{"id":78352,"date":"2025-06-02T15:33:05","date_gmt":"2025-06-02T08:33:05","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=78352"},"modified":"2025-06-02T15:33:05","modified_gmt":"2025-06-02T08:33:05","slug":"senin-02-juni-2025-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=78352","title":{"rendered":"Senin, 02 Juni 2025"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nSenin 02 Juni 2025<br \/>\nNovena Roh Kudus Hari Ke 4<br \/>\nYoh 16:33 (Yoh 16:29-33)<br \/>\n\u201dSemuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.&#8221;<\/p>\n<p>Damai Sejahtera Dalam Yesus<\/p>\n<p>Yesus adalah jaminan damai sejahtera kita. Bukan karena dalam Yesus kita dapat hidup tanpa persoalan, tantangan, susah, sakit atau derita. Melainkan karena Yesus telah mengalami semuanya itu, bahkan pada tingkat yang paling mengerikan dan keji. Ia telah menderita sengsara, mati disalibkan bukan sama sekali oleh kesalahanNya. Namun Yesus keluar sebagai pemenang yang jaya, saat semua penyiksaNya melihatNya kalah dan tak berdaya.<br \/>\nOleh karena itu kita akan selalu mendapatkan kekuatan baru, apapun kesulitan dan derita yang kita hadapi, bila kita datang kepadaNya, memegang tanganNya, memeluk salibNya dan mengandalkan kasih setiaNya.<\/p>\n<p>Ingatlah selalu sabda Yesus yang selalu Ia sampaikan pada kita: \u201cKuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia. Aku ada besertamu, janganlah takut! Tinggallah dalam Aku dan Aku tinggal dalam kamu. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh.\u201d<br \/>\nInilah sapaan Yesus yang selalu membuat hati kita damai dan tenang.<br \/>\nIngatlah selalu janji Allah sejak dahulu yang berlaku selamanya, sebagaimana disampaikan Allah kepada Nabi Yeremia: \u201cAku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.\u201d (Yer 29:11)<br \/>\nRasakanlah selalu damai sejahtera dalam Yesus, dan jadilah selalu pembawa damai Tuhan.<\/p>\n<p>Selamat hari Senin. Damai selalu di hati bersama Yesus.\u2764\ufe0f<br \/>\nPs Revi Tanod Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 02 Jun 2025<br \/>\nSenin Paskah VII<br \/>\nPF S. Marselinus dan Petrus, Martir<br \/>\nWarna Liturgi: Putih<br \/>\nBait Pengantar Injil: Kol 3:1<br \/>\nBacaan Injil: Yoh 16:29-33<br \/>\n**************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nKol 3:1<br \/>\nKalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus,<br \/>\ncarilah perkara yang di atas,<br \/>\ndi mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nYoh 16:29-33<br \/>\nKuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Yohanes:<\/p>\n<p>Dalam amanat perpisahan-Nya<br \/>\nYesus berkata bahwa akan tiba saat-Nya<br \/>\nbahwa Ia tidak lagi berbicara dengan memakai kiasan.<br \/>\nMaka para murid berkata kepada Yesus,<br \/>\n&#8220;Lihat sekarang Engkau berkata-kata terus terang<br \/>\ndan Engkau tidak memakai kiasan.<br \/>\nSekarang kami tahu, bahwa Engkau mengetahui segala sesuatu<br \/>\ndan tidak perlu orang bertanya kepada-Mu.<br \/>\nKarena itu kami percaya, bahwa Engkau datang dari Allah.&#8221;<\/p>\n<p>Jawab Yesus kepada mereka,<br \/>\n&#8220;Percayakah kamu sekarang?<br \/>\nLihat, saatnya datang, bahkan sudah datang,<br \/>\nbahwa kamu dicerai-beraikan, masing-masing ke tempatnya sendiri<br \/>\ndan kamu meninggalkan Aku seorang diri.<br \/>\nNamun Aku tidak seorang diri, sebab Bapa menyertai Aku.<br \/>\nSemuanya itu Kukatakan kepadamu,<br \/>\nsupaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku.<br \/>\nDalam dunia kamu menderita penganiayaan,<br \/>\ntetapi kuatkanlah hatimu,<br \/>\nAku telah mengalahkan dunia.&#8221;<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<br \/>\n**************<\/p>\n<p>EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA LANGGUR, TANAH PARA MARTIR KEI<\/p>\n<p>SALIB ADALAH PUNCAK KEINDAHAN IMAN KRISTEN<\/p>\n<p>\u201dSemakin besar derita ( salib ) yang dipikul oleh para martir maka semakin bahagia jiwa mereka sebagai saksi iman akan Kristus. Ini pun yang dialami oleh Mgr. Joanes Aerst, MSC., denga para pastor dan Bruder MSC yang ditembak mati oleh tentara Jepang di pantai desa Langgur pada tahun 1942. Mereka inilah yang dikenal sebagai Martir Kei oleh umat beriman setempat.\u201d<\/p>\n<p>Ramalan tentang penderitaan itu sudah ditegaskan oleh Yesus dalam Injil hari ini:\u201cSemuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.&#8221; ( ayat 44 )<\/p>\n<p>Karena itu,<\/p>\n<p>&#8211; Tetaplah bahagia jika karena imanmu akan Yesus, engkau dihina, dicemooh dan bahkan diancam;<\/p>\n<p>&#8211; \u2060Tunjukkanlah bahwa imanmu akan Yesus tak pernah goyah hanya karena salibmu semakin berat terasa di pundak;<\/p>\n<p>&#8211; \u2060Tunjukanlah sukacita mu dalam setiap derita yang Anda alami karena iman akan Yesus.<\/p>\n<p>Tiada salib yang enak dipikul selain salib Kristus<\/p>\n<p>Selamat beraktivitas untuk para sahabat.<\/p>\n<p>Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua. ( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong &#8211; Duc in Altum )<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Senin 02 Juni 2025 Novena Roh Kudus Hari Ke 4 Yoh 16:33 (Yoh 16:29-33) \u201dSemuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":66662,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-78352","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/ardas-2025.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/78352","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=78352"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/78352\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":78353,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/78352\/revisions\/78353"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/66662"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=78352"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=78352"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=78352"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}