{"id":91348,"date":"2026-01-17T09:42:36","date_gmt":"2026-01-17T02:42:36","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=91348"},"modified":"2026-01-17T09:42:38","modified_gmt":"2026-01-17T02:42:38","slug":"minggu-18-januari-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=91348","title":{"rendered":"Minggu, 18 Januari 2026"},"content":{"rendered":"\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>ANTIFON PEMBUKA \u2013 Mazmur 66:4<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Seluruh bumi hendaknya sujud menyembah Dikau, ya Allah,&nbsp;dan bermazmur bagi-Mu, meluhurkan nama-Mu, ya Allah Mahatinggi.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>PENGANTAR:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Kita sering mendengar istilah universalitas keselamatan. Artinya, keselamatan diberikan bagi semua orang sebagai makhluk ciptaan Allah. Jadi, Allah menghendaki semua orang memperoleh keselamatan. Sementara bagi kita semua, penyelamatan Allah ini menjadi nyata dalam diri Yesus, Putera-Nya. Dialah Anak Allah dan kita diajak untuk mendengarkan Dia. Ekaristi hari ini mengajak kita semua mendengarkan Dia dan mengalami kehadiran-nya sehingga kita mampu memberikan kesaksian kepada semua orang.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>SERUAN TOBAT:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">I : Tuhan Yesus Kristus, Engkaulah Hamba Tuhan yang bertugas mengembalikan umat manusia kepada Bapa di surga.&nbsp;Tuhan, kasihanilah kami.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">U :&nbsp;Tuhan, kasihanilah kami.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">I : Engkaulah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia.&nbsp;Kristus, kasihanilah kami.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">U :&nbsp;Kristus, kasihanilah kami.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">I : Engkaulah yang membaptis dengan Roh Kudus sebagai tanda keselamatan.&nbsp;Tuhan, kasihanilah kami.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">U :&nbsp;Tuhan, kasihanilah kami.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA KOLEKTA:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Marilah bedoa:&nbsp;Allah Yang Mahakuasa dan kekal,&nbsp;Engkau mengatur segala yang di langit dan di bumi.&nbsp;Dengarkanlah dengan rela permohonan-permohonan umat-Mu dan berilah damai-Mu bagi kami pada zaman ini.&nbsp;Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang bersama dengan Dikau dalam persatuan Roh Kudus, hidup dan berkuasa, sepanjang segala masa.&nbsp;Amin.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Yesaya 49:3.5-6<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em><strong>\u201cAku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa, supaya keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi.\u201d<\/strong><\/em><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Tuhan berfirman kepadaku, \u201cEngkau adalah hamba-Ku, Israel, dan olehmu Aku akan menyatakan keagungan-Ku.\u201d Demikianlah firman Tuhan, yang membentuk aku sejak dari kandungan untuk menjadi hamba-Nya, yaitu untuk mengembalikan Yakub kepada-Nya, dan supaya Israel dikumpulkan kepada-Nya, yang karenanya aku dipermuliakan di mata Tuhan, dan Allahku menjadi kekuatanku. Beginilah firman-Nya, \u201cTerlalu sedikit bagimu untuk hanya menjadi hamba-Ku, hanya menegakkan suku-suku Yakub dan mengembalikan orang-orang Israel yang masih terpelihara. Maka Aku akan membuat engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa, supaya keselamatan yang dari pada-Ku sampai ke ujung bumi.\u201d<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Demikianlah sabda Tuhan<br>U. Syukur kepada Allah.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>MAZMUR TANGGAPAN: Mazmur 40:2+4ab.7-8a.8b-9.10; R: 8a.9a<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em><strong>Ref. Ya Tuhan aku datang melakukan kehendak-Mu.<\/strong><\/em><\/h3>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Aku sangat menanti-nantikan Tuhan; lalu Ia menjengukku dan mendengar teriakku minta tolong. Ia memberikan nyanyian baru dalam mulutku untuk memuji Allah kita.<\/li>\n\n\n\n<li>Kurban dan persembahan tidak Kauinginkan, tetapi Engkau telah membuka telingaku; kurban bakar dan kurban silih tidak Engkau tuntut. Lalu aku berkata, \u201cLihatlah Tuhan, aku datang!<\/li>\n\n\n\n<li>Dalam gulungan kitab ada tertulis tentang aku: Aku senang melakukan kehendak-Mu, ya Allahku; Taurat-Mu ada di dalam dadaku.\u201d<\/li>\n\n\n\n<li>Aku mengabarkan keadilan, di tengah jemaat yang besar, bibirku tidak kutahan terkatup; Engkau tahu itu, ya Tuhan.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BACAAN KEDUA: Bacaan dari Surat Pertama Rasul Paulus kepada umat di Korintus 1:1-3<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em><strong>\u201cKasih karunia dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus.\u201d<\/strong><\/em><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Dari Paulus, yang oleh kehendak Allah dipanggil menjadi rasul Kristus Yesus, dan dari Sostenes, saudara kita, kepada jemaat Allah di Korintus, yaitu mereka yang dikuduskan dalam Kristus Yesus dan yang dipanggil menjadi orang-orang kudus, serta kepada sekalian saudara di mana pun yang berseru kepada nama Yesus Kristus, Tuhan mereka dan Tuhan kita. Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, dan dari Tuhan Yesus Kristus, menyertai kamu.<br>Demikianlah sabda Tuhan<br>U. Syukur kepada Allah.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BAIT PENGANTAR INJIL:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">U :&nbsp;<em>Alleluya, alleluya, alleluya<\/em><br>S : (Yohanes 1:14:12b)&nbsp;<em>Firman telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, semua orang yang menerima-Nya diberi kuasa menjadi anak-anak Allah.<\/em><\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Yohanes 1:29-34<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong><em>\u201cLihatlah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia.\u201d<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Ketika Yohanes membaptis di Sungai Yordan, ia melihat Yesus datang kepadanya. Maka katanya, \u201cLihatlah Anak domba Allah yang menghapus dosa dunia. Dialah yang kumaksud ketika kukatakan: Sesudah aku akan datang seorang yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku. Aku sendiri pun mula-mula tidak mengenal Dia, tetapi untuk itulah aku datang dan membaptis dengan air, yaitu supaya Ia dinyatakan kepada Israel.\u201d Dan Yohanes memberi kesaksian, katanya, \u201cAku telah melihat Roh turun dari langit seperti merpati, dan Roh itu tinggal di atas-Nya. Aku pun sebenarnya tidak mengenal Dia, tetapi Yang mengutus aku membaptis dengan air telah berfirman: Jikalau engkau melihat Roh turun ke atas seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dia itulah yang akan membaptis dengan Roh Kudus. Dan aku telah melihat-Nya! Maka aku memberi kesaksian: Dia inilah Anak Allah.\u201d<br>Demikianlah Sabda Tuhan<br>U. Terpujilah&nbsp;<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>RESI DIBAWAKAN OLEH Rm. Rafael Sudibyo SCJ<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Para pendengar Resi Dehonian yang terkasih, selamat berjumpa kembali dengan saya, Rm. Rafael Sudibyo, SCJ, dari komunitas Paroki Para Rasul Kudus Tegalsari Belitang, dalam resi \u2013 renungan singkat dehonian, edisi hari minggu, Pekan Biasa II, 18 Januari 2026. Marilah kita mendengarkan sabda Tuhan;&nbsp;<em>Bacaan dari Injil Suci, menurut&nbsp;<\/em><em>Yohanes<\/em>&nbsp;(<a href=\"https:\/\/www.imankatolik.or.id\/alkitabq.php?q=Yoh1:29-34;\">Yohanes 1:29-34<\/a>)<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Para pendengar RESI Dehonian yang terkasih, saat Yohanes pembaptis berjumpa dengan Yesus di sungai Yordan, di sanalah Yohanes menyerukan \u201cLihatlah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia.\u201d Apa yang dikatakan oleh Yohanes pembaptis memiliki arti tersendiri. Kalau kita mengingat sebutan \u201cAnak DOmba Allah\u201d itu mengarah pada kisah perayaan paskah Yahudi. Yang mana, dalam kisah tersebut, keluarga2 akan menyembelih anak domba, dan darahnya dioleskan diatas palang pintu, dengan demikian, keluarga yang palang pintunya dioleskan darah anak domba akan selamat, dan bebas dari tulah yang mematikan.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Dengan demikian, bisa dikatakan bahwa, Allah sungguh sangat mencintai manusia, meski Allah menghukum manusia, namun Allah tetap memberi solusi supaya umat-Nya tidak terkena hukuman itu. dan melalui darah anak domba yang berada di atas palang pintu itu, manusia bisa bebas dari hukuman.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Untuk itu, kenapa Yohanes saat berjumpa dengan Yesus, langsung mengatakan \u201clihatlah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia.\u201d Karena yohanes ingin menegaskan bahwa Yesus adalah hamba Allah yang dikurban untuk menebus dan membebaskan manusia dari segala dosa dunia. Dengan darah Yesus yang tetumpah di salib, manusia akan bebas dari kematian kekal dan memulihkan relasinya dengan Allah, dan melalui wafat-Nya, Yesus membawa keselamatan sampai ke ujung bumi.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Dalam perayaan Ekaristi, kurban salib Kristus kita rayakan. Tubuh dan Darah Kristus diserahkan dan ditumpahkan untuk kita. Yesus memberikan seluruh diri-Nya bagi keselamatan seluruh umat manusia dan pengampunan dosa. Seraya menghunjukkan roti dan anggur, imam menggemakan seruan Yohanes, \u201cLihatlah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia.\u201d Umat mengamini bahwa keselamatan terwujud dalam diri Kristus. Kita ikut serta dalam perjamuan keselamatan. Ketidakpantasan tidak mengecualikan kita dari undangan Tuhan, sebab Ia datang untuk orang yang berdosa. Dia mau menjadikan kita pantas dan layak bagi Allah. Dari pihak kita, kita mengakui kerapuhan kita selaku pendosa, dan berniat untuk bangkit dan berubah.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Maka dari itu, ketika kita sudah menerima tubuh dan darah kristus dalam perayaan ekaristi, kita telah dipanggil untuk menjadi saluran rahmat Allah dalam menyelamatkan dunia ini. Mari, setelah menyambut Tubuh Kristus, tibalah giliran kita menjadi pengundang, menjadi penghidang, dan menjadi penyaji damai dan sukacita. Kita juga mengambil bagian dalam tugas membawa keselamatan dari Allah kepada setiap makhluk ciptaan-Nya.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Semoga Hati Kudus Yesus merajai hati kita. Amin.&nbsp;Para Pendengar Resi Dehonian dimanapun anda berada, semoga Tuhan selalu memberkati Langkah laku, aktivitas, dan persaudaraan diantara kita,&nbsp;<strong>+ Dalam Nama Bapa, dan Putera, dan Roh Kudus. Amin.<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA UMAT:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">I : Yesus adalah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia. Ia datang ke dunia hendap membaptis kita dengan Roh Kudus dan mengangkat kita menjadi putra-putri Allah Bapa yang terkasih. Marilah kita berdao kepada Allah Bapa yang amat mencintai kita.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">L : Bagi Gereja, Umat Allah:&nbsp;Semoga Gereja, Umat Allah tidak terkurung dalam kepentingan diri sendiri, namun dapat melayani sesama dengan penuh kasih seperti Kristus telah memberikan diri demi keselamatan manusia.&nbsp;Marilah kita mohon \u2026<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">U : Tuhan, jadikanlah kami saluran kasih-Mu.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">L : Bagi semua orang yang memegan jabatan di pemerintahan:&nbsp;Semoga para pejabat pemerintahan tidak bekerja demi keuntungan diri sendiri, melainkan mengabdikan diri dengan sepenuh hati demi kepentingan nusa dan bangsa.&nbsp;Marilah kita mohon \u2026<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">U : Tuhan, jadikanlah kami saluran kasih-Mu.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">L : Bagi para miskin di tengah-tengah kita:&nbsp;Semoga kami sungguh-sungguh berusaha membebaskan para miskin dari sikap menyerah saja kepada nasib sehingga merea mau berjuan dan bertanggungjawab terhadap hidup dengan penuh pengharapan.&nbsp;Marilah kita mohon \u2026<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">U : Tuhan, jadikanlah kami saluran kasih-Mu.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">L : Bagi kita semua yang hadir di sini:&nbsp;Semoga kita semua turut berlibat aktif dalam memberikan diri bagi kesejahteraan sesama, khususnya bagi mereka yang lemah, miskin, tersingkir, dan menderita.&nbsp;Marilah kita mohon \u2026<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">U : Tuhan, jadikanlah kami saluran kasih-Mu.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">I : Tuhan, Allah kami, ajarilah kami untuk mampu memberikan diri bagi keselamtan sesama secara tulus dan rendah hati seperti Kristus, Sang Anak Domba Allah, Putra-Mu, tuhan dan Pengantara kami.&nbsp;Amin.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Allah Bapa kami,&nbsp;terimalah persembahan kami ini dan persatukanlah dengan kurban Kristus,&nbsp;Sang Anak Domba yang sejati, agar mendatangkan rahmat serta damai sejahtera bagi kami. Sebab, Dialah Tuhan dan Pengantara kami.&nbsp;Amin<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>ANTIFON KOMUNI \u2013 Mazmur 23:5<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Engkau menyediakan hidangan di hadapanku, pialaku penuh melimpah.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA SESUDAH KOMUNI:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Marilah berdoa:&nbsp;Ya Allah, curahkanlah Roh cinta kasih-Mu kepada kami.&nbsp;Semoga kami yang telah Engkau kenyangkan dengan satu roti kehidupan, Engkau jadikan sehati di dalam satu cinta Ilahi.&nbsp;Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa sepanjang segala masa.&nbsp;Amin<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Resi-Minggu-18-Januari-2026-oleh-Rm-Rafael-Sudibyo-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Paroki-Para-Rasul-Kudus-Tegalsari-Belitang-Sumatera-Selatang-Indonesia.mp3\">Resi-Minggu 18 Januari 2026 oleh Rm. Rafael Sudibyo SCJ dari Komunitas SCJ Paroki Para Rasul Kudus Tegalsari Belitang Sumatera Selatang \u2013 Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sumber <a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/2026\/01\/17\/minggu-18-januari-2026-hari-minggu-biasa-ii-pembukaan-pekan-doa-sedunia-untuk-persatuan-umat-kristen\/\">https:\/\/resi.dehonian.or.id\/2026\/01\/17\/minggu-18-januari-2026-hari-minggu-biasa-ii-pembukaan-pekan-doa-sedunia-untuk-persatuan-umat-kristen\/<\/a><\/p>\n\n\n\n<figure><iframe loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?powerpress_pinw=91348-podcast&amp;powerpress_player=default\" width=\"320\" height=\"50\"><\/iframe><\/figure>\n<div class=\"powerpress_player\" id=\"powerpress_player_5633\"><audio class=\"wp-audio-shortcode\" id=\"audio-91348-1\" preload=\"none\" style=\"width: 100%;\" controls=\"controls\"><source type=\"audio\/mpeg\" src=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Resi-Minggu-18-Januari-2026-oleh-Rm-Rafael-Sudibyo-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Paroki-Para-Rasul-Kudus-Tegalsari-Belitang-Sumatera-Selatang-Indonesia.mp3?_=1\" \/><a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Resi-Minggu-18-Januari-2026-oleh-Rm-Rafael-Sudibyo-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Paroki-Para-Rasul-Kudus-Tegalsari-Belitang-Sumatera-Selatang-Indonesia.mp3\">https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Resi-Minggu-18-Januari-2026-oleh-Rm-Rafael-Sudibyo-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Paroki-Para-Rasul-Kudus-Tegalsari-Belitang-Sumatera-Selatang-Indonesia.mp3<\/a><\/audio><\/div><p class=\"powerpress_links powerpress_links_mp3\" style=\"margin-bottom: 1px !important;\">Podcast: <a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Resi-Minggu-18-Januari-2026-oleh-Rm-Rafael-Sudibyo-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Paroki-Para-Rasul-Kudus-Tegalsari-Belitang-Sumatera-Selatang-Indonesia.mp3\" class=\"powerpress_link_pinw\" target=\"_blank\" title=\"Play in new window\" onclick=\"return powerpress_pinw('https:\/\/katolikindonesia.org\/?powerpress_pinw=91348-podcast');\" rel=\"nofollow\">Play in new window<\/a> | <a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/Resi-Minggu-18-Januari-2026-oleh-Rm-Rafael-Sudibyo-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Paroki-Para-Rasul-Kudus-Tegalsari-Belitang-Sumatera-Selatang-Indonesia.mp3\" class=\"powerpress_link_d\" title=\"Download\" rel=\"nofollow\" download=\"Resi-Minggu-18-Januari-2026-oleh-Rm-Rafael-Sudibyo-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Paroki-Para-Rasul-Kudus-Tegalsari-Belitang-Sumatera-Selatang-Indonesia.mp3\">Download<\/a><\/p><!--powerpress_player-->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ANTIFON PEMBUKA \u2013 Mazmur 66:4 Seluruh bumi hendaknya sujud menyembah Dikau, ya Allah,&nbsp;dan bermazmur bagi-Mu, meluhurkan nama-Mu, ya Allah Mahatinggi. PENGANTAR: Kita sering mendengar istilah universalitas keselamatan. Artinya, keselamatan diberikan bagi semua orang sebagai&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":90462,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"audio","meta":{"footnotes":""},"categories":[18,1,20],"tags":[],"class_list":["post-91348","post","type-post","status-publish","format-audio","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan-audio","category-bacaan-harian","category-renungan-text","post_format-post-format-audio"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/app-2026.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/91348","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=91348"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/91348\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":91350,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/91348\/revisions\/91350"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/90462"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=91348"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=91348"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=91348"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}