28:8-15) Tiba-tiba Yesus berjumpa dengan mereka dan berkata: &#8220;Salam bagimu.&#8221; Mereka mendekati-Nya dan memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya. Maka kata Yesus kepada&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":90462,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-95024","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/app-2026.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/95024","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=95024"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/95024\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":95025,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/95024\/revisions\/95025"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/90462"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=95024"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=95024"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=95024"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}