{"id":90270,"date":"2025-12-25T21:00:16","date_gmt":"2025-12-25T14:00:16","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=90270"},"modified":"2025-12-25T21:00:16","modified_gmt":"2025-12-25T14:00:16","slug":"alaya-film-pendek-natal-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=90270","title":{"rendered":"ALAYA &#8211; Film Pendek Natal 2025"},"content":{"rendered":"<p>ALAYA &#8211; Film Pendek Natal 2025<\/p>\n<p>&#8220;Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga&#8221;<\/p>\n<p>Film pendek Natal ini mengisahkan sebuah keluarga Katolik yang dari luar tampak harmonis dan baik-baik saja, namun sesungguhnya menyimpan luka yang dalam. Pak Rahmat, seorang ayah dan suami, terjebak dalam kebiasaan judi online yang perlahan menghancurkan perannya dalam keluarga. Kesibukan dan pelariannya membuat ia abai terhadap istrinya, Bu Ester, seorang Katolik yang taat dan guru Sekolah Minggu, serta anak mereka, Andito.<\/p>\n<p>Bu Ester tetap berusaha setia, melayani, dan menjaga iman di tengah rumah tangga yang retak. Sementara Andito tumbuh dengan kekosongan figur ayah, bahkan hingga momen penting seperti kelulusannya berlalu tanpa kehadiran sang ayah. Konflik, pertengkaran, dan diam yang menyakitkan menjadi keseharian yang tak terlihat oleh orang-orang di sekitar mereka.<\/p>\n<p>Hingga suatu saat, Pak Rahmat dihadapkan pada kenyataan pahit atas pilihan hidupnya. Kesadaran dan pertobatan pun muncul, membawa langkah kecil untuk kembali pulang, meminta maaf, dan memperbaiki relasi yang telah rusak. Natal menjadi titik balik, bukan hanya sebagai perayaan, tetapi sebagai momen pemulihan, pengampunan, dan harapan baru.<\/p>\n<p>Melalui kisah sederhana namun dekat dengan realitas, film ini mengajak kita merenungkan makna sejati Natal: hadirnya kasih, pertobatan, dan kesempatan untuk memulai kembali, bahkan dari keluarga yang hampir hancur<\/p>\n<p>Soundtrack<br \/>\n\u201cSecret\u201d<br \/>\nPerformed by Adhitia Sofyan<br \/>\nProducer by Jonathan Vanco<br \/>\nComposer by Adhitia Sofyan<br \/>\nWritten by Adhitia Sofyan<\/p>\n<p>\u201cMau Kemana\u201d<br \/>\nPerformed by Yura Yunita<br \/>\nProducer by Ari renaldi<br \/>\nWritten by Yura Yunita &amp; Donne Maula<\/p>\n<p>\u201cKita usahakan rumah itu (Alternate Version)\u201d<br \/>\nPerformed by Sal Priadi<br \/>\nProducer by Petra Sihombing<br \/>\nWritten by Sal Priadi<\/p>\n<p>\u201cSore: Istri dari Masa Depan<br \/>\n(Original Motion Picture Score)\u201d<br \/>\nProducer: Ofel Obaja<br \/>\nProgramming: Ofel Obaja<br \/>\nComposer: Ofel Obaja<\/p>\n<p>Sumber Paroki Katedral Purwokerto<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ALAYA &#8211; Film Pendek Natal 2025 &#8220;Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga&#8221; Film pendek Natal ini mengisahkan sebuah keluarga Katolik yang dari luar tampak harmonis dan baik-baik saja, namun sesungguhnya menyimpan luka yang dalam. Pak&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":28971,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"video","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,27,26,28,2],"tags":[],"class_list":["post-90270","post","type-post","status-publish","format-video","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-sekitar","category-ekonomi","category-pengembangan","category-sosial","category-tokoh","post_format-post-format-video"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/ki.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/90270","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=90270"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/90270\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":90271,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/90270\/revisions\/90271"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/28971"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=90270"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=90270"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=90270"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}