{"id":85450,"date":"2025-09-26T21:07:52","date_gmt":"2025-09-26T14:07:52","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=85450"},"modified":"2025-09-26T21:10:00","modified_gmt":"2025-09-26T14:10:00","slug":"sabtu-27-september-2025-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=85450","title":{"rendered":"Sabtu, 27 September 2025"},"content":{"rendered":"\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>ANTIFON PEMBUKA \u2013 Tobit 13:8<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Bertobatlah, kaum berdosa,&nbsp;dan lakukanlah yang baik di hadapan Tuhan,&nbsp;barangkali Tuhan akan berbelas kasih kepadamu.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>PENGANTAR:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Orang Parsi mengizinkan orang Yahudi membangun kembali bait Allah di Yerusalem. Setelah selesai datanglah Ezra, pemimpin mereka, untuk berdoa. Ia bersyukur karena Tuhan tak pernah meninggalkan umat-Nya. Ketidaksetiaan tidak menghalangi Tuhan untuk tetap menyayangi umat. Doa itu dapat kita doakan, bila kita menyadari kedosaan kita. Kesadaran akan kelemahan dan kehinaan kita adalah titik tolak baik untuk mewartakan warta ilahi.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA KOLEKTAN:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Marilah bedoa:&nbsp;Allah Bapa, Raja damai,&nbsp;utuslah kiranya kami mewartakan nama-Mu&nbsp;dan semoga kedamaian yang dapat kami bangun&nbsp;Kaujadikan lambang kehadiran-Mu di antara kami.&nbsp;Demi Yesus \u2026.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BACAAN PERTAMA: Bacaan dari Kitab Nubuat Zakharia 2:5-9,14-15a<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em><strong>\u201cAku datang dan tinggal di tengah-tengahmu.\u201d<\/strong><\/em><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Aku, Zakharia, melayangkan mataku dan melihat: Tampak seorang yang memegang tali pengukur. Aku lalu bertanya, \u201cKe manakah engkau pergi?\u201d Maka ia menjawab, \u201cKe Yerusalem, untuk mengukurnya, untuk melihat berapa lebar dan panjangnya.\u201d Lalu malaikat yang berbicara dengan daku maju ke depan, sementara itu seorang malaikat lain maju, mendekatinya dan diberi perintah. \u201cLarilah, katakanlah kepada orang muda yang di sana itu, demikian, \u2018Yerusalem akan tetap tinggal seperti padang terbuka oleh karena banyaknya manusia dan hewan di dalamnya. Dan Aku sendiri\u2019, demikianlah sabda Tuhan, \u2018akan menjadi tembok berapi di sekelilingnya, dan Aku akan menjadi kemuliaan di dalamnya.\u2019.\u201d \u201cBersorak sorailah dan bersukarialah, hai puteri Sion, sebab sesungguhnya Aku datang dan tinggal di tengah-tengahmu,\u201d demikianlah sabda Tuhan, \u201cdan pada waktu itu banyak bangsa akan menggabungkan diri kepada Tuhan dan akan menjadi umat-Ku, dan Aku akan tinggal di tengah-tengahmu.\u201d<br>Demikianlah sabda Tuhan<br>U. Syukur kepada Allah.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>KIDUNG TANGGAPAN: Kidung Yer 31:10.11.12ab.13<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong><em>Ref.<\/em><em>&nbsp;Tuhan menjaga kita seperti gembala menjaga kawanan dombanya.<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Dengarlah firman Tuhan, hai bangsa-bangsa, dan beritahukanlah di tanah-tanah pesisir yang jauh, katakanlah: Dia yang telah menyerahkan Israel akan menghimpunnya kembali, dan menjaganya seperti gembala menjaga kawanan dombanya!<\/li>\n\n\n\n<li>Sebab Tuhan telah membebaskan Yakub, telah menebusnya dari tangan orang yang lebih kuat daripadanya. Mereka akan datang bersorak-sorai di atas bukit Sion, muka mereka akan berseri-seri karena kebajikan Tuhan.<\/li>\n\n\n\n<li>Waktu itu anak-anak dara akan bersukaria menari beramai-ramai, orang muda dan orang-orang tua akan bergembira, Aku akan mengubah perkabungan mereka menjadi kegirangan, akan menghibur dan menyukakan mereka sesudah kedukaan.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BAIT PENGANTAR INJIL:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">U :&nbsp;<em>Alleluya<\/em><br>S : (2 Tim 1:10b)&nbsp;<em>Penebus kita Yesus Kristus telah membinasakan maut, dan menerangi hidup dengan Injil.<\/em><\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>BACAAN INJIL: Inilah Injil Yesus Kristus menurut Lukas 9:43b-45<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><em><strong>\u201cAnak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia. Mereka tidak berani menanyakan arti perkataan itu kepada-Nya.\u201d<\/strong><\/em><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Semua orang heran karena segala yang dilakukan Yesus. Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, \u201cDengarkan dan camkanlah segala perkataanku ini: Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia.\u201d Mereka tidak mengerti perkataan itu, sebab artinya tersembunyi bagi mereka, sehingga mereka tidak dapat memahaminya. Dan mereka tidak berani menanyakan arti perkataan itu kepada Yesus.<br>Demikianlah Injil Tuhan<br>U. Terpujilah Kristus<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>RESI DIBAWAKAN OLEH Rm Albertus Suryadi SCJ<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Vivat Cor Iesu per Cor Mariae. Hiduplah Hati Yesus melalui Hati Maria.<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Para pendengar RESI yang terkasih, Jumpa kembali bersama saya, Romo Albertus Suryadi SCJ, Misionaris SCJ di Hongkong, dalam ReSi, edisi Sabtu, 27 September 2025. Semoga anda semua dalam keadaan sehat dan berbahagia. Tema renungan kita hari ini, adalah:<strong>&nbsp;\u201cSetia Mengikuti Yesus.\u201d&nbsp;<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Para pendengar RESI yang terkasih, dalam Injil hari, Yesus berkata kepada para murid-Nya \u2018Anak manusia akan di serahkan ke dalam tangan manusia.\u2019 Melalui sabda-Nya, Yesus ingin menyampaikan kepada para murid-Nya, akan peristiwa salib: yakni sengsara, wafat dan kebangkitan yang akan dialami-Nya. Yesus yang adalah anak Allah, akan mengalami peristiwa salib, yakni penderitaan dan wafat. Ia akan di serahkan ke tangan anak manusia dan menyerahkan nyawa-Nya, demi keselamatan kita semua orang yang berdosa. \u2018Sebab Allah mengutus anak-Nya ke dalam dunia, bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk di selamatkan oleh putra-Nya. Yesus adalah Putra Allah, yang rela merendahkan diri-Nya, bahkan sampai mati di kayu salib, demi untuk menyelamatkan kita semua.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Para pendengar ReSi yang terkasih, Yesus setia memikul salib dan melewati jalan penderitaan, demi cinta-Nya yang besar kepada kita. Hari ini kita semua diingatkan untuk setia memikul salib dan penderitaan yang kita alami, dengan setia. Saat kita berani memikul salib, melewati setiap kesulitan dan tantangan yang kita alami, sebagai pengikut Yesus, kita percaya bahwa kita akan mengalami kebangkitan dan kemuliaan bersama dengan Yesus.<\/h4>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Para Pendengar ReSi yang terkasih, marilah kita memohon semoga cinta Hati Kudus Yesus selalu meraja dan menguatkan hidup kita. Memampukan kita untuk terus berjuang setia mengikuti Yesus, dalam kehidupan kita setiap hari. Biarlah hidup kita boleh menjadi berkat bagi semakin banyak orang. Selamat berkarya untuk hari ini, Tuhan Yesus memberkati kita semua.&nbsp; Amin.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA PERSIAPAN PERSEMBAHAN:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Allah Bapa, sumber kedamaian,&nbsp;berkat roti anggur ini bangunlah dalam diri kami&nbsp;kedamaian-Mu yang didambakan setiap orang.&nbsp;Demi Kristus, \u2026.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>ANTIFON KOMUNI \u2013 Lukas 9:6<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Para murid Yesus pergi dan menjelajah segala desa,&nbsp;sambil mewartakan Injil dan menyembuhkan orang sakit.<\/h4>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>DOA SESUDAH KOMUNI:<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Marilah berdoa:&nbsp;Allah Bapa maharahim,&nbsp;sabda-Mu memberikan pengampunan&nbsp;kepada siapa pun yang percaya.&nbsp;Semoga budi kami selalu Kautujukan&nbsp;kepada kedamaian, belas kasih dan kerukunan.&nbsp;Demi \u2026.<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Resi-Sabtu-27-September-2025-oleh-Rm-Albertus-Suryadi-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Hongkong.mp3\">Resi-Sabtu 27 September 2025 oleh Rm Albertus Suryadi SCJ dari Komunitas SCJ Hongkong<\/a><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sumber <a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/2025\/09\/24\/sabtu-27-september-2025-peringatan-wajib-st-vinsensius-a-paulo-imam\/\">https:\/\/resi.dehonian.or.id\/2025\/09\/24\/sabtu-27-september-2025-peringatan-wajib-st-vinsensius-a-paulo-imam\/<\/a><\/p>\n\n\n\n<figure><iframe loading=\"lazy\" src=\"https:\/\/katolikindonesia.org\/?powerpress_pinw=85450-podcast&amp;powerpress_player=default\" width=\"320\" height=\"50\"><\/iframe><\/figure>\n<div class=\"powerpress_player\" id=\"powerpress_player_9728\"><audio class=\"wp-audio-shortcode\" id=\"audio-85450-1\" preload=\"none\" style=\"width: 100%;\" controls=\"controls\"><source type=\"audio\/mpeg\" src=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Resi-Sabtu-27-September-2025-oleh-Rm-Albertus-Suryadi-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Hongkong.mp3?_=1\" \/><a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Resi-Sabtu-27-September-2025-oleh-Rm-Albertus-Suryadi-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Hongkong.mp3\">https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Resi-Sabtu-27-September-2025-oleh-Rm-Albertus-Suryadi-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Hongkong.mp3<\/a><\/audio><\/div><p class=\"powerpress_links powerpress_links_mp3\" style=\"margin-bottom: 1px !important;\">Podcast: <a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Resi-Sabtu-27-September-2025-oleh-Rm-Albertus-Suryadi-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Hongkong.mp3\" class=\"powerpress_link_pinw\" target=\"_blank\" title=\"Play in new window\" onclick=\"return powerpress_pinw('https:\/\/katolikindonesia.org\/?powerpress_pinw=85450-podcast');\" rel=\"nofollow\">Play in new window<\/a> | <a href=\"https:\/\/resi.dehonian.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Resi-Sabtu-27-September-2025-oleh-Rm-Albertus-Suryadi-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Hongkong.mp3\" class=\"powerpress_link_d\" title=\"Download\" rel=\"nofollow\" download=\"Resi-Sabtu-27-September-2025-oleh-Rm-Albertus-Suryadi-SCJ-dari-Komunitas-SCJ-Hongkong.mp3\">Download<\/a><\/p><!--powerpress_player-->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ANTIFON PEMBUKA \u2013 Tobit 13:8 Bertobatlah, kaum berdosa,&nbsp;dan lakukanlah yang baik di hadapan Tuhan,&nbsp;barangkali Tuhan akan berbelas kasih kepadamu. PENGANTAR: Orang Parsi mengizinkan orang Yahudi membangun kembali bait Allah di Yerusalem. Setelah selesai datanglah&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":66662,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"audio","meta":{"footnotes":""},"categories":[18,1,20],"tags":[],"class_list":["post-85450","post","type-post","status-publish","format-audio","has-post-thumbnail","hentry","category-renungan-audio","category-bacaan-harian","category-renungan-text","post_format-post-format-audio"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/ardas-2025.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/85450","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=85450"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/85450\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":85452,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/85450\/revisions\/85452"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/66662"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=85450"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=85450"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=85450"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}