{"id":79224,"date":"2025-06-18T10:18:26","date_gmt":"2025-06-18T03:18:26","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=79224"},"modified":"2025-06-18T10:18:26","modified_gmt":"2025-06-18T03:18:26","slug":"rabu-18-juni-2025-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=79224","title":{"rendered":"Rabu, 18 Juni 2025"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nRabu 18 Juni 2025<br \/>\nNovena Hati Kudus Yesus hari 1<br \/>\nMatius 6:3 (Mat 6:1-6, 16-18)<br \/>\n\u201dJika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu.&#8221;<\/p>\n<p>Memberi Dengan Tulus Dan Ikhlas<\/p>\n<p>Nasehat Yesus yang mengajarkan agar apa yang dibuat tangan kanan jangan diketahui tangan kiri, menimbulkan pertanyaan: bagaimana mungkin hal ini terjadi? Apakah Yesus mengajarkan sesuatu yang tidak mungkin?<br \/>\nBagi Yesus hal mencintai, memberi, menolong, berbuat baik, pada hakekatnya datang dari hati yang tulus dan ikhlas, murni dan tanpa syarat. Bukanlah dilakukan dengan motivasi untuk dipuji, dihargai, dihormati, dianggap baik, apalagi hanya dengan maksud untuk dipamerkan pada orang lain.<br \/>\nYesus sungguh mengerti bahwa sebagai manusia, kita butuh pujian dan penghargaan. Bila demikian, maka biarlah pujian itu datang dari Bapa di surga. Kata Yesus, \u201cBapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.&#8221; (Mat 6:4).<\/p>\n<p>Motivasi terdalam kita untuk berbuat baik adalah untuk memuliakan Bapa di surga, yang telah lebih dahulu mengasihi kita. Seperti kata Yesus, &#8220;Supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.&#8221; (Mat 5:16).<br \/>\nBiarlah hati kita semakin tulus dan ikhlas, dan tangan kita menjadi tangan Bapa di surga dan tangan Yesus yang selalu terulur menolong dan terbuka untuk merangkul, mengangkat yang jatuh, menghapus air mata serta menguatkan yang lemah.<br \/>\nBetapa bahagianya kita yang kecil dan hina ini dapat dipakai Tuhan untuk menjadi tanganNya dan tanda kehadiranNya. Semoga melalui karya kita nama Tuhan dipuji dan semua orang berseru, \u201cYa Tuhan, Tuhan kami, betapa mulianya namaMu di seluruh bumi!\u201d (Mzm 8:9).<br \/>\n\u201dYa Yesus, jadikanlah hati kami seperti hatiMu.\u201d<\/p>\n<p>Selamat hari baru. Kesempatan baru untuk memuliakan Tuhan dengan berbuat baik.\u2764\ufe0f<br \/>\nPs Revi Tanod Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 18 Jun 2025<br \/>\nRabu Pekan Biasa XI<br \/>\nWarna Liturgi: Hijau<br \/>\nBait Pengantar Injil: Yoh 14:23<br \/>\nBacaan Injil: Mat 6:1-6.16-18<br \/>\n**************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nYoh 14:23<br \/>\nBarangsiapa mengasihi Aku, ia akan mentaati Sabda-Ku.<br \/>\nBapa-Ku akan mengasihi dia, dan Kami akan datang kepadanya.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nMat 6:1-6.16-18<br \/>\nBapamu yang melihat yang tersembunyi, akan mengganjar engkau.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Matius:<\/p>\n<p>Dalam khotbah di bukit, Yesus bersabda,<br \/>\n&#8220;Hati-hatilah,<br \/>\njangan sampai melakukan kewajiban agamamu di depan orang, supaya dilihat.<br \/>\nSebab jika demikian,<br \/>\nkalian tidak memperoleh upah dari Bapamu di surga.<br \/>\nJadi, apabila engkau memberi sedekah,<br \/>\njanganlah engkau mencanangkan hal itu,<br \/>\nseperti yang dilakukan orang-orang munafik<br \/>\ndi rumah-rumah ibadat dan di lorong-lorong,<br \/>\nsupaya mereka dipuji orang.<br \/>\nAku berkata kepadamu, &#8216;Mereka sudah mendapat upahnya.&#8217;<br \/>\nTetapi jika engkau memberi sedekah,<br \/>\njanganlah tangan kirimu tahu apa yang diperbuat tangan kananmu.<br \/>\nHendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi,<br \/>\nmaka Bapamu yang melihat yang tersembunyi<br \/>\nakan membalasnya kepadamu.&#8221;<br \/>\n&#8220;Dan apabila kalian berdoa,<br \/>\njanganlah berdoa seperti orang munafik.<br \/>\nMereka suka mengucapkan doanya<br \/>\ndengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat<br \/>\ndan pada tikungan-tikungan jalan raya,<br \/>\nsupaya mereka dilihat orang.<br \/>\nAku berkata kepadamu, &#8216;Mereka sudah mendapat upahnya.&#8217;<br \/>\nTetapi jikalau engkau berdoa,<br \/>\nmasuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu,<br \/>\ndan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi.<br \/>\nMaka Bapamu yang melihat yang tersembunyi<br \/>\nakan membalasnya kepadamu.<\/p>\n<p>&#8220;Dan apabila kalian berpuasa,<br \/>\njanganlah muram mukamu, seperti orang munafik.<br \/>\nMereka mengubah air mukanya,<br \/>\nsupaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa.<br \/>\nAku berkata kepadamu,<br \/>\n&#8216;Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.&#8217;<br \/>\nTetapi apabila engkau berpuasa,<br \/>\nminyakilah kepalamu dan cucilah mukamu,<br \/>\nsupaya jangan dilihat orang bahwa engkau sedang berpuasa,<br \/>\nmelainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi.<br \/>\nMaka Bapamu yang melihat yang tersembunyi<br \/>\nakan membalasnya kepadamu.&#8221;<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<br \/>\n*************<\/p>\n<p>  \u210d <\/p>\n<p>\u201cIngatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga,\u201d [Mat 6: 1]<\/p>\n<p>Injil hari ini mengingatkan kita akan awal masa Prapaskah. Undangan yang sama disampaikan kepada kita: \u201cKetika kamu memberi sedekah, berdoa, atau berpuasa, lakukanlah secara tersembunyi\u2026. Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.\u201d (lih. Mat 6:1\u20136, 16\u201318)<\/p>\n<p>Dalam diri setiap orang ada kebutuhan untuk mendapat perhatian, diakui, dihargai dan diterima. Tetapi Yesus mengundang kita untuk \u201cmasuk ke dalam kamar\u201d, ke tempat tersembunyi. Ini adalah panggilan untuk masuk ke \u201ckamar hati\u201d \u2014 ke ruang batin tempat diri sejati kita tinggal, dan di mana Allah dengan sabar menanti. Di dunia yang penuh kebisingan, yang mendorong kita untuk dilihat, dikagumi, dan dipuji, Yesus mengajak kita untuk menjauh dari panggung dan kembali ke hal yang esensial. \u201cMasuklah ke dalam kamarmu,\u201d kata-Nya. Bukan untuk melarikan diri dari dunia, tetapi untuk menemukan kembali kebenaran tentang siapa kita: debu yang dicintai, dibentuk oleh tangan Allah, dicintai dengan cinta yang abadi.<\/p>\n<p>Kita memberi, berdoa, berpuasa \u2014 bukan untuk pamer, tetapi persembahan dari kedalaman hati. Inilah perjalanan kemuridan yang autentik. Firman Allah memanggil kita kembali ke kesederhanaan, kejujuran, dan kekuatan tenang cinta Allah yang bekerja \u201csecara tersembunyi\u201d. Kita ada bukan untuk mengesankan orang lain; kita ada untuk bertemu dengan Allah yang memandang kita dan mencintai kita seperti kita adanya.<\/p>\n<p>Kita diundang untuk melepaskan hal-hal yang tidak lagi melayani kasih. Untuk melepaskan topeng kita, kebanggaan kita, kebutuhan kita akan pengakuan. Yang tersisa adalah kebenaran: kita adalah debu, ya \u2014 tetapi debu yang dicintai. Dalam cinta itu, segalanya menjadi baru.<\/p>\n<p>Mari kita kembali ke hati. Di sana, dalam keheningan, dalam doa, dalam pemberian yang rendah hati, Bapa menanti. Dan Ia berkata kepada masing-masing dari kita: \u201cAku mencintaimu. Biarkan Aku mengingatkanmu akan keindahanmu.\u201d<\/p>\n<p>Tuhan, semoga apa saja yang aku lakukan, semuanya hanya demi kemuliaan-Mu. Amin.<\/p>\n<p>Selamat beraktivitas. \u24bf\u24c1\u24ca! \u2764\ufe0f<\/p>\n<blockquote class=\"wp-embedded-content\" data-secret=\"PiLCBVGFvY\"><p><a href=\"https:\/\/heypasjon.com\/masuk-ke-dalam-kamar-hati\/\">MASUK KE DALAM KAMAR HATI<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><iframe loading=\"lazy\" class=\"wp-embedded-content\" sandbox=\"allow-scripts\" security=\"restricted\" style=\"position: absolute; visibility: hidden;\" title=\"&#8220;MASUK KE DALAM KAMAR HATI&#8221; &#8212; REMAH SABDA\" src=\"https:\/\/heypasjon.com\/masuk-ke-dalam-kamar-hati\/embed\/#?secret=rp7DkLtWYF#?secret=PiLCBVGFvY\" data-secret=\"PiLCBVGFvY\" width=\"500\" height=\"282\" frameborder=\"0\" marginwidth=\"0\" marginheight=\"0\" scrolling=\"no\"><\/iframe><\/p>\n<p>RP Joni Astanto MSC<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Rabu 18 Juni 2025 Novena Hati Kudus Yesus hari 1 Matius 6:3 (Mat 6:1-6, 16-18) \u201dJika engkau memberi sedekah, janganlah diketahui tangan kirimu apa yang diperbuat tangan kananmu.&#8221; Memberi Dengan Tulus Dan&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":66662,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-79224","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/ardas-2025.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/79224","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=79224"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/79224\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":79225,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/79224\/revisions\/79225"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/66662"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=79224"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=79224"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=79224"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}