{"id":86302,"date":"2025-10-14T07:40:13","date_gmt":"2025-10-14T00:40:13","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=86302"},"modified":"2025-10-14T07:40:13","modified_gmt":"2025-10-14T00:40:13","slug":"selasa-14-oktober-2025-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=86302","title":{"rendered":"Selasa, 14 Oktober 2025"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nSelasa 14 Oktober 2025<br \/>\nLukas 11:37-38 (Luk 11:37-41)<br \/>\nKetika Yesus selesai mengajar, seorang Farisi mengundang Dia untuk makan di rumahnya. Maka masuklah Ia ke rumah itu, lalu duduk makan. Orang Farisi itu melihat hal itu dan ia heran, karena Yesus tidak mencuci tangan-Nya sebelum makan.<\/p>\n<p>Inner Beauty<\/p>\n<p>Yesus tidak pernah bermaksud melanggar tata krama karena tidak mencuci tangan sebelum makan. Setiap sikap dan tindakan Yesus selalu mengandung pesan, terutama bagi orang Farisi dan ahli Taurat yang menjalankan tradisi hanya demi alasan luaran, yakni supaya dilihat orang. Bukan datang dari dorongan hati yang tulus.<br \/>\nKetulusan hati itulah yang utama. Disebut sebagai \u2018inner beauty\u2019 atau kecantikan dari dalam. Bukan terutama kecantikan atau penampilan luaran.<\/p>\n<p>Yesus mengajak kita masuk lebih dalam untuk menemukan dorongan hati yang penuh cinta ketika berbakti kepada Tuhan atau menolong sesama serta menjalani semua aturan keagamaan.<br \/>\nKita melakukannya bukan karena disuruh orangtua, atau sekedar mengikuti aturan dan kebiasaan. Bukan juga seperti robot yang sudah disetel namun tanpa jiwa dan hati nurani.<br \/>\nMasih ingatkah kita mengenai protokol kesehatan di masa pandemi? Kita mencuci tangan bukan lagi karena disuruh tapi karena kesadaran pentingnya pola hidup sehat.<br \/>\nUntuk semua yang kita lakukan, baiklah ada motivasi yang dalam di balik semuanya, ada cinta yang tulus yang mendorongnya. Itulah kecantikan kita yang sejati, yang berasal dari dalam hati.<\/p>\n<p>Selamat hari Selasa. Damai selalu di hati. Tuhan Yesus memberkati.\u2764\ufe0f<br \/>\nPs Revi Tanod Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 14 Okt 2025<br \/>\nSelasa Pekan Biasa XXVIII<br \/>\nPF S. Kalistus, Paus dan Martir<br \/>\nWarna Liturgi: Hijau<br \/>\nBait Pengantar Injil: Ibr 4:12<br \/>\nBacaan Injil: Luk 11:37-41<br \/>\n***********<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nIbr 4:12<br \/>\nSabda Allah itu hidup dan penuh daya,<br \/>\nmenguji segala pikiran dan maksud hati.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nLuk 11:37-41<br \/>\nBerikanlah sedekah dan semuanya menjadi bersih.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Lukas:<\/p>\n<p>Pada suatu ketika, selesai mengajar,<br \/>\nYesus diundang seorang Farisi untuk makan di rumahnya.<br \/>\nMaka masuklah Yesus ke rumah itu, lalu duduk makan.<br \/>\nTetapi orang Farisi itu heran<br \/>\nmelihat Yesus tidak mencuci tangan sebelum makan.<br \/>\nLalu Tuhan berkata kepadanya,<br \/>\n&#8220;Hai orang-orang Farisi,<br \/>\nkamu membersihkan cawan dan pinggan bagian luar,<br \/>\ntetapi bagian dalam dirimu penuh rampasan dan kejahatan.<br \/>\nHai orang-orang bodoh,<br \/>\nbukankah yang menjadikan bagian luar,<br \/>\nDialah juga yang menjadikan bagian dalam?<br \/>\nMaka berikanlah isinya sebagai sedekah,<br \/>\ndan semuanya akan menjadi bersih bagimu.<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<br \/>\n************<\/p>\n<p>  \u210d <\/p>\n<p>\u201cKamu orang-orang Farisi, kamu membersihkan bagian luar dari cawan dan pinggan, tetapi bagian dalammu penuh rampasan dan kejahatan. Hai orang-orang bodoh, bukankah Dia yang menjadikan bagian luar, Dia juga yang menjadikan bagian dalam? Akan tetapi, berikanlah isinya sebagai sedekah dan sesungguhnya semuanya akan menjadi bersih bagimu,\u201d [Luk 11: 39 \u2013 41].<\/p>\n<p>Apa yang kita baca dari Injil hari ini adalah reaksi Yesus ketika masalah mencuci tangan menjadi permasalah bagi orang-orang Farisi. Kebersihan sejati tidak datang dari hal luaran melainkan dari hati, kebersihan rohani. Tentu, menjaga kebersihan jasmani itu amat penting, tetapi kita tidak boleh terbatas pada kebersihan fisik saja. Mengapa Yesus justru berbicara tentang \u201cmemberi sedekah\u201d saat berbicara terntang \u201ccuci tangan\u201d? Sebab dengan memberi dengan ikhlas dan murah hati, kita menyatakan kasih, belarasa, kemurahan dan belas kasih. Dan dalam hati yang berbelarasa dan berbelas kasih tak ada ruang untuk iri hati, dengki dan keserakahan.<\/p>\n<p>Maka, agar hati kita bersih, kita harus menghidupi kasih:<\/p>\n<p>Kasih dalam kata-kata. Kata-kata kita sering lebih menyakiti ketimbang pukulan atau lemparan batu. Apakah kata-kata saya menyembuhkan, menguatkan, memotivasi, mendorong, menghidupkan? Atau meremehkan, merendahkan, menyinggung, dan menyakiti?<\/p>\n<p>Kasih dalam pikiran. Kata-kata tentu muncul dari apa yang kita pikirkan. Apakah saya berpikiran positif atau negatif terhadap orang lain? Berpikirlah positif terhadap orang lain sebab dengan itu kita dapat melihat Tuhan dalam diri orang lain.<\/p>\n<p>Kasih dalam tindakan. Tak cukup kita berpikir dan berkata-kata yang baik. Kita juga perlu berbuat baik. Itulah kehidupan Kristus, hidup untuk melayani. Ia sendiri berkata, \u201cAnak Manusia datang bukan untuk dilayani melainkan untuk melayani dan memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.\u201d Sudahkah saya berbuat baik?<\/p>\n<p>Tuhan, semoga aku tiada henti berbuat baik. Amin.<\/p>\n<p>Selamat pagi. Selamat beraktivitas. Selalu berbuat baik! \u24bf\u24c1\u24ca! \u2764\ufe0f<br \/>\n\u2764\ufe0e.<\/p>\n<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"kMeLv0yAkx\"><p><a href=\"https:\/\/sacerdos2000.com\/berbuat-baik\/\">Berbuat Baik<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><iframe loading=\"lazy\" class=\"wp-embedded-content\" sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" style=\"position: absolute; visibility: hidden;\" title=\"&#8220;Berbuat Baik&#8221; &#8212; Sacerdos2000\" src=\"https:\/\/sacerdos2000.com\/berbuat-baik\/embed\/#?secret=ffEknTMJnd#?secret=kMeLv0yAkx\" data-secret=\"kMeLv0yAkx\" width=\"500\" height=\"282\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\"><\/iframe><\/p>\n<p>RP Joni Astanto MSC<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Selasa 14 Oktober 2025 Lukas 11:37-38 (Luk 11:37-41) Ketika Yesus selesai mengajar, seorang Farisi mengundang Dia untuk makan di rumahnya. Maka masuklah Ia ke rumah itu, lalu duduk makan. Orang Farisi itu&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":66662,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-86302","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/ardas-2025.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/86302","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=86302"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/86302\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":86303,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/86302\/revisions\/86303"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/66662"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=86302"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=86302"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=86302"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}