{"id":82649,"date":"2025-08-11T17:51:22","date_gmt":"2025-08-11T10:51:22","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=82649"},"modified":"2025-08-11T17:52:14","modified_gmt":"2025-08-11T10:52:14","slug":"belaskasih-bukan-kelemahan-tapi-kekuatan-sejati","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=82649","title":{"rendered":"Belaskasih Bukan Kelemahan \u2013 Tapi Kekuatan Sejati"},"content":{"rendered":"<p>Belaskasih Bukan Kelemahan \u2013 Tapi Kekuatan Sejati<\/p>\n<p>\ufe0f Belaskasih Bukan Kelemahan \u2013 Tapi Kekuatan Sejati<br \/>\nDi tengah dunia yang semakin individualistis dan penuh persaingan, belaskasih sering dianggap sebagai kelemahan. Padahal, justru belaskasih adalah kekuatan sejati yang mampu mengubah hati, menyembuhkan luka, dan membangun kedamaian.<\/p>\n<p>Dalam video ini, kita diajak merenungkan:<\/p>\n<p>Apa makna sejati dari belaskasih menurut ajaran Kristus?<\/p>\n<p>Mengapa berbelaskasih itu bukan tanda kelemahan, melainkan keberanian?<\/p>\n<p>Bagaimana kita bisa menerapkan sikap belaskasih dalam hidup sehari-hari \u2014 di rumah, di tempat kerja, dan di tengah masyarakat?<\/p>\n<p>Mari temukan kembali kekuatan yang tersembunyi dalam kelembutan hati.<br \/>\nJangan lupa bagikan pemikiranmu di kolom komentar \u2014 belaskasih seperti apa yang paling menyentuh hatimu?<\/p>\n<p>Sumber Romo Koko<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Belaskasih Bukan Kelemahan \u2013 Tapi Kekuatan Sejati \ufe0f Belaskasih Bukan Kelemahan \u2013 Tapi Kekuatan Sejati Di tengah dunia yang semakin individualistis dan penuh persaingan, belaskasih sering dianggap sebagai kelemahan. Padahal, justru belaskasih adalah kekuatan&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":28971,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"video","meta":{"footnotes":""},"categories":[27,5,26,28,2],"tags":[],"class_list":["post-82649","post","type-post","status-publish","format-video","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","category-kateketik","category-pengembangan","category-sosial","category-tokoh","post_format-post-format-video"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/ki.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/82649","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=82649"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/82649\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":82651,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/82649\/revisions\/82651"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/28971"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=82649"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=82649"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=82649"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}