{"id":90670,"date":"2026-01-03T10:51:01","date_gmt":"2026-01-03T03:51:01","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=90670"},"modified":"2026-01-03T10:51:01","modified_gmt":"2026-01-03T03:51:01","slug":"sabtu-03-januari-2026-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=90670","title":{"rendered":"Sabtu, 03 Januari 2026"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nSabtu 03 Januari 2026<br \/>\nYohanes 1:29,34b (Yoh 1:29-34)<br \/>\nPada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: &#8220;Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia\u2026Ia inilah Anak Allah.&#8221;<\/p>\n<p>Lihatlah Anak Domba Allah Yang Menghapus Dosa Dunia<\/p>\n<p>Yohanes Pembaptis menunjuk kepada Yesus dan menyebutNya sebagai Anak Domba Allah. Hal ini mengingatkan umat Israel, bagaimana mereka diselamatkan oleh darah anak domba untuk dapat keluar dari Mesir. Sekaligus Yohanes menubuatkan apa yang akan terjadi dengan Yesus, yang akan menjadi Anak Domba yang dikurbankan untuk menebus dan menyelamatkan seluruh umat manusia.<\/p>\n<p>Yesus adalah Anak Allah yang menjadi Domba sembelihan agar pengorbananNya menjadi tanda cinta Allah yang tak terhingga untuk kita.<br \/>\nMaka Natal dan Paskah adalah satu kesatuan mengenai arti kedatangan Yesus, Anak Allah yang serentak juga Anak Domba Allah yang rela dikorbankan demi keselamatan kita.<\/p>\n<p>Yesus telah bersabda, \u201cTidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.\u201d (Yoh 15:13).<br \/>\nYesus telah memberikan nyawaNya untuk kita, itulah jaminan bagi kita untuk berjalan tanpa ragu menyusuri lorong-lorong kehidupan sepanjang tahun ini. Ia telah menjadi jaminan bagi kita, untuk tak perlu kuatir apapun yang terjadi, karena Ia ada menemani kita, Ia berani mati untuk menyelamatkan kita. \u201cIni Aku,\u201d kata Yesus. \u201cJangan takut!\u201d<\/p>\n<p>Setiap kali kita ikut perayaan Ekaristi, sebelum komuni, sambil mengangkat Hosti Suci, imam delalu mengulangi kata-kata Yohanes Pembaptis ini, \u201cLihatlah Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia. Berbahagialah kita yang diundang ke perjamuanNya.\u201d<br \/>\nBetapa Injil selalu hidup saat kita hadir memenuhi undangan ikut perjamuan Tuhan. Berbahagialah mereka yang selalu memandang wajah Tuhan dalam perjamuanNya yang kudus.<\/p>\n<p>Selamat berakhir pekan. Tuhan Yesus menemani kita.&#x1f64f;&#x2764;&#xfe0f;&#x1f607;<br \/>\nPs Revi Tanod Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 03 Jan 2026<br \/>\nSabtu Masa Natal<br \/>\nPF Nama Yesus Yang Tersuci<br \/>\nWarna Liturgi: Putih<br \/>\nBait Pengantar Injil: Yoh 1:14.12b<br \/>\nBacaan Injil: Yoh 1:29-34<br \/>\n************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nYoh 1:14.12b<br \/>\nFirman telah menjadi manusia, dan diam di antara kita,<br \/>\nSemua orang yang menerima Dia,<br \/>\ndiberi-Nya kuasa untuk menjadi anak-anak Allah.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nYoh 1:29-34<br \/>\nLihatlah Anak domba Allah.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Yohanes:<\/p>\n<p>Ketika Yohanes membaptis di Sungai Yordan,<br \/>\nia melihat Yesus datang kepadanya.<br \/>\nMaka katanya, &#8220;Lihatlah Anak domba Allah<br \/>\nyang menghapus dosa dunia.<br \/>\nDialah yang kumaksud ketika kukatakan:<br \/>\nSesudah aku akan datang seorang yang telah mendahului aku,<br \/>\nsebab Dia telah ada sebelum aku.<br \/>\nAku sendiri pun mula-mula tidak mengenal Dia,<br \/>\ntetapi untuk itulah aku datang dan membaptis dengan air,<br \/>\nsupaya Ia dinyatakan kepada Israel.&#8221;<br \/>\nDan Yohanes memberi kesaksian, katanya,<br \/>\n&#8220;Aku telah melihat Roh turun dari langit seperti merpati,<br \/>\ndan Ia tinggal di atas-Nya.<br \/>\nAku pun sebenarnya tidak mengenal-Nya,<br \/>\ntetapi Yang mengutus aku untuk membaptis dengan air telah berfirman:<br \/>\nJikalau engkau melihat Roh turun ke atas seseorang<br \/>\ndan tinggal di atas-Nya,<br \/>\nDialah itu yang akan membaptis dengan Roh Kudus.<br \/>\nDan aku telah melihat-Nya!<br \/>\nMaka aku memberi kesaksian: Dia inilah Anak Allah!&#8221;<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<br \/>\n************<\/p>\n<p>EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA LANGGUR, TANAH PARA MARTIR KEI<\/p>\n<p>YESUSKU ANAK ALLAH YANG PUNYA KUASA MENGAMPUNI DOSA<\/p>\n<p>Kabar Baik dari Tuhan untukmu pagi ini: \u201cBersyukur dan berbanggalah karena Yesus yang kita imani adalah Putra Tunggal Allah yang menghapus dosa kita. Maka tugas kita adalah menjadi saksi dari kebenaran iman ini.\u201d<\/p>\n<p>Dalam injil hari ini, Yohanes memberi kesaksian bahwa:\u201dDan aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian: Ia inilah Anak Allah.&#8221; ( ayat 34 )<\/p>\n<p>Pesan Tuhan bagimu hari ini:<\/p>\n<p>&#8211; Percayalah bahwa Yesus adalah Firman yang menjadi manusia, yang memiliki kuasa untuk mengampuni dan menyelamatkan manusia;<\/p>\n<p>&#8211; \u2060Percayalah bahwa Yesus adalah Putra Allah yang mengizinkan kita memanggil Abba, ya Bapa kepada Allah, dan menyapa Maria, Bunda-Nya sebagai Bunda kita;<\/p>\n<p>&#8211; \u2060Beranilah memberi kesaksian tentang kebenaran Injili ini seperti yang dilakukan oleh Yohanes Pembaptis.<\/p>\n<p>Selamat berakhir pekan untuk para sahabat.<\/p>\n<p>Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua. ( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong &#8211; Duc in Altum )<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Sabtu 03 Januari 2026 Yohanes 1:29,34b (Yoh 1:29-34) Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: &#8220;Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia\u2026Ia inilah Anak Allah.&#8221; Lihatlah Anak&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":90462,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-90670","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/app-2026.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/90670","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=90670"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/90670\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":90671,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/90670\/revisions\/90671"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/90462"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=90670"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=90670"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=90670"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}