{"id":91474,"date":"2026-01-19T07:12:02","date_gmt":"2026-01-19T00:12:02","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=91474"},"modified":"2026-01-19T07:12:02","modified_gmt":"2026-01-19T00:12:02","slug":"senin-19-januari-2026-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=91474","title":{"rendered":"Senin, 19 Januari 2026"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nSenin 19 Januari 2026<br \/>\nMarkus 2:22 (Mrk 2:18-22)<br \/>\n\u201dTidak seorangpun mengisikan anggur yang baru ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian anggur itu akan mengoyakkan kantong itu, sehingga anggur itu dan kantongnya dua-duanya terbuang. Tetapi anggur yang baru hendaknya disimpan dalam kantong yang baru pula.&#8221;<\/p>\n<p>Ajakan Yesus Untuk Selalu Membaharui Diri<\/p>\n<p>Yesus menyampaikan perumpamaan yang indah dan bijaksana tentang hal menambal baju yang lama dengan kain yang baru dan mengisi anggur yang baru ke dalam kantong kulit yang lama. Kain yang baru tidak cocok untuk menambal kain yang lama. Anggur yang baru tidak pas lagi dengan kantong kulit yang lama. Yang lama harus diperbaharui.<\/p>\n<p>Betapa relevan perumpamaan ini untuk kita jadikan prinsip yang bijak dalam menghadapi perubahan-perubahan di setiap jaman yang memerlukan penyesuaian diri dan adaptasi.<br \/>\nSiapa menyangka internet akan mengubah segala sesuatu di dunia ini. Dulunya kita tidak mengenal apa itu online dan offline. Untuk naik taxi kita harus berdiri di pinggir jalan. Untuk memesan makanan kita harus ke rumah makan. Untuk belanja kita harus ke toko. Sekarang semuanya bisa dilakukan sambil duduk di rumah dan memesan secara online.<\/p>\n<p>Perubahan ini ikut juga merubah cara pandang kita mengenai nilai-nilai yang kita pegang. Dahulu akan sangat tabu dan tidak sopan bila seorang wanita digonceng di sepeda motor oleh pria yang tidak dikenalnya. Sekarang, dengan ojek online, mau tak mau kita menerima kenyataan baru ini.<br \/>\nApabila kita tak mampu menyesuaikan diri atau beradaptasi dengan keadaan dan kemajuan saat ini, apalagi menolak perubahan yang cepat ini, kita akan ketinggalan bahkan terlindas oleh perubahan. Karena itu cara pikir, mindset, paradigma lama, mestilah terus menerus diperbaharui.<\/p>\n<p>Yesus dengan begitu indah dan bijaksana, mengumpamakan cara lama, paradigma lama, sebagai kantong kulit yang lama, yang kapasitasnya sudah terbatas. Maka Yesus meminta kita meningkatkan kapasitas diri. Ganti kain yang lama, kantong kulit anggur yang lama dengan yang baru. Caranya ialah dengan terus menerus belajar dan membaharui diri.<\/p>\n<p>Mari selalu terbuka terhadap pembaharuan. Bersikap \u201copen minded\u201d dan terus bertumbuh dan berkembang. Yesus adalah Pembaharu. Doronglah hati dan budi untuk terus belajar hal-hal baru dan berani berubah, tidak takut gagal atau salah. Berani berbeda dan selalu bersyukur atas hal-hal baru yang Tuhan hadirkan dalam hidup kita.<\/p>\n<p>Semangat Senin, semangat pembaharuan diri dalam Tuhan.&#x1f64f;&#x2764;&#xfe0f;&#x1f607;<br \/>\nPs Revi Tanod Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 19 Jan 2026<br \/>\nSenin Pekan Biasa II<br \/>\nWarna Liturgi: Hijau<br \/>\nBait Pengantar Injil: Ibr 4:12<br \/>\nBacaan Injil: Mrk 2:18-22<br \/>\n************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nIbr 4:12<br \/>\nSabda Allah itu hidup dan kuat<br \/>\nSabda itu menguji segala pikiran dan maksud hati.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nMrk 2:18-22<br \/>\nPengantin itu sedang bersama mereka.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Markus:<\/p>\n<p>Waktu itu<br \/>\nmurid-murid Yohanes dan orang-orang Farisi sedang berpuasa,<br \/>\nPada suatu hari datanglah orang kepada Yesus dan berkata,<br \/>\n&#8220;Murid-murid Yohanes dan murid-murid orang Farisi berpuasa,<br \/>\nmengapa murid-murid-Mu tidak?&#8221;<br \/>\nJawab Yesus kepada mereka<br \/>\n&#8220;Dapatkah sahabat-sahabat pengantin pria berpuasa<br \/>\nselagi pengantin itu bersama mereka?<br \/>\nSelama pengantin itu ada bersama mereka,<br \/>\nmereka tidak dapat berpuasa.<br \/>\nTetapi waktunya akan datang pengantin itu diambil dari mereka,<br \/>\ndan pada waktu itulah mereka akan berpuasa.<br \/>\nTidak seorang pun menambalkan secarik kain yang belum susut<br \/>\npada baju yang tua,<br \/>\nkarena jika demikian, kain penambal itu akan mencabiknya;<br \/>\nyang baru mencabik yang tua, sehingga makin besarlah koyaknya.<br \/>\nDemikian juga<br \/>\ntak seorang pun mengisikan anggur baru<br \/>\nke dalam kantong kulit yang sudah tua,<br \/>\nkarena jika demikian<br \/>\nanggur tersebut akan mengoyakkan kantong itu,<br \/>\nsehingga baik anggur maupun kantongnya akan terbuang.<br \/>\nJadi anggur yang baru<br \/>\nhendaknya disimpan dalam kantong yang baru pula.&#8221;<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<br \/>\n************<\/p>\n<p>EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISE<\/p>\n<p>SIAPKAN DAN BERSIHKAN HATIMU SEBELUM MEMINTA BERKAT<\/p>\n<p>Kabar Baik dari Tuhan untukmu pagi ini: \u201cTuhan tak pernah menahan berkat-berkat-Nya untuk kita sewaktu kita memintanya. Ia hanya menunggu saat tepat di mana hati kita siap menerimanya. Maka bersihkan dan sucikan hatimu sebelum engkau memohon berkat-berkat-Nya.\u201d<\/p>\n<p>Dalam injil hari ini, Yesus memberikan perumpamaan tentang hati yang harus siap menerima berkat:\u201dDemikian juga tidak seorangpun mengisikan anggur yang baru ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian anggur itu akan mengoyakkan kantong itu, sehingga anggur itu dan kantongnya dua-duanya terbuang. Tetapi anggur yang baru hendaknya disimpan dalam kantong yang baru pula.&#8221; ( ayat 22 )<\/p>\n<p>Pesan Tuhan bagimu hari ini:<\/p>\n<p>&#8211; Percayalah bahwa Tuhan memiliki semua berkat yang engkau perlukan dan Ia suka memberikannya kepadamu;<\/p>\n<p>&#8211; \u2060Siapkanlah hatimu lewat pertobatan yang sungguh-sungguh agar siap menerimanya;<\/p>\n<p>&#8211; \u2060Mintalah kepada-Nya dengan penuh iman dan keyakinan bahwa engkau pasti menerimanya.<\/p>\n<p>Ingatlah bahwa hanya pertobatan lah yang menjadi obat pembersih hati yang baik sehingga berkat-berkat Tuhan kepadamu tidak terbuang percuma.<\/p>\n<p>Selamat beraktivitas untuk para sahabat.<\/p>\n<p>Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.<br \/>\n( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong &#8211; Duc in Altum )<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Senin 19 Januari 2026 Markus 2:22 (Mrk 2:18-22) \u201dTidak seorangpun mengisikan anggur yang baru ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian anggur itu akan mengoyakkan kantong itu, sehingga anggur itu&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":90462,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-91474","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/app-2026.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/91474","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=91474"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/91474\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":91475,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/91474\/revisions\/91475"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/90462"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=91474"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=91474"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=91474"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}