{"id":90279,"date":"2025-12-26T07:34:44","date_gmt":"2025-12-26T00:34:44","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=90279"},"modified":"2025-12-26T07:34:44","modified_gmt":"2025-12-26T00:34:44","slug":"jumat-26-desember-2025-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=90279","title":{"rendered":"Jumat, 26 Desember 2025"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nJumat 26 Desember 2025<br \/>\nPesta St Stefanus, Martir Pertama<br \/>\nMatius 10:19-20 (Mat 10:17-22)<br \/>\n\u201dApabila mereka menyerahkan kamu, janganlah kamu kuatir akan bagaimana dan akan apa yang harus kamu katakan, karena semuanya itu akan dikaruniakan kepadamu pada saat itu juga. Karena bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan berkata-kata di dalam kamu.\u201d<\/p>\n<p>Berani Karena Ada Roh Kudus Penolong Kita<\/p>\n<p>Setiap tanggal 26 Desember, Gereja memperingati St Stefanus, pengikut Kristus yang paling pertama mati sebagai martir sebagaimana dikisahkan dalam Kisah Para Rasul Bab 6-7.<br \/>\nPerayaan hari ini mengingatkan kita bahwa kelahiran Yesus dalam hati kita menyertakan segala konsekwensi untuk menjadi pewarta dan saksi kebenaran, seperti halnya St Stefanus.<br \/>\nSimeon telah bernubuat tentang Yesus: \u201cSesungguhnya Anak ini ditentukan untuk menjatuhkan atau membangkitkan banyak orang di Israel dan untuk menjadi suatu tanda yang menimbulkan perbantahan.\u201d (Luk 2:34).<\/p>\n<p>Perbantahan demi perbantahan mewarnai hidup dan karya Yesus, karena Ia harus melawan arus kebanyakan orang yang hidup nyaman oleh dosanya, dan tak ada yang berani mengusik kejahatan dan kemunafikan mereka, para pemimpin Israel.<br \/>\nPerlu keberanian untuk bertahan dalam idealisme kejujuran dan kekudusan, serta berjalan di jalan Tuhan. Memilih diam, membiarkan, dan mencari aman untuk diri sendiri, itulah kebanyakan sikap yang diambil orang. Sayangnya dunia bukannya memuji orang yang jujur dan berani melawan arus.<\/p>\n<p>Yesus yang lahir di hati kita telah berjanji untuk menganugerahkan Roh KudusNya membantu kita. \u201cApabila mereka menyerahkan kamu, janganlah kamu kuatir akan bagaimana dan akan apa yang harus kamu katakan, karena semuanya itu akan dikaruniakan kepadamu pada saat itu juga. Karena bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan berkata-kata di dalam kamu.\u201d (Mat 10:19-20).<br \/>\nTetaplah memilih Yesus, sekalipun dunia membenci jalan yang kita tempuh atau menolak jalan kebenaran yang kita pilih. Beranilah melawan arus, dan jangan sampai kita kehilangan idealisme sebagai murid-murid Yesus karena merasa berjuang sendiri. Seperti Stefanus, kita selalu memandang ke atas, memohon bantuan Surga, biarlah Roh Kudus menjadi kekuatan serentak spirit yang memberanikan kita.<\/p>\n<p>Selamat merayakan hari Natal yang ke dua. Imanuel, Yesus beserta kita&#x1f64f;&#x2764;&#xfe0f;&#x1f607;<br \/>\nPs Revi Tanod Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 26 Des 2025<br \/>\nJumat Masa Natal<br \/>\nWarna Liturgi: Merah<br \/>\nBait Pengantar Injil: Mzm 118:26a,27a<br \/>\nBacaan Injil: Mat 10:17-22<br \/>\n************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nMzm 118:26a.27a<br \/>\nDiberkatilah dia yang datang dalam nama Tuhan!<br \/>\nTuhanlah Allah, Dia menerangi kita.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nMat 10:17-22<br \/>\nBukan kamu yang berbicara, melainkan Roh Bapamu.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Matius:<\/p>\n<p>Pada waktu mengutus murid-murid-Nya, Yesus berkata,<br \/>\n&#8220;Waspadalah terhadap semua orang!<br \/>\nSebab ada yang akan menyerahkan kamu kepada majelis agama;<br \/>\ndan mereka akan menyesah kamu di rumah ibadatnya.<br \/>\nKarena Aku,<br \/>\nkamu akan digiring ke muka para penguasa dan raja-raja<br \/>\nsebagai suatu kesaksian bagi mereka<br \/>\ndan bagi orang-orang yang tidak mengenal Allah.<\/p>\n<p>Apabila mereka menyerahkan kamu,<br \/>\njanganlah kamu kuatir<br \/>\nakan bagaimana dan akan apa yang harus kamu katakan,<br \/>\nkarena semuanya itu akan dikaruniakan kepadamu pada saat itu juga.<br \/>\nKarena bukan kamu yang berbicara, melainkan Roh Bapamu;<br \/>\nDia yang akan berbicara dalam dirimu.<\/p>\n<p>Orang akan menyerahkan saudaranya untuk dibunuh;<br \/>\ndemikian juga seorang ayah akan menyerahkan anaknya.<br \/>\nAnak-anak akan memberontak terhadap orangtuanya<br \/>\ndan akan membunuh mereka.<br \/>\nDan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku;<br \/>\ntetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya<br \/>\nakan selamat.&#8221;<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<br \/>\n************<\/p>\n<p>EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISE<\/p>\n<p>BERTAHAN DAN BERSYUKUR KARENA IMAN AKAN YESUS<\/p>\n<p>Kabar Baik dari Tuhan pagi ini untukmu: \u201cKepadamu dikaruniakan roh keberanian sehingga dalam tantangan iman seberat apa pun, engkau akan tetap bertahan sampai kesudahannya, karena mahkota kemenangan akan menjadi milikmu di surga.\u201d<\/p>\n<p>Dalam injil hari ini, kita diingatkan: \u201cDan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.&#8221;( ayat 22 )<\/p>\n<p>Pesan Tuhan bagimu hari ini:<\/p>\n<p>&#8211; Syukurilah karena engkau terpilih menjadi pengikut Yesus;<\/p>\n<p>&#8211; \u2060Bersyukurlah jika karena imanmu, engkau dicela, dihina bahkan diancam;<\/p>\n<p>&#8211; \u2060Tetaplah teguh dan kokoh dalam imanmu akan Yesus.<\/p>\n<p>Keberanian St. Stefanus yang rela dirajam dan dibunuh karena iman memberikan inspirasi kepada kita bahwa berkorban adalah bagian utama dalam iman akan Yesus, karena sesungguhnya demi kita, Ia rela memberikan nyawa-Nya sebagai tebusan.<\/p>\n<p>Selamat beraktivitas untuk para sahabat.<\/p>\n<p>Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua. ( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong &#8211; Duc in Altum )<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Jumat 26 Desember 2025 Pesta St Stefanus, Martir Pertama Matius 10:19-20 (Mat 10:17-22) \u201dApabila mereka menyerahkan kamu, janganlah kamu kuatir akan bagaimana dan akan apa yang harus kamu katakan, karena semuanya itu&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":66662,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-90279","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/ardas-2025.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/90279","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=90279"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/90279\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":90280,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/90279\/revisions\/90280"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/66662"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=90279"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=90279"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=90279"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}