{"id":79582,"date":"2025-06-25T13:12:20","date_gmt":"2025-06-25T06:12:20","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=79582"},"modified":"2025-06-25T13:12:20","modified_gmt":"2025-06-25T06:12:20","slug":"rabu-25-juni-2025-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=79582","title":{"rendered":"Rabu, 25 Juni 2025"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nRabu 25 Juni 2025<br \/>\nNovena Hati Kudus Yesus hari ke 8<br \/>\nMatius 7:15-16a (Mat 7:15-20)<br \/>\n\u201dWaspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas. Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.\u201d<\/p>\n<p>Kenalilah Yang Palsu Dari Buahnya<\/p>\n<p>Di jaman now begitu sulit untuk menentukan mana yang asli dan mana yang palsu. Akan tetapi Yesus menunjukkan cara yang tepat untuk dapat mengenalinya yakni dari buah yang dihasilkan seseorang. Bukan dari kata-kata yang manis dan enak didengar tapi dari perbuatan nyata yang dihasilkannya.<br \/>\nRasul Paulus dalam Galatia 5:22-23 menjabarkan buah-buah Roh yang seharusnya dihasilkan atau nyata kelihatan dalam diri orang percaya yakni: \u201ckasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri.\u201d<\/p>\n<p>Bila seorang mengajarkan kasih, tapi sendiri tidak melakukannya, di situlah letak kepalsuannya. Orang yang hanya menebarkan kebencian dan perselisihan, berarti ia tidak punya sukacita dan damai sejahtera dalam hidupnya.<br \/>\nBila seorang tidak bisa menahan diri dan sabar menghadapi orang lain, hidup hanya untuk diri sendiri dan tidak mau bermurah hati dan berbagi, tidak setia dan penuh dusta, kasar dan tidak bisa menguasai diri, semuanya menjadi indikasi kepalsuan.<\/p>\n<p>Yesus mengingatkan kita untuk waspada terhadap semua motif penipuan dan dusta. Berani untuk berkata tidak pada tawaran yang menggiurkan dan menggoda serta mengumbar hawa nafsu.<\/p>\n<p>\u201dYa Yesus ampunilah kami bila apa yang kami katakan tidak selaras dengan yang kami lakukan. Bila kami tak dapat memberikan teladan kebaikan dan kemurahan hati, sabar dan rendah hati. Tolonglah kami untuk jauh dari kepalsuan dan kemunafikan. Jadikanlah hati kami seperti hatiMu, hingga kami dapat menghasilkan buah-buah kebaikan dan kasih, pengampunan dan damai sejahtera. Amin.\u201d<\/p>\n<p>Selamat berkarya, terus berakar dan bertumbuh dalam iman, harap dan kasih, menghasilkan buah-buah kebaikan.\u2764\ufe0f<br \/>\nPs Revi Tanod Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 25 Jun 2025<br \/>\nRabu Pekan Biasa XII<br \/>\nWarna Liturgi: Hijau<br \/>\nBait Pengantar Injil: Yoh 15:4.5b<br \/>\nBacaan Injil: Mat 7:15-20<br \/>\n**************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nYoh 15:4.5b<br \/>\nTinggallah dalam Aku, dan Aku dalam kamu, sabda Tuhan;<br \/>\nbarangsiapa tinggal dalam Aku,<br \/>\nakan menghasilkan banyak buah.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nMat 7:15-20<br \/>\nDari buahnyalah kalian akan mengenal mereka.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Matius:<\/p>\n<p>Dalam khotbah di bukit Yesus berkata,<br \/>\n&#8220;Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu<br \/>\nyang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba,<br \/>\ntetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.<br \/>\nDari buahnyalah kalian akan mengenal mereka.<br \/>\nDapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri,<br \/>\natau buah ara dari rumput duri?<br \/>\nCamkanlah<br \/>\nsetiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik,<br \/>\nsedang pohon yang tidak baik<br \/>\nmenghasilkan buah yang tidak baik.<br \/>\nTidak mungkin<br \/>\npohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik,<br \/>\nataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik.<br \/>\nDan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik,<br \/>\npasti ditebang dan dibuang ke dalam api.<br \/>\nJadi dari buahnyalah kalian akan mengenal mereka.&#8221;<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<br \/>\n**************<\/p>\n<p>EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA AMBON MANISE<\/p>\n<p>JADILAH POHON YANG BAIK<\/p>\n<p>\u201cBila Anda menemukan bahwa ada orang jahat yang bisa melakukan perbuatan baik maka itu peringatan bagi Anda yang merasa diri sebagai orang baik tapi tak rela dan tidak mau untuk melakukan kebaikan bagi orang lain. Itu gugatan telak terhadap statusmu sebagai orang baik.\u201d<\/p>\n<p>Yesus menegaskan dalam Injil pagi ini:&#8221;Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik.&#8221; ( ayat 17 )<\/p>\n<p>Karena itu, inilah yang harus kita lakukan;<\/p>\n<p>&#8211; Percayalah bahwa Anda adalah orang baik yang secitra dengan Allah Penciptamu;<\/p>\n<p>&#8211; \u2060Jangan pernah berhenti melakukan kebaikan apa pun tantangan dan kritik orang lain terhadapmu;<\/p>\n<p>&#8211; \u2060Jadikanlah dirimu, kata dan perbuatanmu sebagai sumber kebaikan dan inspirasi, serta contoh dan teladan bagi orang lain.<\/p>\n<p>Akhirnya, ingatlah banyak pohon baik tumbang hanya karena mereka tidak dipupuk dan dirawat baik oleh pemiliknya. Demikian pun kebaikanmu akan memudar bila engkau tak mampu konsisten dalam melakukan kebaikan.<\/p>\n<p>Selamat beraktivitas untuk para sahabat.<\/p>\n<p>Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.<br \/>\n( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong &#8211; Duc in Altum )<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Rabu 25 Juni 2025 Novena Hati Kudus Yesus hari ke 8 Matius 7:15-16a (Mat 7:15-20) \u201dWaspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":66662,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-79582","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/ardas-2025.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/79582","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=79582"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/79582\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":79583,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/79582\/revisions\/79583"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/66662"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=79582"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=79582"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=79582"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}