{"id":79915,"date":"2025-07-01T10:52:31","date_gmt":"2025-07-01T03:52:31","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=79915"},"modified":"2025-07-01T10:52:31","modified_gmt":"2025-07-01T03:52:31","slug":"selasa-01-juli-2025-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=79915","title":{"rendered":"Selasa, 01 Juli 2025"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nSelasa 01 Juli 2025<br \/>\nMatius 8:26 (Mat 8:23-27)<br \/>\nMaka datanglah murid-murid-Nya membangunkan Dia, katanya: &#8220;Tuhan, tolonglah, kita binasa.&#8221; Ia berkata kepada mereka: &#8220;Mengapa kamu takut, kamu yang kurang percaya?&#8221; Lalu bangunlah Yesus menghardik angin dan danau itu, maka danau itu menjadi teduh sekali.<\/p>\n<p>Damai Di Tengah Badai<\/p>\n<p>Bila para nelayan profesional yang terbiasa menghadapi badai dan gelombang besar lantas kemudian ketakutan dan berteriak, \u201cTuhan, tolonglah kita binasa,\u201d itu berarti badai dan gelombang ini bukan main-main.<br \/>\nTetapi mengapa di tengah badai sebesar itu Yesus dapat tertidur pulas? Hanya Raja Semesta Alam yang dapat melakukannya. Tuhan yang menciptakan alam semesta, Ia tahu bagaimana mengatasinya. Percayalah!<br \/>\nTak ada satu kekuatan apapun di dunia ini yang dapat memisahkan kita dari cinta Kristus. Tidak juga badai dan gelombang kehidupan. Bila Yesus ada dalam perahu hidup kita, kita punya alasan untuk damai dan tenang. Yesus pasti bertindak, Ia pasti mengulurkan tangan untuk menolong.<\/p>\n<p>Bila Yesus sanggup menghardik angin dan badai yang bergelora serta membuatnya menjadi tenang dan teduh, maka Ia-pun sanggup menenangkan pikiran dan suasana hati yang kacau oleh berbagai persoalan hidup. Oleh karena itu, \u201cCarilah Tuhan dan kekuatan-Nya, carilah wajah-Nya selalu!\u201d (Mazmur 105:4).<br \/>\nBila iman kita goyah, dan akal budi kita tak sanggup mengerti rencana Tuhan, serukanlah nama Tuhan, berserah dan bersandarlah pada kasih setiaNya. Selalu ada alasan untuk tersenyum di tengah badai. \u201cYa Tuhan, tambahkanlah iman kami.\u201d<\/p>\n<p>Selamat memasuki bulan Juli dengan penuh iman dan syukur. Damai selalu di hati.\u2764\ufe0f<br \/>\nPs Revi Tanod Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 01 Jul 2025<br \/>\nSelasa Pekan Biasa XIII<br \/>\nWarna Liturgi: Hijau<br \/>\nBait Pengantar Injil: Mzm 129:5<br \/>\nBacaan Injil: Mat 8:23-27<br \/>\n*************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nMzm 129:5<br \/>\nAku menanti-nantikan Tuhan,<br \/>\nJiwaku mengharapkan sabda-Nya.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nMat 8:23-27<br \/>\nYesus bangun, menghardik angin dan danau,<br \/>\nmaka danau menjadi teduh sekali.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Matius:<\/p>\n<p>Pada suatu hari Yesus naik ke dalam perahu,<br \/>\ndan murid-murid-Nya mengikuti Dia.<br \/>\nSekonyong-konyong mengamuklah angin ribut di danau itu,<br \/>\nsehingga perahu ditimbus gelombang.<br \/>\nTetapi Yesus tidur.<br \/>\nMaka murid-murid-Nya membangunkan Dia, katanya,<br \/>\n&#8220;Tuhan, tolonglah, kita binasa!&#8221;<\/p>\n<p>Yesus berkata kepada mereka,<br \/>\n&#8220;Mengapa kalian takut, hai orang yang kurang percaya!&#8221;<br \/>\nLalu bangunlah Yesus menghardik angin dan danau.<br \/>\nMaka danau menjadi teduh sekali.<br \/>\nDan heranlah orang-orang itu, katanya,<br \/>\n&#8220;Orang apakah Dia ini,<br \/>\nsehingga angin dan danau pun taat kepada-Nya?&#8221;<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<br \/>\n**************<\/p>\n<p>EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISE<\/p>\n<p>JANGAN TAKUT KARENA YESUS SELALU BERSAMAMU<\/p>\n<p>\u201cSebesar apa pun masalah, sakit dan derita yang Anda hadapi saat ini, tapi percayalah bahwa Yesus tak pernah meninggalkanmu. Bangunkanlah Dia dengan doa yang penuh iman maka mujizat pasti akan terjadi dalam hidupmu.\u201d<\/p>\n<p>Ketakutan pun dialami oleh para murid ketika angin dan badai menerjang perahu mereka. Mereka pun membangunkan Yesus dan inilah yang terjadi dalam kisah Injil hari ini:\u201cIa berkata kepada mereka: &#8220;Mengapa kamu takut, kamu yang kurang percaya?&#8221; Lalu bangunlah Yesus menghardik angin dan danau itu, maka danau itu menjadi teduh sekali.&#8221; ( ayat 22 )<\/p>\n<p>Karena itu, inilah yang harus kita lakukan;<\/p>\n<p>&#8211; Percaya bahwa Yesus sangat sanggup melakukan segala yang terbaik untukmu;<\/p>\n<p>&#8211; \u2060Teruslah berdoa dan meminta pertolongan-Nya;<\/p>\n<p>&#8211; \u2060Nantikanlah pertolongan dan mujizat-Nya dalam hidupmu.<\/p>\n<p>Akhirnya percayalah bahwa jika dulu angin dan badai diredakan oleh Yesus, maka Ia pun sangat sanggup melakukan mujizat bagimu.<\/p>\n<p>Selamat beraktivitas untuk para sahabat.<\/p>\n<p>Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua. ( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong &#8211; Duc in Altum )<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Selasa 01 Juli 2025 Matius 8:26 (Mat 8:23-27) Maka datanglah murid-murid-Nya membangunkan Dia, katanya: &#8220;Tuhan, tolonglah, kita binasa.&#8221; Ia berkata kepada mereka: &#8220;Mengapa kamu takut, kamu yang kurang percaya?&#8221; Lalu bangunlah Yesus&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":66662,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-79915","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/ardas-2025.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/79915","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=79915"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/79915\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":79916,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/79915\/revisions\/79916"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/66662"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=79915"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=79915"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=79915"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}