{"id":77826,"date":"2025-05-24T14:27:02","date_gmt":"2025-05-24T07:27:02","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=77826"},"modified":"2025-05-24T14:27:02","modified_gmt":"2025-05-24T07:27:02","slug":"sabtu-24-mei-2025-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=77826","title":{"rendered":"Sabtu, 24 Mei 2025"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nSabtu 24 Mei 2025<br \/>\nYohanes 15:19 15:18-21)<br \/>\n\u201dSekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci kamu.\u201d<\/p>\n<p>Kita Berasal Dari Dunia Yang Lain<\/p>\n<p>Dunia iman berbeda dengan dunia sekular yang kita diami ini. Yesus telah mengingatkan murid-muridNya dan kita semua bahwa memang kita ada dalam dunia, namun kita bukan dari dunia ini. Kita adalah orang-orang pilihan Allah, yang telah diangkat Allah menjadi putra-putriNya.<br \/>\nSebagai putra putriNya, Allah Bapa kita telah menganugerahkan hidup ilahiNya kepada kita melalui pembaptisan. \u201cKita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.\u201d (Rom 6:4).<\/p>\n<p>Karena kita bukan dari dunia ini, mari tinggalkan prinsip-prinsip dunia yang berlawanan dengan prinsip hidup ilahi. Dunia mengajar: mata ganti mata, bencilah musihmu, tapi Yesus meminta kita untuk mengasihi musuh dan berdoa bagi mereka yang menganiaya kita.<br \/>\nJadilah pejuang iman, pejuang kebenaran, sekalipun orang akan mengatakan kita sok suci, sok benar, sok baik.<br \/>\nDalam dunia ada semboyan: Tidak ada kawan dan lawan abadi, yang ada hanya kepentingan abadi. Mari terus berjuang untuk menjadi kawan sejati, baik saat suka maupun duka. Bukan karena mengejar kepentingan diri tapi karena ingin memberi diri.<\/p>\n<p>Apapun kata dunia, ingatlah Yesus telah berkata: \u201dkamu adalah sahabatKu!&#8221; (Yoh 15:14). Sebagai sahabat Yesus kita akan mengalami apa yang dijalani Yesus, yakni jalan salib dan penolakan. Inilah dunia kita, maka jadilah pemenang bersama Yesus, jangan kalah oleh kefanaan dan kesementaraan dunia. Kita tak pernah berjuang sendirian, Yesus bersama kita. Tetaplah berjuang sebagai \u201corang dari dunia lain\u201d yang diutus Tuhan untuk tinggal dan berkarya di dunia ini.<\/p>\n<p>Selamat berakhir pekan dalam lindungan kasih Tuhan.\u2764\ufe0f<br \/>\nPs Revi Tanod Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 24 Mei 2025<br \/>\nSabtu Paskah V<br \/>\nWarna Liturgi: Putih<br \/>\nBait Pengantar Injil: Kol 3:1<br \/>\nBacaan Injil: Yoh 15:18-21<br \/>\n*************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nKol 3:1<br \/>\nKalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus,<br \/>\ncarilah perkara yang di atas, di mana Kristus berada,<br \/>\nduduk di sebelah kanan Allah.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nYoh 15:18-21<br \/>\nKamu bukan dari dunia, sebab Aku telah memilih kamu dari dunia.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Yohanes:<\/p>\n<p>Dalam amanat perpisahan-Nya<br \/>\nYesus berkata kepada murid-murid-Nya,<br \/>\n&#8220;Jikalau dunia membenci kamu,<br \/>\ningatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku.<br \/>\nSekiranya kamu dari dunia,<br \/>\ntentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya.<br \/>\nTetapi karena kamu bukan dari dunia,<br \/>\nsebab Aku telah memilih kamu dari dunia,<br \/>\nmaka dunia membenci kamu.<\/p>\n<p>Ingatlah apa yang telah Kukatakan kepadamu:<br \/>\nSeorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya.<br \/>\nJikalau mereka telah menganiaya Aku,<br \/>\nmereka juga akan menganiaya kamu;<br \/>\njikalau mereka telah menuruti firman-Ku,<br \/>\nmereka juga akan menuruti perkataanmu.<br \/>\nTetapi semuanya itu akan mereka lakukan terhadap kamu<br \/>\nkarena nama-Ku,<br \/>\nsebab mereka tidak mengenal Dia, yang telah mengutus Aku.&#8221;<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<br \/>\n**************<\/p>\n<p>&#8220;YA BAPA YANG KUDUS, PELIHARALAH MEREKA (saya, anda, lingkungan alam ciptaan lainnya) DALAM NAMAMU &#8221;<br \/>\n(RD. John Tanggul, Paroki Wangkung, Keuskupan Ruteng)<\/p>\n<p>Dunia membenci Yesus dan murid2Nya<\/p>\n<p>Itulah doa Yesus kepada Bapa di Surga utk Gereja\/UmatNya (saya,anda, lingkungan alam ciptaan lainnya) yg selalu DIBENCI oleh &#8220;dunia&#8221; (orang2 yg tidak senang dg saya, anda, dgn karya dan pelayanan saya, anda; orang yang tidak mencintai lingkungan alam ciptaan lainnya).<\/p>\n<p>Dalam bacaan Injil hari ini Yesus ingatkan ssya, anda: &#8220;Jikalau dunia MEMBENCI KAMU (saya,anda) ingatlah bhw ia (dunia, musuh saya, anda ) TELAH LEBIH DAHULU MEMBENCI AKU dari pada kamu&#8221; (Yoh.15:18)<\/p>\n<p>Selama masih berada di dunia yg sementara ini, PERLU DIINGAT DAN DISADARI, saya, anda tidak mungkin akan TERLEPAS dari TANTANGAN, KESULITAN, PENDERITAAN dan PERSOALAN HIDUP, sekalipun saya, anda adalah PENGIKUT KRISTUS YG SETIA (hidup beriman, hidup baik2, penuh cintakasih, taat agama, rajin berdoa, rajin misa harian maupun terutama misa mingguan).<br \/>\nKadang bahkan sering saya, anda bertanya dan berontak dalam hati, &#8220;mengapa pada saat diri dan hidupku, mu sungguh beriman, baik2 di hadapan Tuhan dan sesama, rajin doa, misa, dll, TUHAN MALAH &#8220;MEMBIARKAN&#8221; KESULITAN, BENCANA, PERSOALAN HIDUP, PENDERITAAN TERJADI? Mengapa Tuhan membiarkan orang2 beriman (saya, anda) MENDERITA?&#8221;<\/p>\n<p>Jgnlah berpikiran demikian!! Pikiran spt bgt muncul dari orang2 (mgkin jg saya, anda?) yang kurang beriman, kurang berpegang pada terang imannya.<br \/>\nDari sudut pandang\/ terang iman saya, anda ditegaskan dan mesti diterima dan dihayati bhw DALAM SEMUA PERISTIWA atau PENGALAMAN HIDUP &#8220;yg serba gelap itu&#8221;, saya, anda TIDAK AKAN PERNAH SENDIRIAN. Allah Bapa, Putera dan Roh Kudus, Bunda Maria dan St. Yosef, Para Orang Kudus (yg saya, anda mintakan bantuan doa dan perlindungannya) SUDAH\/SEDANG dan AKAN SELALU MENYERTAI saya, anda; BERJALAN BERSAMA saya, anda; BEKERJA BERSAMA saya, anda; dan MEMBERIKAN TITIK TERANG (yg terbaik dan terindah) PADA WAKTU DAN PADA TEMPATNYA; Bahkan Tuhan Yesus sendiri &#8220;SUDAH&#8221; (sedang, akan) MENDOAKAN saya, anda KEPADA BAPA DI SURGA, akan memelihara saya, anda. &#8220;PELIHARALAH mereka yg &#8220;menderita, dibenci&#8221; ya Bapa&#8221; adalah doa Yesus untuk saya, anda.<\/p>\n<p>Percayalah akan rencana Tuhan yg terbaik dan terindah utk saya, anda!! Apapun keadaan, meski saya, anda selalu &#8220;dibenci&#8221;! Tuhan Yesus selalu mendoakan dan melindungi dan memelihara saya, anda. Ini mesti disadari, diyakini dan diimani!!!<\/p>\n<p>Semoga dengan PERTOLONGAN DOA Bunda Maria dan St. Yosef, Allah Tritunggal Mahakudus melindungi, memelihara dan (+) memberkati saya, anda sekalian yang &#8220;dibenci&#8221; oleh dunia ini. Amin.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Sabtu 24 Mei 2025 Yohanes 15:19 15:18-21) \u201dSekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":66662,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"video","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-77826","post","type-post","status-publish","format-video","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text","post_format-post-format-video"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/ardas-2025.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/77826","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=77826"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/77826\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":77827,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/77826\/revisions\/77827"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/66662"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=77826"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=77826"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=77826"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}