{"id":91646,"date":"2026-01-22T09:45:55","date_gmt":"2026-01-22T02:45:55","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=91646"},"modified":"2026-01-22T09:45:55","modified_gmt":"2026-01-22T02:45:55","slug":"kamis-22-januari-2026-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=91646","title":{"rendered":"Kamis, 22 Januari 2026"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nKamis 22 Januari 2026<br \/>\nMarkus 3:7-8 (Mrk 3:7-12)<br \/>\nYesus dengan murid-murid-Nya menyingkir ke danau, dan banyak orang dari Galilea mengikuti-Nya. Juga dari Yudea, dari Yerusalem, dari Idumea, dari seberang Yordan, dan dari daerah Tirus dan Sidon datang banyak orang kepada-Nya, sesudah mereka mendengar segala yang dilakukan-Nya.<\/p>\n<p>Setia Mengikuti Yesus<\/p>\n<p>Begitu banyak orang berbondong-bondong datang, mencari dan mengikuti Yesus ke manapun Ia pergi. Nama-nama tempat yang disebutkan penginjil Markus antara lain Yerusalem, Idumea, Tirus dan Sidon, sesungguhnya sangat jauh dari Galilea. Luar biasa tekad mereka untuk mencari Yesus.<br \/>\nSayangnya semua orang ini, yang ditolong Yesus dan dilayaniNya tanpa kenal lelah, serta mereka semua yang telah melihat dan mengalami mujizat yang dilakukan Yesus, pada suatu ketika terhasut untuk menolak Dia. Orang-orang yang sama ini bahkan ikut menyalibkan Dia.<br \/>\nBegitulah yang terjadi ketika orang mengikuti Yesus hanya demi memenuhi kebutuhan jasmaninya. Atau hanya karena ketenaran, popularitas dan hal luaran sejenisnya, tanpa menjalin relasi yang dalam dan pribadi dengan Yesus.<\/p>\n<p>Hal yang sama akan terjadi dengan kita, bila Yesus bukanlah bagian yang paling utama dan paling mendasar dalam hidup kita. Yesus hanyalah sejauh ibadah atau misa di hari Minggu. Pujian penyembahan dan ibadah hanya sekedar formalitas atau kewajiban belaka. Saat orang merasa mampu, hebat, kuat dan mandiri, mereka meninggalkan Tuhan.<\/p>\n<p>Mengikuti Yesus adalah menyatukan seluruh hidup kita dengan hidup Yesus. Entah saat senang maupun susah, waktu sehat maupun sakit.<br \/>\nRasakanlah gairah dan semangat serta kehangatan berada bersama Yesus. Kita mencari Yesus bukan hanya ketika kita membutuhkanNya untuk memenuhi harapan dan keinginan pribadi kita, tapi karena Ia tak bisa lagi dipisahkan dari hidup kita.<br \/>\n\u201dYa Yesus yang lembut dan rendqh hati. Engkaulah Tuhan dan Allah kami. Engkaulah sahabat dan saudara kami. Engkaulah jalan dan kebenaran dan hidup kami. Tuntunlah langkah kami, terangilah budi dan hati kami, peganglah tangan kami agar setia mengikutiMu dalam suka maupun duka. PadaMu kami percaya dan menyandarkan seluruh hidup kami. Amin.\u201d<\/p>\n<p>Selamat hari baru. Yesus ada bersama kita&#x1f64f;&#x2764;&#xfe0f;&#x1f607;<br \/>\nPs Revi Tanod Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 22 Jan 2026<br \/>\nKamis Pekan Biasa II<br \/>\nPF S. Vinsensius, Diakon dan Martir<br \/>\nWarna Liturgi: Hijau<br \/>\nBait Pengantar Injil: 2Tim 1:10<br \/>\nBacaan Injil: Mrk 3:7-12<br \/>\n***********<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\n2Tim 1:10<br \/>\nPenebus kita Yesus Kristus telah membinasakan maut<br \/>\ndan menerangi hidup dengan Injil.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nMrk 3:7-12<br \/>\nRoh-roh jahat berteriak, &#8220;Engkaulah Anak Allah.&#8221;<br \/>\nTetapi dengan keras Yesus melarang memberitahukan siapa Dia.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Markus:<\/p>\n<p>Sekali peristiwa,<br \/>\nYesus menyingkir ke Danau Galilea dengan murid-murid-Nya,<br \/>\ndan banyak orang dari Galilea mengikuti- Dia.<br \/>\nJuga dari Yudea, dari Yerusalem, dari Idumea,<br \/>\ndari seberang Yordan, dan dari daerah Tirus serta Sidon<br \/>\ndatanglah banyak orang kepada-Nya,<br \/>\nsesudah mereka mendengar segala yang dilakukan-Nya.<br \/>\nKarena orang banyak itu,<br \/>\nYesus menyuruh murid-murid-Nya<br \/>\nmenyediakan sebuah perahu bagi-Nya<br \/>\njangan sampai Dia terhimpit oleh mereka.<br \/>\nSebab Yesus menyembuhkan banyak orang,<br \/>\nsehingga semua penderita penyakit berdesak-desak<br \/>\ningin dijamah oleh-Nya.<br \/>\nBilamana roh-roh jahat melihat Yesus,<br \/>\nmereka jatuh tersungkur di hadapan-Nya dan berteriak,<br \/>\n&#8220;Engkaulah Anak Allah!&#8221;<br \/>\nTetapi dengan keras Yesus melarang mereka<br \/>\nmemberitahukan siapa Dia.<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<br \/>\n***********<\/p>\n<p>EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISE<\/p>\n<p>SEMUA TUNDUK PADA YESUS, PUTRA ALLAH<\/p>\n<p>Kabar Baik dari Tuhan bagimu pagi ini: \u201cTuhan Yesus hadir di tengah dunia ini tidak hanya untuk menyelamatkan kita, melainkan untuk menyembuhkan semua sakit dan penyakit, serta memulihkan segala persoalan kita. Karena itu andalkanlah Yesus dalam apa pun yang engkau rencanakan dan perbuat dalam hidupmu.\u201d<\/p>\n<p>Dalam injil hari ini nyatalah kuat kuasa Yesus untuk menyembuhkan dan membuat roh-roh jahat mengakui-Nya: \u201cBilamana roh-roh jahat melihat Dia, mereka jatuh tersungkur di hadapan-Nya dan berteriak: &#8220;Engkaulah Anak Allah.&#8221; ( ayat 11 )<\/p>\n<p>Pesan Tuhan bagimu hari ini:<\/p>\n<p>&#8211; Akuilah Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatmu;<\/p>\n<p>&#8211; \u2060Percayalah bahwa Yesus adalah Putra Allah yang memiliki kuasa untuk menyembuhkan dan memulihkan semua sakit, penyakit dan persoalan hidupmu;<\/p>\n<p>&#8211; \u2060Andalkan Yesus dalam semua rencana dan kegiatan sepanjang hidupmu;<\/p>\n<p>&#8211; \u2060Serahkan semua persoalan dan rencanamu yang belum terselesaikan kepada Yesus dengan penuh keyakinan bahwa Ia pasti akan menolongmu.<\/p>\n<p>Selamat beraktivitas untuk para sahabat.<\/p>\n<p>Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.<br \/>\n( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong &#8211; Duc in Altum )<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Kamis 22 Januari 2026 Markus 3:7-8 (Mrk 3:7-12) Yesus dengan murid-murid-Nya menyingkir ke danau, dan banyak orang dari Galilea mengikuti-Nya. Juga dari Yudea, dari Yerusalem, dari Idumea, dari seberang Yordan, dan dari&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":90462,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-91646","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/app-2026.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/91646","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=91646"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/91646\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":91647,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/91646\/revisions\/91647"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/90462"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=91646"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=91646"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=91646"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}