{"id":79360,"date":"2025-06-20T18:45:27","date_gmt":"2025-06-20T11:45:27","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=79360"},"modified":"2025-06-20T18:45:27","modified_gmt":"2025-06-20T11:45:27","slug":"perjalanan-turney-mengenal-stasi-peringatan-misa-arwah-di-stasi-sembuan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=79360","title":{"rendered":"Perjalanan Turney: Mengenal Stasi &#038; Peringatan Misa Arwah di Stasi Sembuan"},"content":{"rendered":"<p>Perjalanan Turney: Mengenal Stasi &amp; Peringatan Misa Arwah di Stasi Sembuan<\/p>\n<p>Perjalanan Turney: Mengenal Stasi &amp; Peringatan Misa Arwah di Stasi Sembuan<\/p>\n<p> Siap ikut petualangan iman yang menyentuh hati? Kali ini, kita akan membawa kalian ke ujung Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur, menembus pelosok yang jarang terjamah. Di sanalah tersembunyi Stasi Sembuan, bukan hanya sebuah nama di peta, tapi jantung komunitas Katolik yang memegang teguh iman di tengah segala keterbatasan.<\/p>\n<p>Di video ini, kalian akan menyaksikan pemandangan yang mengharukan: umat Stasi Sembuan yang masih setia beribadah di rumah-rumah warga. Dimana ruang keluarga sederhana disulap jadi tempat kudus, di mana doa dan Misa dilantunkan dengan khusyuk. Ini bukti nyata ketekunan mereka; iman yang tak goyah meski tanpa gedung gereja megah.<\/p>\n<p>Kalian juga akan melihat bangunan gereja impian mereka yang masih dalam tahap pembangunan. Tiang-tiang yang mulai berdiri jadi simbol harapan, meski prosesnya berjalan lambat karena tantangan akses material dan dana. Di sana, kita akan mengikuti Peringatan Misa Arwah yang bukan hanya ritual, tapi juga momen refleksi atas perjuangan generasi sebelumnya dan doa untuk para pendahulu yang merindukan rumah ibadah layak.<br \/>\nSyukurlah, di tengah segala keterbatasan, ada sukacita yang luar biasa! Selain Misa Arwah, perjalanan ini juga menjadi saksi pembaptisan remaja di Stasi Sembuan. Ini adalah momen penuh berkat, di mana iman baru bertumbuh dan masa depan Gereja di pedalaman mulai bersinar.<\/p>\n<p>Tahukah kalian? Stasi Sembuan punya sejarah luar biasa! Tempat ini adalah jalur penting misi karya Misionaris Keluarga Kudus (MSF). Dulu, para misionaris MSF mengarungi sungai-sungai pedalaman Kalimantan, menjadikan Sembuan salah satu titik persinggahan dan pusat awal pelayanan rohani. Keberadaan Stasi Sembuan hari ini adalah buah pengorbanan mereka. Mengunjungi Stasi ini berarti menapak tilas jejak sejarah misi yang telah membentuk komunitas iman yang tangguh ini.<\/p>\n<p>Perjalanan ke Stasi Sembuan ini adalah kesempatan langka untuk merasakan langsung denyut iman di pedalaman, memahami perjuangan umat dalam menjaga spiritualitas tanpa gereja permanen, dan menyelami sejarah misi yang telah membentuk mereka. Ini adalah pengalaman yang sangat menginspirasi, mengingatkan kita akan kekuatan iman dan arti sejati sebuah komunitas.<\/p>\n<p>Jangan lewatkan kisahnya! Tonton sampai habis ya! <\/p>\n<p>*Jangan lupa LIKE, COMMENT, SHARE, dan SUBSCRIBE channel kami untuk petualangan #Turney berikutnya!*<\/p>\n<p>#StasiSembuan #MisiMSF #KutaiBarat #KalimantanTimur #ImanDiPedalaman #MisaArwah #GerejaKatolik #PerjalananIman #KomunitasKatolik #VideoInspirasi<\/p>\n<p>Sumber Gereja Kristus Raja Barong Tongkok<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perjalanan Turney: Mengenal Stasi &amp; Peringatan Misa Arwah di Stasi Sembuan Perjalanan Turney: Mengenal Stasi &amp; Peringatan Misa Arwah di Stasi Sembuan Siap ikut petualangan iman yang menyentuh hati? Kali ini, kita akan membawa&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":28971,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"video","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,2],"tags":[],"class_list":["post-79360","post","type-post","status-publish","format-video","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-sekitar","category-tokoh","post_format-post-format-video"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/ki.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/79360","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=79360"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/79360\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":79361,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/79360\/revisions\/79361"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/28971"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=79360"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=79360"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=79360"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}