{"id":94994,"date":"2026-04-05T19:42:28","date_gmt":"2026-04-05T12:42:28","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=94994"},"modified":"2026-04-05T19:42:28","modified_gmt":"2026-04-05T12:42:28","slug":"dari-salib-ke-kebangkitan-bukti-cinta-tanpa-batas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=94994","title":{"rendered":"Dari Salib ke Kebangkitan: Bukti Cinta Tanpa Batas"},"content":{"rendered":"<p>Dari Salib ke Kebangkitan: Bukti Cinta Tanpa Batas<\/p>\n<p>&#8220;Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar&#8221;<\/p>\n<p>Realitas kehidupan membawa kita pada penilaian dunia yang berdasarkan prestasi, penampilan atau kekayaan. Namun, Paskah menceritakan standar nilai yang sangat berbeda. Di mata Allah, engkau begitu berharga. Begitu bernilainya jiwa kita, sehingga Allah tidak membiarkan kita binasa dalam keterpisahan yang kekal akibat dosa.<br \/>\nBayangkan sebuah mahakarya yang rusak, Sang Seniman tidak membuangnya, melainkan menebusnya dengan harga yang sangat mahal. Allah tidak memandang dosa-dosamu sebagai alasan untuk meninggalkanmu, melainkan sebagai alasan untuk menyelamatkanmu. Kristus rela menukar kemuliaan surga dengan kayu salib yang dianggap hina, hanya agar Ia bisa meraih tanganmu kembali.<\/p>\n<p>Melalui rangkaian penebusan mulai dari Kamis Putih Yesus mengajak kita untuk mengampuni dan melayani karena tidak mungkin orang yang tau akan dihianati dapat melayani tanpa mengampuni. Pengorbanan*-Nya di kayu salib pada *Jumat Agung menjadi tanda cinta yang tak terbatas bahkan Yesus masih memohonkan pengampunan untuk dosa kita. Melalui Vigili Paskah kita diajak untuk berjaga-jaga menantikan kebangkitan-Nya, sampai puncaknya pada hari Paskah.<br \/>\nPaskah adalah puncak dari kasih yang radikal, memproklamasi kemenangan kehidupan atas kematian, terang atas kegelapan dan anugerah atas pengampunan dosa. Di dalam Paskah*, kita merayakan *kebangkitan Kristus yang membuktikan bahwa maut tidak memiliki kata terakhir dalam hidup kita.<\/p>\n<p>Mari jadikan momen Paskah ini sebagai titik balik karena kita berharga, marilah kita hidup layak sebagai orang-orang yang telah ditebus melalui pertobatan sebagai jalan kembali pulang. Biarkan kasih-Nya mengubah cara kita memandang diri sendiri dan sesama.<br \/>\nSelamat Paskah. Kristus sudah bangkit, Ia benar-benar bangkit!<\/p>\n<p>~ Seksi Katekese ~<\/p>\n<p>Sumber Gereja Keluarga Kudus Paroki Rawamangun<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dari Salib ke Kebangkitan: Bukti Cinta Tanpa Batas &#8220;Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar&#8221; Realitas kehidupan membawa kita pada penilaian dunia yang berdasarkan prestasi, penampilan atau kekayaan. Namun, Paskah menceritakan standar&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":28971,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"video","meta":{"footnotes":""},"categories":[27,5,26,28,2],"tags":[],"class_list":["post-94994","post","type-post","status-publish","format-video","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","category-kateketik","category-pengembangan","category-sosial","category-tokoh","post_format-post-format-video"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/ki.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/94994","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=94994"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/94994\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":94995,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/94994\/revisions\/94995"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/28971"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=94994"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=94994"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=94994"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}