{"id":80475,"date":"2025-07-10T09:19:41","date_gmt":"2025-07-10T02:19:41","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=80475"},"modified":"2025-07-10T09:19:41","modified_gmt":"2025-07-10T02:19:41","slug":"kamis-10-juli-2025-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=80475","title":{"rendered":"Kamis, 10 Juli 2025"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nKamis 10 Juli 2025<br \/>\nMatius 10:8b (Mat 10:7-15)<br \/>\n\u201dKamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.\u201d<\/p>\n<p>Janganlah Berhitung Dengan Tuhan<\/p>\n<p>Seringkali kita merasa begitu berjasa kepada Tuhan dari apa yang kita berikan dalam pelayanan sehingga kita merasa berhak atas imbalan jasa.<br \/>\nBukan Tuhan yang perlu membalas jasa kita, tapi kita-lah yang wajib membalas kebaikan Tuhan bagi kita dengan menjadikan hidup kita saluran berkat Tuhan.<br \/>\nDalam suatu pelayanan Sakramen Perminyakan orang sakit, umat yang sakit hanya bertahan hidup dengan menggunakan oksigen. Saya tanya untuk 1 tabung oksigen, bisa dipakai berapa hari? Ternyata hanya untuk 2 hari. Bila 1 tabung oksigen harganya Rp. 600.000, maka perlu 15 tabung untuk kita dapat bernapas selama sebulan. Harganya adalah Rp 9.000.000.<br \/>\nBisa dibayangkan nafas kita sebulan harganya sebegitu mahal. Masihkah kita berhitung dengan Tuhan?<\/p>\n<p>Tuhan telah memberi kita tubuh, jiwa, roh dan hati kita. Tuhan menyempurnakan hidup kita dengan iman, harap dan kasih. Ini semua adalah harta melimpah yang Tuhan anugerahkan kepada kita dengan cuma-cuma.<br \/>\nYesus meminta kita mengikhlaskan hati untuk menjadi berkat Tuhan bagi dunia dan sesama. Itulah tandanya Kerajaan Allah telah datang, dan akan selamanya tinggal bersama kita. Yesus telah bersabda, \u201cCarilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.\u201d (Mat 6:33).<br \/>\nTuhan-lah sumber kelimpahan hidup kita. Ia adalah Gembala kita, kita tak akan berkekurangan. Mari membalas kebaikan Tuhan dengan memberi yang terbaik, mempersembahkan hidup kita tanpa berhitung dengan Tuhan.<\/p>\n<p>Selamat melayani. Bahagianya hidup menjadi saluran berkat Tuhan.\u2764\ufe0f<br \/>\nPs Revi Tanod Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 10 Jul 2025<br \/>\nKamis Pekan Biasa XIV<br \/>\nWarna Liturgi: Hijau<br \/>\nBait Pengantar Injil: Mrk 1:15<br \/>\nBacaan Injil: Mat 10:7-15<br \/>\n*************.<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nMrk 1:15<br \/>\nKerajaan Allah sudah dekat.<br \/>\nBertobatlah dan percayalah kepada Injil.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nMat 10:7-15<br \/>\nKalian telah memperoleh dengan cuma-cuma,<br \/>\nmaka berilah pula dengan cuma-cuma.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Matius:<\/p>\n<p>Pada waktu itu Yesus bersabda kepada kedua-belas murid-Nya,<br \/>\n&#8220;Pergilah dan wartakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat.<br \/>\nSembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati;<br \/>\ntahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan.<br \/>\nKalian telah memperolehnya dengan cuma-cuma,<br \/>\nkarena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.<br \/>\nJanganlah kalian membawa emas atau perak atau tembaga<br \/>\ndalam ikat pinggangmu.<br \/>\nJanganlah kalian membawa bekal dalam perjalanan,<br \/>\njanganlah kalian membawa baju dua helai, kasut atau tongkat,<br \/>\nsebab seorang pekerja patut mendapat upahnya.<\/p>\n<p>Apabila kalian masuk kota atau desa,<br \/>\ncarilah di situ seorang yang layak,<br \/>\ndan tinggallah padanya sampai kalian berangkat.<br \/>\nApabila kalian masuk rumah orang, berilah salam kepada mereka.<br \/>\nJika mereka layak menerimanya, salammu itu turun ke kepadanya,<br \/>\njika tidak, salammu itu kembali kepadamu.<\/p>\n<p>Dan apabila seorang tidak menerima kalian<br \/>\ndan tidak mendengarkan perkataanmu,<br \/>\nkeluarlah dan tinggalkanlah rumah atau kota itu,<br \/>\ndan kebaskanlah debunya dari kakimu.<br \/>\nAku berkata kepadamu:<br \/>\nSungguh, pada hari penghakiman<br \/>\ntanah Sodom dan Gomora akan lebih ringan tanggungannya<br \/>\ndari pada kota itu.&#8221;<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<br \/>\n************<br \/>\nEMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISE<\/p>\n<p>SESAAT KETIKA ENGKAU MENGANDALKAN YESUS DALAM HIDUP DAN KARYAMU<\/p>\n<p>\u201dJangan terobsesi dengan mujizat, tetapi cukuplah bagimu untuk mendoakan mereka yang sakit, menderita dan mengalami masalah dengan penuh iman, maka bagian Tuhanlah yang kepada-Nya Anda percayai akan melakukan mujizat untuk mereka.\u201d<\/p>\n<p>Dalam Injil hari ini Tuhan menjanjikan kepada kita:\u201dSembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.&#8221; ( ayat 8 )<\/p>\n<p>Pelajaran penting bagi kita di pagi ini, adalah:<\/p>\n<p>&#8211; Pecayalah kepada Tuhan dan serahkanlah semua doa dan harapanmu pada-Nya;<\/p>\n<p>&#8211; \u2060Doakanlah sesama yang sakit, menderita dan bermasalah dengan penuh iman;<\/p>\n<p>&#8211; \u2060Serahkanlah semua yang Anda doakan kepada Tuhan, dan nantikanlah pertolongan-Nya dengan sabar.<\/p>\n<p>Akhirnya janganlah sombong ketika seseorang mengalami mujizat karena doa-doamu, karena pembuat mujizat hanyalah Tuhan, kita hanyalah alat dan perantara.<\/p>\n<p>Selamat beraktivitas untuk para sahabat.<\/p>\n<p>Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua. ( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong &#8211; Duc in Altum )<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Kamis 10 Juli 2025 Matius 10:8b (Mat 10:7-15) \u201dKamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.\u201d Janganlah Berhitung Dengan Tuhan Seringkali kita merasa begitu berjasa kepada Tuhan dari apa&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":66662,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-80475","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/ardas-2025.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/80475","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=80475"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/80475\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":80476,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/80475\/revisions\/80476"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/66662"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=80475"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=80475"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=80475"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}