{"id":91379,"date":"2026-01-18T09:18:54","date_gmt":"2026-01-18T02:18:54","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=91379"},"modified":"2026-01-18T09:18:54","modified_gmt":"2026-01-18T02:18:54","slug":"minggu-18-januari-2026-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=91379","title":{"rendered":"Minggu, 18 Januari 2026"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nMinggu 18 Januari 2026<br \/>\nYohanes 1:29, 34b (Yoh 1:29-34)<br \/>\nYohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: &#8220;Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia\u2026. Ia inilah Anak Allah.&#8221;<\/p>\n<p>Menjadi Anak Domba Allah<\/p>\n<p>Dalam Injil hari ini, ada 2 realitas ilahi yang diwahyukan Allah melalui Yohanes Pembaptis tentang siapakah Yesus. Ia adalah Anak Allah serentak itu pula Yesus adalah Anak Domba Allah.<br \/>\nTentu bagi mereka yang tidak memahami sejarah penyelamatan Allah atas bangsa Israel, sebutan Anak Domba untuk seorang Anak Manusia sangatlah tidak pantas. Bagaimana mungkin manusia disamakan dengan domba.<br \/>\nTapi bagi umat Israel yang sungguh paham kisah pembebasan mereka dari perbudakan Mesir, darah anak domba yang diolesi di ambang pintu rumah kaum Israel di Mesir akan dikenang sepanjang masa sebagai karya kasih Allah yang Mahabesar dan Agung yang akan mereka rayakan setiap tahun dalam perayaan Paskah Yahudi.<\/p>\n<p>Demikian halnya bagi semua orang yang percaya pada Yesus. Peristiwa Paskah yang diawali dengan perjamuan Paskah Yesus bersama murid-muridNya, mengingatkan kita selalu saat Yesus memberikan tubuh dan darahNya sebagai Domba Paskah yang disembelih untuk menebus seluruh umat manusia dari dosa.<br \/>\nSebagaimana umat Israel diselamatkan dari perbudakan Mesir oleh darah anak domba, demikian juga kita dibebaskan dari perbudakan dosa, sekali untuk selamanya, oleh darah Anak Domba Allah.<\/p>\n<p>Bukankah kita dipanggil untuk menjadi serupa dengan Kristus? Maka kita-pun ambil bagian menjadi anak domba Allah bagi dunia.<br \/>\nSemoga kita-pun semakin rela berkorban, entah berkorban waktu dan tenaga, material-spiritual, jiwa dan raga, demi kemuliaan Allah, dan penyelamatan bagi jiwa-jiwa.<\/p>\n<p>Btw, bukankah setiap kali kita ikut perayaan Ekaristi, sebelum komuni, sambil mengangkat Hosti Suci, imam delalu mengulangi kata-kata Yohanes Pembaptis ini, \u201cLihatlah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah kita yang diundang ke perjamuanNya.\u201d?<br \/>\nBetapa Injil selalu hidup saat kita hadir memenuhi undangan Yesus untuk ikut perjamuanNya. Berbahagialah mereka yang selalu memandang wajah Tuhan dalam perjamuanNya yang kudus.<\/p>\n<p>Selamat hari Minggu. Segala pujian dan syukur bagi Yesus yang menjadi Anak Domba Allah yang menebus kita dan menyelamatkan kita.&#x2764;&#xfe0f;<br \/>\nPs Revi Tanod Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 18 Jan 2026<br \/>\nMinggu Pekan Biasa II<br \/>\nWarna Liturgi: Hijau<br \/>\nBait Pengantar Injil: Yoh 1:14a.12a<br \/>\nBacaan Injil: Yoh 1:29-34<br \/>\n**********<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nYoh 1:14a.12a<br \/>\nFirman telah menjadi manusia.<br \/>\nSemua orang yang menerima-Nya<br \/>\ndiberi-Nya kuasa menjadi anak-anak Allah.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nYoh 1:29-34<br \/>\nLihatlah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Yohanes:<\/p>\n<p>Ketika Yohanes membaptis di Sungai Yordan,<br \/>\nia melihat Yesus datang kepadanya.<br \/>\nMaka katanya, &#8220;Lihatlah Anak domba Allah,<br \/>\nyang menghapus dosa dunia.<br \/>\nDialah yang kumaksud ketika kukatakan:<br \/>\nSesudah aku akan datang seorang yang telah mendahului aku,<br \/>\nsebab Dia telah ada sebelum aku.<br \/>\nAku sendiri pun mula-mula tidak mengenal Dia,<br \/>\ntetapi untuk itulah aku datang dan membaptis dengan air,<br \/>\nyakni supaya Ia dinyatakan kepada Israel.&#8221;<\/p>\n<p>Dan Yohanes memberi kesaksian, katanya,<br \/>\n&#8220;Aku telah melihat Roh turun dari langit seperti merpati,<br \/>\ndan Roh itu tinggal di atas-Nya.<br \/>\nAku pun sebenarnya tidak mengenal Dia,<br \/>\nTetapi Yang mengutus aku membaptis dengan air,<br \/>\ntelah berfirman:<br \/>\nJikalau engkau melihat Roh turun ke atas seseorang<br \/>\ndan tinggal di atas-Nya,<br \/>\nDia itulah yang akan membaptis dengan Roh Kudus.<br \/>\nDan aku telah melihat-Nya!<br \/>\nMaka aku memberi kesaksian:<br \/>\nDia inilah Anak Allah.&#8221;<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<br \/>\n***********<\/p>\n<p>  \u210d <\/p>\n<p>\u201dLihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia.\u201d (Yoh 1: 29)<\/p>\n<p>&#8220;Anak Domba Allah\u201d adalah gelar yang akrab bagi kita. Anak Domba Allah (Yunani: \u1f08\u03bc\u03bd\u1f78\u03c2 \u03c4\u03bf\u1fe6 \u0398\u03b5\u03bf\u1fe6, Amnos tou Theou; Latin: Agnus Dei) adalah salah satu gelar Yesus yang ditampilkan dalam Injil Yohanes. Kalimat ini terdapat dalam bacaan Injil hari ini, di mana Yohanes Pembaptis menunjuk kepada Yesus dan berseru, &#8220;Lihatlah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia.\u201d Gelar Anak Domba Allah&#8221; merujuk pada peranan Yesus Kristus sebagai kurban persembahan yang sempurna, untuk menebus dosa-dosa kita.<\/p>\n<p>Namun, siapakah Anak Domba Allah itu bagi anda? Dalam setiap perayaan Ekaristi imam berseru: \u201cLihatlah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia!\u201d Ketika imam mengatakan hal itu, apakah anda sungguh-sungguh memahami apa yang harus anda lakukan untuk menerima Kristus? Sebab Ia ada di sini bukan sekadar supaya kita merasa aman-aman saja. Ia ada di sini agar dalam keseharian kita menarik kita dari lumpur dosa. Ia menarik kita agar kita berdiri tidak di atas lumpur dosa tetapi di atas dasar yang sama di tempat Ia berdiri. Jika tidak, kita akan tetap tenggelam dalam lumpur dosa dan mati. Bersama Dia kita hidup. Sebab \u201cIa datang agar kita mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan,\u201d (Yoh 10: 10).<\/p>\n<p>Lalu bagaimanakah kita yang telah menerima hidup karena pengorbanan Sang Anak Domba? Kita perlu hidup dan mati seperti Anak Domba Allah. Kita hidup seperti Anak Domba dengan menjalani kehidupan yang kudus, rendah hati, tanpa pamrih, mematuhi perintah kasih Kristus; dengan menghargai pemeliharaan penuh kasih dan perlindungan dari Gembala yang Baik di Gereja-Nya.<\/p>\n<p>Kita juga telah memakan Tubuh dan meminum Darah Sang Anak Domba dan memperoleh kekuatan rohani dari Roh Kudus melalui Kitab Suci, Sakramen-sakramen dan doa-doa kita. Oleh karena itu kita harus siap mati seperti Dia dengan berbagi berkat kesehatan, kekayaan, dan talenta yang kita miliki dengan sesama. Kita juga dipanggil untuk memberikan kesaksian tentang Kristus. Kita perlu menjadi saksi sang Anak Domba Allah melalui teladan hidup kita. Injil hari ini mengingatkan kita bahwa menjadi murid Yesus berarti bertumbuh oleh Iman untuk menjadi saksi bagi-Nya. Dan menjadi saksi Kristus adalah usaha seumur hidup.<\/p>\n<p>Pada pembukaan Pekan Doa Sedunia untuk Persatuan Umat Kristen ini, mari kita bersama-sama mengarahkan diri pada Sang Anak Domba. Semoga kita tidak saling menonjolkan diri namun bersama-sama menatap ke arah yang sama \u2013 kepada Yesus.<\/p>\n<p>Allah kami dan Bapa kami, kami memuliakan Yesus, Putera-Mu yang ada di tengah-tengah kami, dengan nama-nama yang mulia: Yesus, Tuhan kami, Anak Domba Allah, hamba Allah dan umat-Nya. Biarlah nama-nama ini tidak sekadar gelar kehormatan yang kosong di antara kami tetapi kata-kata yang penuh makna yang mengikat kami untuk menjadi seperti Dia. Semoga, dalam Dia, seluruh umat Kristen semakin bersatu. Amin.<\/p>\n<p>Selamat Hari Minggu. Selamat bersaksi! \u24bf\u24c1\u24ca! &#x2764;<br \/>\n&#x2764;\ufe0e.<\/p>\n<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"C94L26HAPf\"><p><a href=\"https:\/\/sacerdos2000.com\/lihatlah-anak-domba-allah\/\">Lihatlah Anak Domba Allah<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><iframe loading=\"lazy\" class=\"wp-embedded-content\" sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" style=\"position: absolute; visibility: hidden;\" title=\"&#8220;Lihatlah Anak Domba Allah&#8221; &#8212; Sacerdos2000\" src=\"https:\/\/sacerdos2000.com\/lihatlah-anak-domba-allah\/embed\/#?secret=eY1wgO3tH6#?secret=C94L26HAPf\" data-secret=\"C94L26HAPf\" width=\"500\" height=\"282\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\"><\/iframe><\/p>\n<p>RP Joni Astanto MSC<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Minggu 18 Januari 2026 Yohanes 1:29, 34b (Yoh 1:29-34) Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: &#8220;Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia\u2026. Ia inilah Anak Allah.&#8221; Menjadi Anak Domba&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":90462,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-91379","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/app-2026.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/91379","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=91379"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/91379\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":91380,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/91379\/revisions\/91380"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/90462"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=91379"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=91379"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=91379"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}