{"id":78522,"date":"2025-06-05T09:38:10","date_gmt":"2025-06-05T02:38:10","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=78522"},"modified":"2025-06-05T09:38:10","modified_gmt":"2025-06-05T02:38:10","slug":"kamis-05-juni-2025-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=78522","title":{"rendered":"Kamis, 05 Juni 2025"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupn<br \/>\nKamis 05 Juni 2025<br \/>\nPeringatan St Bonifacius<br \/>\nNovena Roh Kudus Hari Ke 7<br \/>\nYohanes 17:20-21 (Yoh 17:20-26)<br \/>\nYa Bapa, Aku mau supaya, di manapun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku, mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku, agar mereka memandang kemuliaan-Ku yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan.<\/p>\n<p>Selalu Ada Bersama Yesus<\/p>\n<p>Setelah perjamuan malam terakhir selesai, Yesus tahu Ia akan memasuki puncak sengsaraNya. Ia akan ditangkap, disiksa dan disalibkan. Tapi sebelum semua itu terjadi, Yesus berdoa kepada Bapa untuk murid-muridNya. Agar mereka selalu ada di manapun Yesus berada, dan di manapun mereka berada Yesus tetap menyertai. Agar mereka tetap bersatu dan tak tercerai berai, dan kasih Yesus tetap ada bersama mereka.<\/p>\n<p>Dalam Kisah Para Rasul sesudah Yesus bangkit dari mati, Roh Kudus turun atas para rasul dan semua orang yang percaya, dan untuk selamanya Yesus menyertai mereka dalam Roh KudusNya. Ia tinggal di hati, Ia memimpin gereja, Ia menuntun langkah kita selalu.<\/p>\n<p>Tanamkanlah dalam hati doa Yesus untuk kita ini. Bukankah kerinduan hati kita yang paling dalam adalah tinggal bersama Yesus, hidup dan berkarya bersamaNya, menghadirkan Yesus dalam setiap langkah hidup kita?<br \/>\nDunia akan berlalu, tapi Firman Allah akan tinggal tetap di hati kita, sampai akhirnya kita dipersatukan dengan Yesus dalam cahaya hidup abadi.<br \/>\nMari melanjutkan perjalanan, doa Yesus melingkupi hidup kita, Ia ada bersama kita, sadari kehadiranNya dalam setiap langkah kita. RohNya selalu menuntun kita.<\/p>\n<p>Selamat hari Kamis. Kita selalu dikuatkan oleh doa dan kehadiran Yesus.\u2764\ufe0f<br \/>\nPs Revi Tanod Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 05 Jun 2025<br \/>\nKamis Paskah VII<br \/>\nPW S. Bonifasius, Uskup dan Martir<br \/>\nWarna Liturgi: Merah<br \/>\nBait Pengantar Injil: Yoh 17:21<br \/>\nBacaan Injil: Yoh 17:20-26<br \/>\n*************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nYoh 17:21<br \/>\nSemoga mereka semua menjadi satu,<br \/>\nsama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku<br \/>\ndan Aku di dalam Engkau,<br \/>\nsupaya dunia percaya<br \/>\nbahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nYoh 17:20-26<br \/>\nSupaya mereka sempurna menjadi satu.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Yohanes:<\/p>\n<p>Dalam perjamuan malam terakhir,<br \/>\nYesus menengadah ke langit dan berdoa bagi para pengikut-Nya,<br \/>\n&#8220;Bapa yang kudus, bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa,<br \/>\ntetapi juga untuk orang-orang,<br \/>\nyang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka;<br \/>\nsupaya mereka semua menjadi satu,<br \/>\nsama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku<br \/>\ndan Aku di dalam Engkau,<br \/>\nagar mereka juga di dalam Kita,<br \/>\nsupaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.<\/p>\n<p>Aku telah memberikan kepada mereka<br \/>\nkemuliaan yang Engkau berikan kepada-Ku,<br \/>\nsupaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu:<br \/>\nAku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku,<br \/>\nsupaya mereka sempurna menjadi satu,<br \/>\nagar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku,<br \/>\ndan bahwa Engkau mengasihi mereka,<br \/>\nsama seperti Engkau mengasihi Aku.<\/p>\n<p>Ya Bapa, Aku mau supaya di mana pun Aku berada,<br \/>\nmereka juga berada bersama-sama dengan Aku,<br \/>\nyakni mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku,<br \/>\nagar mereka memandang kemuliaan-Ku<br \/>\nyang telah Engkau berikan kepada-Ku,<br \/>\nsebab Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan.<\/p>\n<p>Ya Bapa yang adil, memang dunia tidak mengenal Engkau,<br \/>\ntetapi Aku mengenal Engkau,<br \/>\ndan mereka ini tahu, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku;<br \/>\ndan Aku telah memberitahukan nama-Mu kepada mereka<br \/>\ndan Aku akan memberitahukannya,<br \/>\nsupaya kasih yang Engkau berikan kepada-Ku ada di dalam mereka<br \/>\ndan Aku di dalam mereka.&#8221;<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<br \/>\n*************<\/p>\n<p>  \u210d <\/p>\n<p>\u201cDan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka; supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku,\u201d (Yoh 17: 20 \u2013 21).<\/p>\n<p>Yesus berdoa kepada Bapa, \u201cAgar dunia percaya\u2026\u201d Dan Ia memilih untuk menjangkau semua orang melalui kita \u2014 ya, melalui anda, melalui saya. Bukan dengan hingar bingar, bukan dengan tindakan-tindakan besar, tetapi melalui hidup yang memancarkan kebaikan, kejujuran, dan harapan. Kita memberitakan Injil melalui hal-hal kecil: jujur, membantu orang yang lelah, dan memaafkan mereka yang menyakiti kita. Anda tidak perlu selalu membawa Kitab Suci di bawah lenganmu\u2014kamu perlu selalu membawa Kristus di hatimu. Itulah cara Injil diberitakan hari ini: melalui hidup yang mencerminkan kasih.<\/p>\n<p>Yesus juga berdoa untuk persatuan. Persatuan dalam keluarga, dalam komunitas, dalam Gereja. Perpecahan melukai Tubuh Kristus. Berapa banyak hati yang hancur karena gosip, berapa banyak komunitas yang melemah karena bisikan desas-desus tersembunyi. Jika seseorang menyakiti anda, bicaralah kepada mereka dengan keberanian dan kasih. Jangan sebarkan kata-kata yang dapat menghancurkan. Yesus tidak menyerah pada para rasul-Nya\u2014Dia berjalan dengan sabar bersama masing-masing dari mereka. Mari kita lakukan hal yang sama. Di dunia yang penuh dengan teriakan, jadilah orang yang mendengarkan. Di Gereja yang penuh dengan kelemahan, jadilah orang yang mempersatukan.<\/p>\n<p>Dan akhirnya, \u201cagar Aku ada di dalam mereka,\u201d kata Yesus. Dia ingin hidup di dalam kita. Kembalilah kepada-Nya. Jangan abaikan kehidupan doa Anda, saat-saat hening, waktu untuk bersama Allah. Mungkin hari ini terasa seperti kegagalan. Mungkin rencana anda belum berhasil. Tetapi ingatlah: Allah selalu berjalan bersama anda. Keberadaan Anda bukan sebuah kesalahan. Anda memiliki banyak hal untuk dibagikan. Bersabarlah dengan diri anda sendiri.<\/p>\n<p>Dan jangan pernah lupa: dunia akan percaya bukan karena kita sempurna, tetapi karena Kristus hidup di dalam diri kita. Jadi, berjalanlah, bergerak maju dengan sukacita, dengan keberanian, dan dengan kasih.<\/p>\n<p>Tuhan dan Bapa umat manusia,<br \/>\nyang menciptakan semua manusia dengan martabat yang sama,<br \/>\ntanamkanlah dalam hati kami semangat persaudaraan.<br \/>\nIlhami kami dengan persatuan, dialog, keadilan, dan perdamaian.<br \/>\nDoronglah kami untuk menciptakan masyarakat yang lebih sehat<br \/>\ndan dunia yang lebih bermartabat,<br \/>\ntanpa kelaparan, tanpa kemiskinan, tanpa kekerasan, tanpa perang.<br \/>\nSemoga hati kami terbuka<br \/>\nbagi semua bangsa dan negara di bumi,<br \/>\nuntuk mengenali kebaikan dan keindahan<br \/>\nyang Engkau tanamkan dalam setiap jiwa,<br \/>\nuntuk memperkuat ikatan persatuan, proyek bersama,<br \/>\ndan harapan yang dibagikan.<br \/>\nAmin.<br \/>\n(Paus Fransiskus, Fratelli Tutti)<\/p>\n<p>Selamat beraktivitas. Hadirkan Kristus bagi dunia! \u24bf\u24c1\u24ca! \u2764\ufe0f<\/p>\n<p>https:\/\/heypasjon.com\/agar-dunia-percaya\/<\/p>\n<p>RP Joni Astanto MSC<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupn Kamis 05 Juni 2025 Peringatan St Bonifacius Novena Roh Kudus Hari Ke 7 Yohanes 17:20-21 (Yoh 17:20-26) Ya Bapa, Aku mau supaya, di manapun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku,&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":66662,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-78522","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/ardas-2025.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/78522","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=78522"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/78522\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":78523,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/78522\/revisions\/78523"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/66662"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=78522"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=78522"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=78522"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}