{"id":94507,"date":"2026-03-28T19:50:02","date_gmt":"2026-03-28T12:50:02","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=94507"},"modified":"2026-03-28T19:50:02","modified_gmt":"2026-03-28T12:50:02","slug":"masih-sma-hamil-di-luar-nikah-bolehkah-menikah-secara-katolik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=94507","title":{"rendered":"Masih SMA, Hamil di Luar Nikah, Bolehkah Menikah Secara Katolik?"},"content":{"rendered":"<p>Masih SMA, Hamil di Luar Nikah, Bolehkah Menikah Secara Katolik?<\/p>\n<p>Pertanyaan:<br \/>\nPastor Postinus, saya Romo WN, sedang menangani satu kasus yang dialami Anak SMA yang sedang pacaran. Perempuan beragama Katolik, masih berusia 16 tahun. Sementara pria beragama Protestan dan berusia 17 tahun. Perempuan ini hamil di luar nikah atau MBA hingga melahirkan anaknya. Jika berpatokan pada hukum sipil, keduanya masih di bawah umur. Namun, orang tua dari perempuan meminta agar mereka dinikahkan secara Katolik. Bagaimana menurut Romo? Apakah mereka bisa menikah secara Katolik? Atau, apa hal-hal yang perlu dipertimbangkan sebelum saya memberikan nasihat kepada mereka? Terima kasih.<\/p>\n<p>Jawaban saya paparkan dalam video katekese ini. Silakan menontonnya hingga selesai.<\/p>\n<p>Sumber Romo Postinus Gul\u00f6, OSC<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Masih SMA, Hamil di Luar Nikah, Bolehkah Menikah Secara Katolik? Pertanyaan: Pastor Postinus, saya Romo WN, sedang menangani satu kasus yang dialami Anak SMA yang sedang pacaran. Perempuan beragama Katolik, masih berusia 16 tahun.&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":28971,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"video","meta":{"footnotes":""},"categories":[27,5,26,28,2],"tags":[],"class_list":["post-94507","post","type-post","status-publish","format-video","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","category-kateketik","category-pengembangan","category-sosial","category-tokoh","post_format-post-format-video"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/ki.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/94507","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=94507"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/94507\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":94509,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/94507\/revisions\/94509"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/28971"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=94507"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=94507"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=94507"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}