{"id":86992,"date":"2025-10-28T17:21:30","date_gmt":"2025-10-28T10:21:30","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=86992"},"modified":"2025-10-28T17:21:30","modified_gmt":"2025-10-28T10:21:30","slug":"selasa-28-oktober-2025-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=86992","title":{"rendered":"Selasa, 28 Oktober 2025"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nSelasa 28 Oktober 2025<br \/>\nPesta Rasul St Simon orang Zelot dan St Yudas Tadeus<br \/>\nLukas 6:13-16 (Luk 6:12-19)<br \/>\nKetika hari siang, Yesus memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang, yang disebut-Nya rasul: Simon yang juga diberi-Nya nama Petrus, dan Andreas saudara Simon, Yakobus dan Yohanes, Filipus dan Bartolomeus, Matius dan Tomas, Yakobus anak Alfeus, dan Simon yang disebut orang Zelot, Yudas anak Yakobus, dan Yudas Iskariot yang kemudian menjadi pengkhianat.<\/p>\n<p>Penuh Gairah, Rajin Dan Berani Mewartakan Injil<\/p>\n<p>Hari ini Gereja merayakan pesta 2 orang Rasul yakni Simon orang Zelot dan Yudas Tadeus, sepupu Yesus dan penulis surat Yudas dalam Kitab Suci Perjanjian Baru.<br \/>\nDari nama mereka, kita dapat memetik karakter iman yang bagus. \u201cZelot\u201d artinya \u201cyang rajin\u201d atau \u201cyang meluap semangatnya\u201d. Dalam bahasa Inggris disebut \u201czelous\u201d, artinya yang antusias, penuh gairah dalam hal mengasihi. Simon orang Zelot begitu dalam mencintai Yesus dan mengikutiNya dengan setia. Ia mewartakan Injil di Mesir dan mati sebagai martir di Beirut &#8211; Suriah.<\/p>\n<p>Kemudian ada Yudas yang disebut \u201cTadeus\u201d, artinya \u201cpemberani\u201d. Yudas mewartakan Injil dengan berani sampai ke Mesopotamia, Libya dan Armenia. Ia juga mati sebagai martir bersama St Simon di Beirut &#8211; Suriah. Ia dikenal sebagai Santo penolong untuk perkara-perkara sulit dan tidak ada harapan melalui doa Novena St Yudas Tadeus.<\/p>\n<p>Kiranya kita dapat memetik inspirasi iman dari kerajian, antusiasme dan gairah penuh cinta dari Simon orang Zelot dan keberanian Yudas Tadeus.<br \/>\nNasehat Yudas untuk membangun iman dan berdoa dalam Roh Kudus sangat bagus bagi kita. Ia menulis dalam Yudas 1:20, \u201cAkan tetapi kamu, saudara-saudaraku yang kekasih, bangunlah dirimu sendiri di atas dasar imanmu yang paling suci dan berdoalah dalam Roh Kudus.\u201d<\/p>\n<p>Selamat mengawali hari baru dengan semangat iman yang baru. St Simon dan St Yudas mendoakan kita dari surga.\u2764\ufe0f<br \/>\nPs Revi Tanod Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 28 Okt 2025<br \/>\nSelasa Pekan Biasa XXX<br \/>\nBacaan Injil: Luk 6:12-19<br \/>\n***********<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nLuk 6:12-19<br \/>\nYesus memilih dari antara murid-murid-Nya<br \/>\ndua belas orang yang disebut-Nya rasul.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Lukas:<\/p>\n<p>Sekali peristiwa,<br \/>\nYesus mendaki sebuah bukit untuk berdoa.<br \/>\nSemalam-malaman Ia berdoa kepada Allah.<br \/>\nKeesokan harinya, ketika hari siang,<br \/>\nIa memanggil murid-murid-Nya,<br \/>\nlalu memilih dari antara mereka<br \/>\ndua belas orang yang disebut-Nya rasul.<br \/>\nMereka itu ialah:<br \/>\nSimon yang juga diberi-Nya nama Petrus,<br \/>\nAndreas saudara Simon,<br \/>\nYakobus dan Yohanes,<br \/>\nFilipus dan Bartolomeus,<br \/>\nMatius dan Tomas,<br \/>\nYakobus anak Alfeus, dan Simon yang disebut orang Zelot,<br \/>\nYudas anak Yakobus,<br \/>\ndan Yudas Iskariot yang kemudian menjadi pengkhianat.<\/p>\n<p>Lalu Yesus turun bersama mereka<br \/>\ndan berhenti pada suatu tempat yang datar.<br \/>\nDi situ berkumpul sejumlah besar dari murid-murid-Nya,<br \/>\ndan banyak orang lain<br \/>\nyang datang dari seluruh Yudea dan dari Yerusalem,<br \/>\ndari daerah pantai Tirus dan Sidon.<br \/>\nMereka datang untuk mendengarkan Dia<br \/>\ndan untuk disembuhkan dari penyakit mereka;<br \/>\njuga mereka yang dirasuk oleh roh-roh jahat beroleh kesembuhan.<br \/>\nDan orang banyak itu berusaha menjamah Dia,<br \/>\nkarena dari pada-Nya keluar suatu kuasa,<br \/>\ndan semua orang itu disembuhkan-Nya.<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<br \/>\n**************<\/p>\n<p>  \u210d <\/p>\n<p>\u201cIa memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang, yang disebut-Nya rasul: Simon yang juga diberi-Nya nama Petrus, dan Andreas saudara Simon, Yakobus dan Yohanes, Filipus dan Bartolomeus, Matius dan Tomas, Yakobus anak Alfeus, dan Simon yang disebut orang Zelot, Yudas anak Yakobus, dan Yudas Iskariot yang kemudian menjadi pengkhianat.\u201d [Luk 6: 13 \u2013 16]<\/p>\n<p>Injil hari ini membawa kita pada momen yang menentukan: Yesus menghabiskan sepanjang malam berdoa kepada Bapa, lalu memilih dua belas orang dari antara murid-murid-Nya untuk menjadi rasul. Pilihan ini bukanlah pilihan sembarangan. Sebuah pilihan yang lahir dari doa, lahir dari kehendak Bapa, dan menunjukkan kepada kita apa arti sesungguhnya dari menjadi murid.<\/p>\n<p>Pertama, Yesus memanggil mereka \u201cuntuk tinggal bersama-Nya.\u201d Sebelum diutus, mereka diundang untuk tetap dekat. Misi pertama setiap rasul \u2014 dan setiap orang Kristen \u2014 adalah persahabatan dengan Yesus. Ia tidak menginginkan hamba-hamba yang taat buta, tetapi sahabat yang berjalan bersama-Nya, berbagi sukacita-Nya, dan bahkan memikul Salib-Nya. Bayangkan: Anak Allah menginginkan persahabatan kita! Inilah inti iman kita \u2014 bahwa Allah ingin kita dekat dan ingin tetap dekat dengan kita.<\/p>\n<p>Kedua, Ia memanggil mereka untuk belajar. Menjadi murid berarti menjadi pembelajar seumur hidup. Santo Simon dan Yudas tidak memahami segala sesuatu sejak awal, begitu pula kita. Mereka berjalan, tersandung, bertanya, berdebat, dan perlahan-lahan tumbuh. Itulah jalan kita juga: membiarkan Yesus mengajar kita, hari demi hari, tentang cara mencintai dan mengampuni, cara melayani dan berharap.<\/p>\n<p>Ketiga, Ia memanggil mereka untuk menjadi rasul \u2014 untuk diutus. Seorang rasul adalah seorang utusan, seorang duta, menjadi pesan hidup Kristus. Bukan hanya melalui kata-kata, tetapi melalui hidup itu sendiri. Kita adalah \u201cmodel\u201d Yesus, dimaksudkan untuk menunjukkan wajah-Nya kepada dunia. Semoga ketika orang memandang kita dapat mengenali Yesus dalam diri kita.<\/p>\n<p>Perhatikan juga siapa rasul-rasul ini: orang-orang biasa, tanpa kekayaan atau status, dengan latar belakang yang berbeda-beda bahkan bertentangan. Matius si pemungut pajak dan Simon Zelot seharusnya menjadi musuh, namun dalam Yesus mereka menjadi saudara. Inilah keajaiban Injil: di dalam-Nya, hal-hal yang bertentangan dipertemukan.<\/p>\n<p>Pada Pesta St. Simon dan Yudas ini, marilah kita ingat bahwa kita pun dipanggil \u2014untuk tinggal bersama Yesus, lalu belajar dari-Nya, dan akhirnya diutus sebagai duta-duta-Nya. Meskipun kita biasa-biasa saja, Yesus mempercayai kita untuk membawa kasih-Nya ke dunia. Jika kita tetap dekat dengan-Nya, seperti para rasul, hidup kita pun dapat menjadi Injil yang hidup.<\/p>\n<p>St. Simon dan St. Yudas Tadheus, doakanlah kami.<\/p>\n<p>Selamat beraktivitas. Berani menjadi saksi-saksi-Nya! \u24bf\u24c1\u24ca! \u2764\ufe0f<br \/>\n\u2764\ufe0e.<\/p>\n<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"boj0Gf0qyy\"><p><a href=\"https:\/\/sacerdos2000.com\/dipilih-untuk-menjadi-sahabat-dan-saksi-nya\/\">Dipilih untuk Menjadi Sahabat dan Saksi-Nya<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><iframe loading=\"lazy\" class=\"wp-embedded-content\" sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" style=\"position: absolute; visibility: hidden;\" title=\"&#8220;Dipilih untuk Menjadi Sahabat dan Saksi-Nya&#8221; &#8212; Sacerdos2000\" src=\"https:\/\/sacerdos2000.com\/dipilih-untuk-menjadi-sahabat-dan-saksi-nya\/embed\/#?secret=dUr4tlM0sh#?secret=boj0Gf0qyy\" data-secret=\"boj0Gf0qyy\" width=\"500\" height=\"282\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\"><\/iframe><\/p>\n<p>RP Joni Astanto MSC<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Selasa 28 Oktober 2025 Pesta Rasul St Simon orang Zelot dan St Yudas Tadeus Lukas 6:13-16 (Luk 6:12-19) Ketika hari siang, Yesus memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":66662,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-86992","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/ardas-2025.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/86992","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=86992"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/86992\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":86993,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/86992\/revisions\/86993"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/66662"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=86992"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=86992"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=86992"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}