{"id":90895,"date":"2026-01-08T10:11:08","date_gmt":"2026-01-08T03:11:08","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=90895"},"modified":"2026-01-08T10:11:08","modified_gmt":"2026-01-08T03:11:08","slug":"kamis-08-januari-2026-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=90895","title":{"rendered":"Kamis, 08 Januari 2026"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nKamis 08 Januari 2026<br \/>\nLukas 4:18-19 (Luk 4:14-22)<br \/>\n\u201dRoh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang.&#8221;<\/p>\n<p>Tahun Rahmat Tuhan 2026<\/p>\n<p>Saat Yesus datang ke dunia, semua nubuatan para Nabi terpenuhi, dan oleh Yesus semua janji Allah menjadi Perjanjian Baru dan Kekal. Oleh karena itu seluruh tahun sesudah Yesus sampai selamanya menjadi \u201cTahun Rahmat Tuhan\u201d atau \u201cTahun Masehi\u201d atau \u201cAnno Domini\u201d (Tahun Tuhan).<br \/>\nDalam surat kepada orang Ibrani 13:8 dikatakan: \u201cYesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya.\u201d<\/p>\n<p>Yesus adalah Penolong kita. Kita tidak akan takut apapun yang terjadi. (Ibr 13:6). \u201cIa turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi kita yang mengasihi Dia.\u201d (Rom 8:28).<br \/>\nMari melanjutkan perjalanan bersama Yesus di tahun penuh rahmat ini.<br \/>\nSemoga mata kita dapat melihat karya-karya agung Tuhan dalam semua peristiwa hidup kita. Kita terbebas dari belenggu yang membuat diri kita terkurung pada diri sendiri. Semoga kita dapat ikut serta ambil bagian mewartakan kabar baik kepada banyak orang yang mendambakan sapaan kasih yang penuh persahabatan dan keramahan.<\/p>\n<p>Mari berjalan terus. Kasih Karunia Tuhan menyertai kita.&#x2764;&#xfe0f;<br \/>\nPs Revi Tanod Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>  \u210d <\/p>\n<p>Kamis, 8 Januari 2026, Kamis Sesudah Penampakan Tuhan<br \/>\nBacaan: 1Yoh. 4:19-5:4; Mzm. 72:2,14,15bc,17; Luk. 4:14-22a.<\/p>\n<p>\u201cRoh Tuhan ada padaku, oleh sebab Ia telah mengurapi aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat Tuhan telah datang,\u201d (Luk 4: 18-19).<\/p>\n<p>Kita renungkan Sabda Tuhan hari ini masih dalam semangat Natal. Sang Immanuel, yakni Yesus sendiri mengajarkan kita semangat dan cara hidup-Nya:<\/p>\n<p>&#xfe0f; Hidup dalam tuntunan Roh Kudus. Ini adalah salah satu penekanan Injil Lukas mengenai hidup dan karya Yesus: Ia selalu digerakkan oleh Roh Kudus \u2013 itulah yang menghubungkan-Nya dengan Bapa. Dari sinilah mengalir kuasa-Nya, keyakinan dan kepercayaan-Nya. Tak ada yang dapat melebihi pengetahuan bahwa anda bekerja bagi Tuhan dan bahwa Tuhan bekerja melalui anda.<\/p>\n<p> Membawa kabar baik bagi orang-orang miskin. Dunia kita dipenuhi dengan pelbagai macam berita \u2013 tetapi biasanya yang menjadi headline adalah berita-berita buruk dan menyedihkan. Kabar dari Allah adalah damai dan penghiburan. Marilah kita menjadi pembawa kabar baik Allah kepada sesama, khususnya mereka yang miskin dan membutuhkan. Ini harus menjadi agenda hidup kita yang utama.<\/p>\n<p> Pemenuhan Kitab Suci. Semua misi Yesus menjadi pernyataan Sang Sabda yang menjadi manusia, Sang Sabda yang hidup dalam daging. Dialah pemenuhan janji Allah. Dalam dunia di mana impian dan janji sering kali hancur berantakan, kesetiaan janji Allah memberi harapan. Dunia kita juga amat merindukan kebenaran, kebaikan dan keadilan yang menjadi nyata. Semoga hidup kita menjadi pengejawantahan kebenaran, kebaikan, dan keadilan.<\/p>\n<p>Semoga kita hidup dan berkarya dengan semangat dan cara yang sama dengan-Nya: senantiasa terbuka terhadap tuntunan Roh Kudus, menjadi kabar baik bagi dunia, menjadi saksi janji keselamatan Allah.<\/p>\n<p>Tuhan, jadikan hidup kami kabar baik pengharapan dan sukacita bagi sesama, biarlah Roh kebenaran dan kasih berbicara melalui kata-kata dan perilaku kami. Amin.<\/p>\n<p>Selamat pagi. Selamat beraktivitas hari ini, menjadi kabar baik bagi lingkungan anda. \u24bf\u24c1\u24ca! &#x2764;<br \/>\n&#x2764;\ufe0e.<\/p>\n<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"w5goTxJji2\"><p><a href=\"https:\/\/sacerdos2000.com\/menjadi-kabar-baik\/\">Menjadi Kabar Baik<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><iframe loading=\"lazy\" class=\"wp-embedded-content\" sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" style=\"position: absolute; visibility: hidden;\" title=\"&#8220;Menjadi Kabar Baik&#8221; &#8212; Sacerdos2000\" src=\"https:\/\/sacerdos2000.com\/menjadi-kabar-baik\/embed\/#?secret=PGdr03xrtA#?secret=w5goTxJji2\" data-secret=\"w5goTxJji2\" width=\"500\" height=\"282\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\"><\/iframe><\/p>\n<p>RP Joni Astanto MSC<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Kamis 08 Januari 2026 Lukas 4:18-19 (Luk 4:14-22) \u201dRoh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":90462,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-90895","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/app-2026.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/90895","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=90895"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/90895\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":90896,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/90895\/revisions\/90896"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/90462"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=90895"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=90895"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=90895"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}