{"id":8847,"date":"2016-06-02T12:24:43","date_gmt":"2016-06-02T05:24:43","guid":{"rendered":"http:\/\/katolikindonesia.org\/?p=8847"},"modified":"2016-06-02T12:24:43","modified_gmt":"2016-06-02T05:24:43","slug":"today-02-juni-2016-melakukan-kehendak-allah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=8847","title":{"rendered":"TODAY, 02 Juni 2016 : Melakukan Kehendak Allah"},"content":{"rendered":"<p id=\"yui_3_15_0_1_1464843921242_990\"><b id=\"yui_3_15_0_1_1464843921242_989\"><u id=\"yui_3_15_0_1_1464843921242_988\">Melakukan Kehendak Allah<\/u><\/b><\/p>\n<p id=\"yui_3_15_0_1_1464843921242_996\"><span id=\"yui_3_15_0_1_1464843921242_995\" style=\"font-family: Georgia,Times New Roman,serif;\"><span id=\"yui_3_15_0_1_1464843921242_994\">Sering kita menjadi bingung ketika melihat mereka yang terlihat baik, sempurna di mata manusiawi kita, ternyata kemudian bukanlah sebaik yang kita kira.<\/span><\/span><\/p>\n<p id=\"yui_3_15_0_1_1464843921242_998\"><span id=\"yui_3_15_0_1_1464843921242_997\" style=\"font-family: Georgia,Times New Roman,serif;\">Mungkin kita pernah mengalami kekecewaan pula di bidang Spiritual, saat orang yang kita kira mampu menebarkan kasih Tuhan dan menjadi saluran-Nya di dunia ini, ternyata adalah orang yang sungguh berbeda dengan apa yang dia tampilkan di kegiatan kerohanian yang dia ikuti.<\/span><\/p>\n<p id=\"yui_3_15_0_1_1464843921242_1001\"><span id=\"yui_3_15_0_1_1464843921242_1000\" style=\"font-family: Georgia,Times New Roman,serif;\">Ada baiknya pula, kita pun melihat diri kita masing-masing.<\/span><\/p>\n<p id=\"yui_3_15_0_1_1464843921242_1005\"><span id=\"yui_3_15_0_1_1464843921242_1004\" style=\"font-family: Georgia,Times New Roman,serif;\">Sebelum kita menuduh atau menunjuk orang lain, mari bertanya pada diri: apakah kita adalah orang yang pada Matius 7:21 ini yang selalu berseru Tuhan, Tuhan?<\/span><\/p>\n<p id=\"yui_3_15_0_1_1464843921242_1009\"><span style=\"font-family: Georgia,Times New Roman,serif;\">Apakah kita juga melakukan kehendak Bapa?<\/span><\/p>\n<p id=\"yui_3_15_0_1_1464843921242_1011\"><span style=\"font-family: Georgia,Times New Roman,serif;\">Pertanyaan selanjutnya yang mungkin muncul: apakah kehendak Bapa? Bagaimana kita mengetahuinya?<\/span><\/p>\n<p id=\"yui_3_15_0_1_1464843921242_1012\"><span style=\"font-family: Georgia,Times New Roman,serif;\"><b>Dengan perantaraan doa &#8220;kita dapat mengetahui &#8230; manakah kehendak Allah&#8221; (Rm 12:2)\u00a0<sup><a href=\"http:\/\/www.ekaristi.org\/kat\/index.php?q=2822-2827#\" target=\"_blank\" rel=\"nofollow\" data-rapid_p=\"7\"><i>Bdk. Ef 5:17.<\/i><\/a><\/sup>, dan &#8220;memperoleh ketekunan&#8221; untuk &#8220;melakukannya&#8221; (Ibr 10:36). Yesus mengajarkan kita bahwa bukan setiap orang yang memakai banyak kata akan masuk ke dalam Kerajaan surga, &#8220;melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di surga&#8221; (Mat 7:21). &#8212; Katekismus Gereja Katolik (KGK) no. 2826<\/b><\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia,Times New Roman,serif;\">Hukum yang terutama tentunya Hukum Kasih &#8211; mengasihi Tuhan Allah dengan segenap hati, jiwa, dan kekuatan kita, j<\/span>uga mengasihi sesama seperti diri sendiri.<\/p>\n<p>Mari memohon dengan perantaraan doa melalui tuntunan Roh Kudus-Nya agar kita senantiasa dibimbing melalui kemurnian hati nurani kita untuk mengetahui mana yang merupakan kehendak Allah dan yang berkenan kepada-Nya.<\/p>\n<p>Kata-kata mungkin penting, namun tidaklah sepenting kesaksian hidup yang kita berikan kepada dunia.<\/p>\n<p>Ketika bermasyarakat, orang tak tahu apa agama kita pada saat kita berjumpa, namun cepat atau lambat-mereka bisa melihat kehidupan semacam apa yang kita jalani.<\/p>\n<p id=\"yui_3_15_0_1_1464843921242_1018\">Dan rasanya itu lebih dari cukup.<\/p>\n<p id=\"yui_3_15_0_1_1464843921242_1016\"><span id=\"yui_3_15_0_1_1464843921242_1015\">Tetap memberikan yang terbaik di dalam setiap perkataan, pikiran dan tindakan kita.<\/span><\/p>\n<p id=\"yui_3_15_0_1_1464843921242_1013\">Semoga kita berusaha sekuat tenaga untuk melakukan kehendak-Nya.<\/p>\n<p id=\"yui_3_15_0_1_1464843921242_1014\">(-fon-)<\/p>\n<p><span style=\"font-family: Georgia,Times New Roman,serif;\"><b><i>Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.<\/i><\/b><\/span><\/p>\n<p id=\"yui_3_15_0_1_1464843921242_1020\"><span style=\"font-family: Georgia,Times New Roman,serif;\"><b><i>&#8212; Matius 7:21<\/i><\/b><\/span><\/p>\n<p>Sumber KatolikIndonesia@yahoogroups.com penulis Fonny Jodikin &lt;fjodikin@gmail.com&gt;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Melakukan Kehendak Allah Sering kita menjadi bingung ketika melihat mereka yang terlihat baik, sempurna di mata manusiawi kita, ternyata kemudian bukanlah sebaik yang kita kira. Mungkin kita pernah mengalami kekecewaan pula di bidang Spiritual,&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3271,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[],"class_list":["post-8847","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-referensi"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2014\/11\/jalan-salib-malam.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8847","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=8847"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8847\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8848,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8847\/revisions\/8848"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3271"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=8847"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=8847"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=8847"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}