{"id":88589,"date":"2025-11-24T10:18:11","date_gmt":"2025-11-24T03:18:11","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=88589"},"modified":"2025-11-24T10:18:11","modified_gmt":"2025-11-24T03:18:11","slug":"senin-24-november-2025-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=88589","title":{"rendered":"Senin, 24 November 2025"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nSenin 24 November 2025<br \/>\nPeringatan St Andreas Dung Lac<br \/>\nLukas 21:3-4 (Luk 21:1-4)<br \/>\nLalu Yesus berkata: &#8220;Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang itu. Sebab mereka semua memberi persembahannya dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, bahkan ia memberi seluruh nafkahnya.\u201d<\/p>\n<p>Memberi Dari Kekurangan<\/p>\n<p>Betapa mengagumkan sikap iman si janda miskin yang dipuji Yesus dalam Injil hari ini. Banyak orang memberi dari kelebihannya, tapi ia memberi dari kekurangannya. Itu berarti ia memberi semua yang ia miliki.<br \/>\nYang ada dalam hatinya hanyalah ucapan syukur atas anugerah kehidupan yang Tuhan berikan padanya. Makanya apa yang ada padanya ia kembalikan kepada Tuhan sebagai persembahan.<\/p>\n<p>Bagi Yesus, janda miskin ini jauh lebih kaya karena kerelaannya untuk memberi. Bukankah semakin banyak yang diberikan semakin banyak yang ia miliki?<br \/>\nSesungguhnya kekayaan bukanlah diukur dari seberapa banyak yang kita kumpulkan, tapi seberapa banyak yang kita berikan. Memberikan segalanya itu berarti orang tersebut punya kekayaan batin yang melimpah.<\/p>\n<p>Mari perkaya diri kita dengan kekayaan batin yang melimpah oleh rasa syukur dan ketulusan hati untuk memberi. Tuhanlah jaminan hidup kita. Segalanya kita terima dari Tuhan, terutama nafas hidup kita. Jangan menunggu sampai berkelimpahan baru memberi, tapi rela memberi sekalipun berkekurangan, itulah arti sebenarnya dari hidup yang berkelimpahan rahmat Allah.<br \/>\nHiduplah dengan kekayaan iman yang melimpah, yakinlah sebagaimana disabdakan Yesus, \u201cdengan memberi kita menerima.\u201d<\/p>\n<p>Semangat Senin! Milikilah semangat iman si janda yang miskin, selalu bersyukur dan jadilah pembagi berkat Tuhan.\u2764\ufe0f<br \/>\nPs Revi Tanod Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 24 Nov 2025<br \/>\nSenin Pekan Biasa XXXIV<br \/>\nPW S. Andreas D\u0169ng-L\u1ea1c<br \/>\nWarna Liturgi: Merah<br \/>\nBait Pengantar Injil: Mat 24:42a.44<br \/>\nBacaan Injil: Luk 21:1-4<br \/>\n***********<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nMat 24:42a.44<br \/>\nBerjaga-jagalah dan bersiap-siaplah,<br \/>\nsebab Anak Manusia datang pada saat yang tidak kalian duga.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nLuk 21:1-4<br \/>\nYesus melihat seorang janda miskin memasukkan dua peser ke dalam peti derma.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Lukas:<\/p>\n<p>Di bait Allah, tatkala mengangkat muka,<br \/>\nYesus melihat orang-orang kaya memasukkan persembahan mereka<br \/>\nke dalam peti persembahan.<br \/>\nIa melihat juga seorang janda miskin memasukkan dua peser<br \/>\nke dalam peti itu.<\/p>\n<p>Maka Yesus berkata, &#8220;Aku berkata kepadamu,<br \/>\nsesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak<br \/>\ndaripada semua orang itu.<br \/>\nSebab mereka semua memberi persembahannya<br \/>\ndari kelimpahannya,<br \/>\ntetapi janda ini memberi dari kekurangannya,<br \/>\nbahkan ia memberi seluruh nafkahnya.&#8221;<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<br \/>\n************<\/p>\n<p>EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA VERONA, ITALIA<\/p>\n<p>BERSERAH KEPADA ALLAH DENGAN IMAN YANG KOKOH<\/p>\n<p>Kabar Baik dari Tuhan untukmu pagi: \u201cJika engkau berserah kepada Tuhan dengan menyerahkan semua usaha dan perjuangan, kecemasan dan ketakutan serta semua harapanmu maka itulah yang berkenan di hati Tuhanmu, dan nantikanlah saat Ia akan memberkatimu.\u201d<\/p>\n<p>Dalam injil hari ini dilukiskan tentang persembahan janda miskin yang berkenan di hati Allah: &#8220;Sebab mereka semua memberi persembahannya dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, bahkan ia memberi seluruh nafkahnya.&#8221; ( ayat 4 )<\/p>\n<p>Pesan suci hari ini bagimu:<\/p>\n<p>&#8211; Percayalah bahwa Tuhan takan pernah mengecewakanmu;<\/p>\n<p>&#8211; \u2060Serahkanlah semua doa, usaha, kecemasan dan masalahmu kepada Tuhan dengan penuh iman;<\/p>\n<p>&#8211; \u2060Nantikanlah waktu pertolongan dengan harapan bahwa Ia pasti membantumu;<\/p>\n<p>&#8211; \u2060Jangan meragukan kuat kuasa Tuhan atas diri dan hidupmu.<\/p>\n<p>Akhirnya sadarlah bahwa Tuhan paling senang dengan mereka yang percaya kepada-Nya.<\/p>\n<p>Selamat beraktivitas untuk para sahabat.<\/p>\n<p>Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua. ( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong &#8211; Duc in Altum )<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Senin 24 November 2025 Peringatan St Andreas Dung Lac Lukas 21:3-4 (Luk 21:1-4) Lalu Yesus berkata: &#8220;Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang itu. Sebab&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":66662,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-88589","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/ardas-2025.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/88589","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=88589"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/88589\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":88590,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/88589\/revisions\/88590"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/66662"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=88589"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=88589"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=88589"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}