{"id":84665,"date":"2025-09-11T13:50:40","date_gmt":"2025-09-11T06:50:40","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=84665"},"modified":"2025-09-11T13:50:40","modified_gmt":"2025-09-11T06:50:40","slug":"asalkan-kau-percaya-cipt-sr-m-benediktin-fsgm","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=84665","title":{"rendered":"ASALKAN KAU PERCAYA. Cipt. Sr. M. Benediktin FSGM"},"content":{"rendered":"<p>ASALKAN KAU PERCAYA. Cipt. Sr. M. Benediktin FSGM<\/p>\n<p>Orang muda punya cita-cita setinggi langit. Berjuang untuk merealisasikan cita-cita, namun ternyata ada banyak kendala. Hati bertanya-tanya, mengapa ada ketidak adilan?, mengapa ada banyak kemiskinan? Mengapa keluarga tidak komitmen dengan janji setia dan hidup dalam kasih? Mengapa semakin banyak orang yang mementingkan diri dan golongannya sendiri sehingga kemiskinan semakin marak? Mengapa usaha orang tua yang sudah memperjuangkan seluruh hidup dan disertai doa seperti sia-sia sehingga mengambil langgah yang seakan menggiurkan dengan cara judol, pinjol yang berujung penderitaan tak berkesudahan? Dimana Tuhan? Mengapa membiarkan semua ini? Masih adakah harapan untuk percaya?<br \/>\nDunia ini terasa semakin cepat berubah oleh berbagai perkembangan teknologi yang pesat dan mempengaruhi cara hidup manusia dalam berpikir maupun bersikap, belum lagi dampak globalisasi dan perubahan iklim. Begitu banyak orang yang kalang kabut untuk beadaptasi dan bisa tetap survive, tak sedikit yang mengambil langkah pintas yang menjanjikan hal yang menggiurkan namun berujung penderitaan, sebut saja judol, pinjol, pay later, dan masih banyak hal lainnya . Tentu saja kekhawatiran semakin besar, keharmonisan keluarga memudar, iman dipertaruhkan.<br \/>\nSesungguhnya Tuhan sudah memberi \u201cclue\u201d berikut ini &#8220;Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.&#8221; (Mat 6: 33). Kita hanya perlu percaya dari batin yang terdalam secara terus menerus sambil mendengar dan melaksanakan sabda-Nya, dan Tuhan akan membuat semua indah pada waktunya Berkat Tuhan. (Sr.M.Benediktin FSGM)<\/p>\n<p>Asalkan Kau Percaya<br \/>\n1=G 4\/4, sepenuh hati<\/p>\n<p>Di saat hati ini bertanya mampukah kujalani kehidupan ini<br \/>\nDi dunia yang semakin tak tentu arah siapa yg mampu menolong<br \/>\nsaat cemas melanda<\/p>\n<p>Dengarlah Tuhan Yesus bersabda carilah dahulu kerajaan Allah<br \/>\nDan kebenaran sejati dalam hidup mu<br \/>\nmaka semuanya akan diberikan padamu<\/p>\n<p>Asalkan kita percaya yakin lahir dan batin apa yang kau minta<br \/>\nTuhan sediakan, apa yang kau perlu Tuhan berkati<br \/>\nasal kau percaya di tiap langkah mu<\/p>\n<p>#myyearonyoutube<br \/>\n#lagurohaniterbaru<\/p>\n<p>Sumber fsgm indonesia<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ASALKAN KAU PERCAYA. Cipt. Sr. M. Benediktin FSGM Orang muda punya cita-cita setinggi langit. Berjuang untuk merealisasikan cita-cita, namun ternyata ada banyak kendala. Hati bertanya-tanya, mengapa ada ketidak adilan?, mengapa ada banyak kemiskinan? Mengapa&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":28971,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"video","meta":{"footnotes":""},"categories":[17,27,26,28,2],"tags":[],"class_list":["post-84665","post","type-post","status-publish","format-video","has-post-thumbnail","hentry","category-campur-sari","category-ekonomi","category-pengembangan","category-sosial","category-tokoh","post_format-post-format-video"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/ki.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/84665","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=84665"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/84665\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":84666,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/84665\/revisions\/84666"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/28971"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=84665"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=84665"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=84665"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}