{"id":77947,"date":"2025-05-26T13:38:30","date_gmt":"2025-05-26T06:38:30","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=77947"},"modified":"2025-05-26T13:38:30","modified_gmt":"2025-05-26T06:38:30","slug":"tak-bisa-melihat-tapi-bikin-melek-hati-obrolan-penuh-makna-bareng-sahabat-tunanetra","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=77947","title":{"rendered":"Tak Bisa Melihat, Tapi Bikin Melek Hati \u2013 Obrolan Penuh Makna Bareng Sahabat Tunanetra!"},"content":{"rendered":"<p>Tak Bisa Melihat, Tapi Bikin Melek Hati \u2013 Obrolan Penuh Makna Bareng Sahabat Tunanetra!<\/p>\n<p>Mari bersama-sama membuka mata batin kita dan belajar untuk lebih peduli, bersyukur, dan mencintai sesama tanpa syarat:<br \/>\nBCA: 011 312 5699 a.n Yayasan Bhakti Luhur<br \/>\nTuhan sayang padamu!<\/p>\n<p>Dalam episode istimewa ini, Romo Koko berdialog dengan seorang sahabat tunanetra yang tinggal dan dibina di Yayasan Bhakti Luhur \u2013 sebuah lembaga luar biasa yang telah puluhan tahun melayani dengan kasih, terutama bagi mereka yang terpinggirkan dan berkebutuhan khusus.<\/p>\n<p>Obrolan ini bukan sekadar cerita tentang keterbatasan, tetapi tentang harapan, keteguhan hati, dan kekuatan batin. Bagaimana sahabat kita melihat dunia tanpa penglihatan fisik, tapi tetap mampu memancarkan cahaya bagi orang di sekitarnya?<\/p>\n<p>Yayasan Bhakti Luhur sendiri dikenal dengan visinya &#8220;Menjangkau yang Tak Terjangkau&#8221;, dengan pelayanan menyeluruh di bidang amal, kesehatan, dan pendidikan bagi penyandang disabilitas di seluruh Indonesia.<\/p>\n<p>Sumber Romo Koko<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tak Bisa Melihat, Tapi Bikin Melek Hati \u2013 Obrolan Penuh Makna Bareng Sahabat Tunanetra! Mari bersama-sama membuka mata batin kita dan belajar untuk lebih peduli, bersyukur, dan mencintai sesama tanpa syarat: BCA: 011 312&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":28971,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"video","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,26,28,2],"tags":[],"class_list":["post-77947","post","type-post","status-publish","format-video","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-sekitar","category-pengembangan","category-sosial","category-tokoh","post_format-post-format-video"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/ki.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/77947","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=77947"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/77947\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":77948,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/77947\/revisions\/77948"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/28971"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=77947"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=77947"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=77947"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}