{"id":93360,"date":"2026-03-03T09:17:01","date_gmt":"2026-03-03T02:17:01","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=93360"},"modified":"2026-03-03T09:17:01","modified_gmt":"2026-03-03T02:17:01","slug":"selasa-03-maret-2026-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=93360","title":{"rendered":"Selasa, 03 Maret 2026"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nSelasa 03 Maret 2026<br \/>\nMatius 23:11-12 (Mat 23:1-12)<br \/>\nBarangsiapa terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu. Dan barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.<\/p>\n<p>Menjadi Pelayan Yang Bahagia<\/p>\n<p>Secara manusiawi disebut \u2018bos\u2019 atau \u2018tuan\u2019 tentu menyenangkan. Ia dipandang sebagai orang besar, ditinggikan, dan dilayani. Tapi sayang ketika orang tidak lagi dilayani karena posisi atau jabatan itu hanya sementara, ia mengalami kekecewaan karena hal yang menyenangkan itu ternyata hanya sementara. Orang dihargai sejauh ia berada di atas, sejauh kedudukannya masih melekat padanya.<br \/>\nBerbeda dengan orang yang hidup untuk melayani. Bahagianya tak akan pernah dapat diambil dari padanya, karena sudah menjadi komitmennya untuk memberi diri tanpa mengharapkan pujian serta harapan semu lainnya.<br \/>\nSukacitanya begitu dalam karena hidup sebagai pelayan itulah hidup yang penuh arti.<\/p>\n<p>Yesus telah merendahkan diri dan mengambil rupa seorang hamba untuk melayani kita semua. Ia adalah Tuhan dan Guru, namun Ia membasuh kaki para muridNya. Ia-pun memilih salib yang hina agar kita tak pernah boleh merasa terhina oleh pilihan hidup yang kita jalani.<br \/>\nKehinaan kita telah diangkatNya ketika Ia mengangkat kita menjadi anak-anak Allah yang semartabat denganNya.<\/p>\n<p>Tidak perlu merasa kehilangan harga diri karena menjadi pelayan. Semoga gelora cinta Yesus dalam melayani menjadi juga dorongan dan gelora cinta kita untuk terus berbahagia melayani Tuhan dan sesama apapun profesi dan pekerjaan kita.<br \/>\nMulailah dari keluarga, lalu keluar, ke lingkungan sekitar, hingga semangat melayani menjadi jati diri kita.<br \/>\nTetaplah rendah hati, dan katakanlah selalu kepada siapa saja yang kita layani: \u201cAku ini hamba Tuhan, aku ada untuk melayani. Melayanimu itulah yang terindah dalam hidupku.\u201d<\/p>\n<p>Selamat melayani dengan tulus dan penuh sukacita. Kita melayani bersama Yesus.&#x1f64f;&#x2764;&#xfe0f;&#x1f607;<br \/>\nPs Revi Tanod Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 03 Mar 2026<br \/>\nSelasa Prapaskah II<br \/>\nWarna Liturgi: Ungu<br \/>\nBait Pengantar Injil: Yeh 18:31<br \/>\nBacaan Injil: Mat 23:1-12<br \/>\n************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nYeh 18:31<br \/>\nBuanglah dari padamu segala durhaka yang kamu buat terhadap-Ku,<br \/>\ndan perbaharuilah hati serta rohmu.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nMat 23:1-12<br \/>\nMereka mengajarkan, tetapi tidak melakukan.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Matius:<\/p>\n<p>Sekali peristiwa berkatalah Yesus<br \/>\nkepada orang banyak dan murid-murid-Nya,<br \/>\n&#8220;Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi<br \/>\ntelah menduduki kursi Musa.<br \/>\nSebab itu turutilah dan lakukanlah segala sesuatu<br \/>\nyang mereka ajarkan kepadamu,<br \/>\ntetapi janganlah kamu turuti perbuatan mereka,<br \/>\nkarena mereka mengajarkan, tetapi tidak melakukannya.<br \/>\nMereka mengikat-ingat beban berat,<br \/>\nlalu meletakkannya di atas bahu orang,<br \/>\ntetapi mereka sendiri tidak mau menyentuhnya.<br \/>\nSemua pekerjaan yang mereka lakukan<br \/>\nhanya dimaksud supaya dilihat orang.<br \/>\nMereka memakai tali sembahyang yang lebar<br \/>\ndan jumbai yang panjang;<br \/>\nmereka suka duduk di tempat terhormat dalam perjamuan<br \/>\ndan di tempat terdepan di rumah ibadat;<br \/>\nmereka suka menerima penghormatan di pasar<br \/>\ndan suka dipanggil Rabi.<br \/>\nTetapi kamu, janganlah suka disebut Rabi;<br \/>\nkarena hanya satu Rabimu, dan kamu semua adalah saudara.<br \/>\nDan janganlah kamu menyebut siapa pun bapa di bumi ini,<br \/>\nkarena hanya satu Bapamu, yaitu Dia yang di sorga.<br \/>\nJanganlah pula kamu disebut pemimpin,<br \/>\nkarena hanya satu Pemimpinmu, yaitu Kristus.<br \/>\nSiapa pun yang terbesar di antara kamu,<br \/>\nhendaklah ia menjadi pelayanmu.<\/p>\n<p>Barangsiapa meninggikan diri akan direndahkan,<br \/>\ndan barangsiapa merendahkan diri akan ditinggikan.&#8221;<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<br \/>\n*************<\/p>\n<p>\u201cYang terbesar di antara kamu akan menjadi pelayanmu. Karena barangsiapa meninggikan diri akan direndahkan, dan barangsiapa merendahkan diri akan ditinggikan.\u201d (Matius 23:11-12)<\/p>\n<p>Yesus menetapkan standar kepemimpinan sejati yaitu: kerendahan hati dan pelayanan. Di dunia yang menyuruh kita mencari kekuasaan, status, dan pengakuan, Yesus memanggil kita kepada jalan yang berbeda, jalan di mana kebesaran sejati ditemukan dalam melayani orang lain.<br \/>\nYesus sendiri adalah teladan yang sempurna. Meskipun Ia adalah Putra Allah, Ia membasuh kaki murid-murid-Nya, menyentuh orang-orang yang dianggap hina, dan memberikan nyawa-Nya bagi kita. Ia tidak mencari kehormatan duniawi tetapi merendahkan diri-Nya dalam ketaatan kepada Bapa (Filipi 2:5-8).<br \/>\nKerendahan hati bukan berarti merendahkan diri sendiri, tetapi mengurangi memikirkan diri sendiri. Artinya menempatkan orang lain di atas keinginan kita sendiri, tidak mencari pengakuan tetapi memuliakan Tuhan. Ketika kita melayani dengan rendah hati, kita mencerminkan Kristus kepada dunia.<\/p>\n<p>Sabda Yesus hari ini mengingatkan kita bahwa kebesaran sejati ditemukan dalam kerendahan hati dan pelayanan. Semoga kita mengikuti teladan-Nya, tidak mencari kemuliaan kita sendiri tetapi hidup sebagai hamba yang setia dan rendah hati di dalam kerajaan-Nya. Karena di mata Allah, orang yang rendah hati akan ditinggikan, dan yang terbesar adalah mereka yang melayani.<\/p>\n<p>RP. PAUL KERANS, SVD<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Selasa 03 Maret 2026 Matius 23:11-12 (Mat 23:1-12) Barangsiapa terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu. Dan barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan. Menjadi&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":90462,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-93360","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/app-2026.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/93360","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=93360"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/93360\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":93361,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/93360\/revisions\/93361"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/90462"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=93360"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=93360"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=93360"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}