{"id":83147,"date":"2025-08-19T10:20:32","date_gmt":"2025-08-19T03:20:32","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=83147"},"modified":"2025-08-19T10:20:32","modified_gmt":"2025-08-19T03:20:32","slug":"selasa-19-agustus-2025-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=83147","title":{"rendered":"Selasa, 19 Agustus 2025"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nSelasa 19 Agustus 2025<br \/>\nMatius 19:27 (Mat 19:23-30)<br \/>\nLalu Petrus menjawab dan berkata kepada Yesus: &#8220;Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau; jadi apakah yang akan kami peroleh?&#8221;<\/p>\n<p>_Apakah Upah Kita Mengikuti Yesus?<\/p>\n<p>Dalam 1 Korintus 9:18, Rasul Paulus bertanya pada dirinya sendiri apakah upahnya mengikuti Yesus, dan dijawabnya sendiri, \u201cKalau demikian apakah upahku? Upahku ialah ini: bahwa aku boleh memberitakan Injil tanpa upah, dan bahwa aku tidak mempergunakan hakku sebagai pemberita Injil.\u201d<br \/>\nTernyata upah kita mengikuti Yesus bukan terletak pada apa yang kita dapatkan dari pelayanan kita, tapi betapa kita berharga di mata Tuhan oleh pelayanan kita, oleh kesetiaan mengikuti Yesus bahkan oleh pengorbanan dan cinta kita yang tulus.<\/p>\n<p>Sesungguhnya kita bukanlah pekerja di suatu perusahan atau lembaga tertentu. Kita juga bukan pekerja di ladang Tuhan. Kita adalah pencinta-pencinta Tuhan Yesus. Inilah kebahagiaan dan sukacita kita yang tak dapat dibayar dengan uang. Sukacita mencintai Yesus karena Yesus telah lebih dahulu mencintai kita, dan karena cinta Yesus ini kita hidup dalam kelimpahan rahmat. Rahmat iman, rahmat pengharapan dan rahmat kasih.<br \/>\nMilikilah semua kekayaan rahmat ini dengan terus setia mengikuti Yesus.<br \/>\nAda satu lagu yang indah dinyanyikan oleh anak-anak Sekolah Minggu.:<br \/>\n*Tanganku kerja buat Tuhan*<br \/>\nMulutku memuji namaNya<br \/>\nKakiku berjalan cari jiwa<br \/>\nUpahku besar di surga.<\/p>\n<p>Selamat Hari Baru! Bahagianya mengikuti Yesus dan bekerja untuk Kerajaan Allah.\u2764\ufe0f<br \/>\nPs Revi Tanod Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 19 Agt 2025<br \/>\nSelasa Pekan Biasa XX<br \/>\nPF S. Yohanes Eudes, Imam<br \/>\nwarna liturgi : hijau<br \/>\nBait Pengantar Injil: 2Kor 8:9<br \/>\nBacaan Injil: Mat 19:23-30<br \/>\n************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\n2Kor 8:9<br \/>\nYesus Kristus telah menjadi miskin, sekalipun Ia kaya,<br \/>\nagar kalian menjadi kaya berkat kemiskinan-Nya.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nMat 19:23-30<br \/>\nLebih mudah seekor unta masuk melalui lubang jarum<br \/>\ndaripada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Surga.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Matius:<\/p>\n<p>Yesus bersabda kepada murid-murid-Nya,<br \/>\n&#8220;Aku berkata kepadamu:<br \/>\nSungguh, sukar sekali bagi orang kaya<br \/>\nuntuk masuk ke dalam Kerajaan Surga.<br \/>\nSekali lagi Aku berkata kepadamu,<br \/>\nlebih mudah seekor unta masuk melalui lubang jarum<br \/>\ndaripada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Surga.&#8221;<\/p>\n<p>Mendengar itu gemparlah para murid dan berkata,<br \/>\n&#8220;Jika demikian siapakah yang dapat diselamatkan?&#8221;<br \/>\nYesus memandang mereka dan berkata,<br \/>\n&#8220;Bagi manusia hal ini tidak mungkin,<br \/>\ntetapi bagi Allah segala sesuatu mungkin.&#8221;<br \/>\nLalu Petrus berkata kepada Yesus,<br \/>\n&#8220;Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu<br \/>\ndan mengikuti Engkau;<br \/>\njadi apakah yang akan kami peroleh?&#8221;<br \/>\nKata Yesus kepada mereka, &#8220;Aku berkata kepadamu,<br \/>\nsungguh, pada waktu penciptaan kembali,<br \/>\napabila Anak Manusia bersemayam di takhta kemuliaan-Nya,<br \/>\nkalian yang telah mengikuti Aku,<br \/>\nakan duduk juga di atas dua belas takhta<br \/>\nuntuk menghakimi kedua belas suku Israel.<br \/>\nDan setiap orang yang demi nama-Ku meninggalkan rumahnya,<br \/>\nsaudara-saudarinya, bapa atau ibunya, anak-anak atau ladangnya,<br \/>\nakan menerima kembali seratus kali lipat<br \/>\ndan akan memperoleh hidup yang kekal.<br \/>\nTetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir,<br \/>\ndan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu.&#8221;<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<br \/>\n*************<\/p>\n<p>EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISE<\/p>\n<p>KEHIDUPAN KEKAL AKAN MENJADI MILIKMU<\/p>\n<p>Kabar Baik dari Tuhan pagi ini untukmu: \u201cBila engkau setia mengikuti Yesus maka kehidupan kekal atau keselamatan akan menjadi milikmu di akhir hidup di dunia ini, asalkan turuti perintah-Nya, jauhi larangan-Nya dan tak berhenti berbuat baik.\u201d<\/p>\n<p>Tuhan berjanji dalam Firman-Nya pagi ini, yakni: \u201cDan setiap orang yang karena nama-Ku meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, bapa atau ibunya, anak-anak atau ladangnya, akan menerima kembali seratus kali lipat dan akan memperoleh hidup yang kekal.\u201d ( ayat 29 )<\/p>\n<p>Pesannya:<\/p>\n<p>&#8211; Tetap teguh dalam iman akan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat;<\/p>\n<p>&#8211; \u2060Tetap setia mendengarkan firman-Nya dan mewujudkan-Nya dalam hidupmu;<\/p>\n<p>&#8211; \u2060Tak pernah berhenti berbuat baik sebagai wujud atau buah dari imanmu.<\/p>\n<p>Selamat beraktivitas untuk para sahabat.<\/p>\n<p>Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.<br \/>\n( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong &#8211; Duc in Altum )<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Selasa 19 Agustus 2025 Matius 19:27 (Mat 19:23-30) Lalu Petrus menjawab dan berkata kepada Yesus: &#8220;Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau; jadi apakah yang akan kami peroleh?&#8221; _Apakah Upah&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":66662,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-83147","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/ardas-2025.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/83147","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=83147"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/83147\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":83148,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/83147\/revisions\/83148"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/66662"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=83147"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=83147"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=83147"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}