{"id":79014,"date":"2025-06-12T20:25:44","date_gmt":"2025-06-12T13:25:44","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=79014"},"modified":"2025-06-12T20:25:44","modified_gmt":"2025-06-12T13:25:44","slug":"mengenal-postulat-dan-novisiat-scj-awal-perjalanan-panggilan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=79014","title":{"rendered":"Mengenal Postulat dan Novisiat SCJ: Awal Perjalanan Panggilan!"},"content":{"rendered":"<p>Mengenal Postulat dan Novisiat SCJ: Awal Perjalanan Panggilan!<\/p>\n<p>Video ini mengajak anda untuk mengenal lebih dalam tentang dua tahapan penting dalam proses panggilan hidup membiara, yaitu postulat dan novisiat.<\/p>\n<p>Anda akan memahami bagaimana para calon religius memulai perjalanan panggilan mereka melalui pembentukan diri secara manusiawi, rohani, dan intelektual. Postulat fokus pada pengembangan kepribadian dan pengenalan diri, sementara novisiat mendalami kehidupan spiritual dan hubungan yang lebih dekat dengan Tuhan.<\/p>\n<p>Selain itu, anda juga akan diajak melihat berbagai dimensi formasi seperti komunitas, kerasulan, dan tanggung jawab yang mereka jalani sehari-hari. Mulai dari belajar, berdoa, hingga bekerja di berbagai bidang seperti pertanian dan pembuatan lilin, semua menjadi bagian dari pembentukan karakter dan kemampuan untuk hidup berkomunitas dan melayani umat<\/p>\n<p>Sumber Dehonian Indonesia<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mengenal Postulat dan Novisiat SCJ: Awal Perjalanan Panggilan! Video ini mengajak anda untuk mengenal lebih dalam tentang dua tahapan penting dalam proses panggilan hidup membiara, yaitu postulat dan novisiat. Anda akan memahami bagaimana para&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":28971,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"video","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,2],"tags":[],"class_list":["post-79014","post","type-post","status-publish","format-video","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-sekitar","category-tokoh","post_format-post-format-video"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/ki.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/79014","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=79014"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/79014\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":79015,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/79014\/revisions\/79015"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/28971"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=79014"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=79014"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=79014"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}