{"id":82625,"date":"2025-08-11T09:52:47","date_gmt":"2025-08-11T02:52:47","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=82625"},"modified":"2025-08-11T09:52:47","modified_gmt":"2025-08-11T02:52:47","slug":"senin-11-agustus-2025-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=82625","title":{"rendered":"Senin, 11 Agustus 2025"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nSenin 11 Agustus 2025<br \/>\nPeringatan St Clara<br \/>\nMatius 17:27 (Luk 17:22-27)<br \/>\n\u201dTetapi supaya jangan kita menjadi batu sandungan bagi mereka, pergilah memancing ke danau. Dan ikan pertama yang kaupancing, tangkaplah dan bukalah mulutnya, maka engkau akan menemukan mata uang empat dirham di dalamnya. Ambillah itu dan bayarkanlah kepada mereka, bagi-Ku dan bagimu juga.&#8221;<\/p>\n<p>Berdoa Dan Bekerja<\/p>\n<p>Nampaknya hidup ini begitu mudah bagi Yesus. Mau makan roti sampai kenyang, Ia tinggal berdoa dan memperbanyak roti. Mau minum anggur, Ia tinggal merubah air menjadi anggur. Mau menyeberang danau Yesus tidak perlu naik perahu. Cukup berjalan di atas air.<br \/>\nDalam Injil hari ini, ketika perlu uang untuk membayar pajak Bait Allah, Yesus tinggal menyuruh Petrus memancing untuk menemukan mata uang empat dirham dalam mulut ikan.<br \/>\nWow begitu mudahnya hidup bagi Yesus dan betapa menyenangkan bila bersama Yesus. Semuanya beres! Tinggal meminta, mengetuk, mencari, pastilah mendapatkan!<\/p>\n<p>Pertanyaannya sekarang, mengapa Yesus memilih jalan salib yang begitu berat dan mengerikan? Mengapa mengambil jalan yang sangat berat bila ada cara yang sangat ringan dan mudah?<br \/>\nYesus tidak menolak jalan yang mudah, tapi juga tidak lari ketika cinta butuh pengorbanan dan kerja keras bahkan ketika harus berkorban nyawa.<br \/>\nCinta tanpa pengorbanan, bukanlah cinta sejati. Demikian juga doa harus disertai dengan bekerja dan berusaha. Selalu harus ada ikhtiar, upaya dan usaha, bahkan kerja keras! Ora et labora.<br \/>\nPetrus diminta Yesus memancing ikan, bukan membuka laci dan mengambil uang. Ia harus menggunakan ketrampilannya untuk bisa mendapatkan apa yang ia perlukan. Demikian juga kita manusia diberi talenta, kemampuan fisik, akal budi dan terutama iman. Semua anugerah Tuhan ini haruslah kita kembangkan dan berdayakan.<\/p>\n<p>Sebagai orang percaya janganlah kita menjadi batu sandungan bagi orang lain. Mentang-mentang kita anak Allah selalu minta keistimewaan, minta keringanan, ataupun minta discount\/potongan.<br \/>\nJangan minta memperkecil salib kita dengan memotongnya. Bisa jadi salib besar itulah yang akan kita pakai menjadi jembatan untuk menyeberang bila bertemu dengan jurang atau sungai yang dalam.<br \/>\nBila salib kita sudah diperkecil, salib itu tak dapat lagi kita pakai menjadi tumpuan untuk berpijak karena tidak cukup sampai ke seberang.<br \/>\nBila menyangkut keselamatan jiwa, kita harus berjuang mati-matian, berani memanggul salib, memikul tanggungjawab seberat apapun itu. Salib dan pengorbanan tidak pernah sia-sia. St Paulus berkata, \u201cKerjakanlah keselamatanmu dengan takut dan gentar! (Flp 2:12).<\/p>\n<p>Semangat Senin! Tetaplah berdoa dengan tekun dan bekerja dengan rajin!\u2764\ufe0f<br \/>\nPs Revi Tanod Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 11 Agt 2025<br \/>\nSenin Pekan Biasa XIX<br \/>\nPW S. Klara, Perawan<br \/>\nWarna Liturgi: Putih<br \/>\nBait Pengantar Injil: 2Tes 2:14<br \/>\nBacaan Injil: Mat 17:22-27<br \/>\n*************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\n2Tes 2:14<br \/>\nAllah memanggil kita,<br \/>\nagar kita memperoleh kemuliaan Tuhan kita Yesus Kristus.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nMat 17:22-27<br \/>\nIa akan dibunuh, tetapi Ia akan bangkit.<br \/>\nPutera-putera raja bebas dari pajak.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Matius:<\/p>\n<p>Sekali peristiwa Yesus bersama murid-murid-Nya ada di Galilea.<br \/>\nIa berkata kepada mereka,<br \/>\n&#8220;Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia;<br \/>\nmereka akan membunuh Dia,<br \/>\ntapi pada hari ketiga Ia akan dibangkitkan.&#8221;<br \/>\nMaka hati para murid itu pun sedih sekali.<\/p>\n<p>Ketika Yesus dan para murid-Nya tiba di Kapernaum<br \/>\ndatanglah seorang pemungut pajak bait Allah kepada Petrus dan berkata,<br \/>\n&#8220;Apakah gurumu tidak membayar pajak dua dirham?&#8221;<br \/>\nJawab Petrus, &#8220;Memang membayar.&#8221;<\/p>\n<p>Ketika Petrus masuk rumah,<br \/>\nYesus mendahuluinya dengan pertanyaan,<br \/>\n&#8220;Bagaimana pendapatmu, Simon?<br \/>\nDari siapa raja-raja dunia ini memungut bea dan pajak?<br \/>\nDari rakyatnya atau dari orang asing?&#8221;<br \/>\nJawab Petrus, &#8220;Dari orang asing!&#8221;<\/p>\n<p>Maka kata Yesus kepadanya, &#8220;Jadi bebaslah rakyatnya!<br \/>\nTetapi agar kita jangan menjadi batu sandungan bagi mereka,<br \/>\npergilah memancing ke danau.<br \/>\nDan ikan pertama yang kaupancing,<br \/>\ntangkaplah dan bukalah mulutnya,<br \/>\nmaka engkau akan menemukan mata uang empat dirham di dalamnya.<br \/>\nAmbillah itu dan bayarlah kepada mereka, bagi-Ku dan bagimu juga.&#8221;<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<br \/>\n************<\/p>\n<p>EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISE<\/p>\n<p>JANGAN JADI BATU SANDUNGAN<\/p>\n<p>Kabar Baik dari Tuhan Pagi untukmu:\u201dTuhan percaya bahwa engkau akan menjadi berkat dan pembawa damai bagi sesamamu. Maka berjuanglah agar engkau tidak menjadi sumber masalah atau batu sandungan bagi orang lain.\u201d<\/p>\n<p>Yesus menegaskan dalam kisah Injil hari ini:\u201cTetapi supaya jangan kita menjadi batu sandungan bagi mereka.\u201d ( ayat 27 )<\/p>\n<p>Karena itu, ada beberapa butir permenungan bagi kita di pagi ini:<\/p>\n<p>&#8211; Ingatlah bahwa engkau adalah orang baik karena engkau tercipta secitra dengan Penciptamu;<\/p>\n<p>&#8211; \u2060Jangan menjadi batu sandungan bagi orang lain selama hidupmu;<\/p>\n<p>&#8211; \u2060Dukunglah orang lain untuk menggapai impian dan cita mereka.<\/p>\n<p>Akhirnya, jika engkau tidak mau membantu orang lain, maka setidak-tidaknya jangan menghalangi atau menjadi batu sandungan bagi orang lain selama hidup terberi kepadamu.<\/p>\n<p>Selamat beraktivitas untuk para sahabat.<\/p>\n<p>Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.<br \/>\n( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong &#8211; Duc in Altum )<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Senin 11 Agustus 2025 Peringatan St Clara Matius 17:27 (Luk 17:22-27) \u201dTetapi supaya jangan kita menjadi batu sandungan bagi mereka, pergilah memancing ke danau. Dan ikan pertama yang kaupancing, tangkaplah dan bukalah&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":66662,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-82625","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/ardas-2025.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/82625","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=82625"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/82625\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":82626,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/82625\/revisions\/82626"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/66662"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=82625"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=82625"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=82625"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}