{"id":77379,"date":"2025-05-16T10:39:28","date_gmt":"2025-05-16T03:39:28","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=77379"},"modified":"2025-05-16T13:04:59","modified_gmt":"2025-05-16T06:04:59","slug":"jumat-16-mei-2025-5","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=77379","title":{"rendered":"Jumat, 16 Mei 2025"},"content":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan<br \/>\nJumat 16 Mei 2025<br \/>\nYohanes 14:1-2 (Yoh 14:1-6)<br \/>\n\u201dJanganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.\u201d<\/p>\n<p>Janji Yesus Untuk Mengantar Kita Ke Rumah Bapa<\/p>\n<p>Apa yang akan terjadi sesudah kematian adalah misteri yang paling menggelisahkan kita. Ke mana kita akan pergi sesudah kematian datang menjemput?<br \/>\nYesus membuka tabir misteri itu saat Ia sendiri memasuki kematian. Dalam perjamuan malam terakhir Yesus meneguhkan hati murid-muridNya, \u201cJanganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal.\u201d<br \/>\nYesus telah mendahului kita untuk menyediakan tempat bagi kita di rumah Bapa di Surga, itulah rumah kita yang sejati. Rumah kediaman kita di bumi ini suatu saat kelak akan dibongkar dan diganti dengan rumah kediaman abadi di surga.<\/p>\n<p>Yesus mengerti kegelisahan kita yang paling dalam. Karena itu Ia meminta kita untuk percaya kepadaNya dan tinggal bersamaNya semasa kita hidup di dunia ini. Ia adalah jalan-kebenaran-hidup kita, bersamaNya kita tak perlu gelisah dan takut. Tinggal bersamaNya selamanya itulah kerinduan hati kita.<br \/>\nIngatlah janji Tuhan ini bagi kita: \u201cAku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.\u201d (Yer 29:11).<br \/>\n\u201dYa Yesus yang amat baik, tuntunlah kami menuju Rumah Bapa di surga. Kami rindu untuk selalu bersamaMu di dunia ini maupun kelak di surga. Amin.\u201d<\/p>\n<p>Selamat hari Jumat, teruslah berkarya, Yesus selalu berjalan bersama kita.\u2764\ufe0f<br \/>\nPs Revi Tanod Pr<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Kalender Liturgi 16 Mei 2025<br \/>\nJumat Paskah IV<br \/>\nWarna Liturgi: Putih<br \/>\nBait Pengantar Injil: Yoh 14:6<br \/>\nBacaan Injil: Yoh 14:1-6<br \/>\n*&#8221;&#8221;*************<\/p>\n<p>Bait Pengantar Injil<br \/>\nYoh 14:6<br \/>\nAkulah jalan, kebenaran dan hidup.<br \/>\nTidak seorang pun dapat datang kepada Bapa,<br \/>\nkalau tidak melalui Aku.<\/p>\n<p>Bacaan Injil<br \/>\nYoh 14:1-6<br \/>\nAkulah jalan, kebenaran dan hidup.<\/p>\n<p>Inilah Injil Suci menurut Yohanes:<\/p>\n<p>Dalam amanat perpisahan-Nya<br \/>\nYesus berkata kepada murid-murid-Nya,<br \/>\n&#8220;Janganlah gelisah hatimu;<br \/>\npercayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.<br \/>\nDi rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal.<br \/>\nJika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu.<br \/>\nSebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.<br \/>\nAku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku,<br \/>\nsupaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada.<br \/>\nDan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke sana.&#8221;<br \/>\nKata Tomas kepada-Nya,<br \/>\n&#8220;Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi;<br \/>\njadi bagaimana kami tahu jalan ke sana?&#8221;<br \/>\nKata Yesus kepadanya,<br \/>\n&#8220;Akulah jalan, kebenaran dan hidup.<br \/>\nTidak seorang pun dapat datang kepada Bapa,<br \/>\nkalau tidak melalui Aku.<\/p>\n<p>Demikianlah sabda Tuhan.<br \/>\n***************<\/p>\n<p>EMBUN ROHANI PAGI DARI KOTA TIMIKA<\/p>\n<p>HANYA YESUSLAH SATU-SATUNYA JALAN KEPADA BAPA DI SURGA<\/p>\n<p>\u201cJujur kukatakan bahwa selalu ada keheranan dan terlebih kesedihan mendalam jika atas alasan apa pun seseorang meninggalkan Yesus, karena sesungguhnya ia sedang merintis jalan kepada kebinasaan jiwa dan rohnya kelak di akhir hidupnya.\u201d<\/p>\n<p>Alasan dan dasar kenapa kita harus berpegang teguh pada iman akan Yesus tertulis dalam Injil hari: \u201cAkulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.\u201d ( ayat 6 )<\/p>\n<p>Beberapa pokok permenungan bagi kita di pagi ini:<\/p>\n<p>1) Teguhkanlah imanmu akan Yesus yang adalah satu-satunya jalan kepada Bapa di surga;<\/p>\n<p>2) Jangan bimbang dan ragu sehingga meninggalkan Yesus karena alasan apa pun;<\/p>\n<p>3) Di akhir kehidupan kita di dunia ini kita hanya dapat bertemu dengan Yesus dalam pengadilan ilahi-Nya.<\/p>\n<p>Sekali lagi janganlah tergoda untuk meninggalkan Yesus hanya karena bujukan dan rayuan duniawi.<\/p>\n<p>Selamat beraktivitas untuk para sahabat.<\/p>\n<p>Salam, doa dan berkatku ( + ) untuk semua.<br \/>\n( Dari: Mgr. Inno Ngutra : Minnong &#8211; Duc in Altum )<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sabda Kehidupan Jumat 16 Mei 2025 Yohanes 14:1-2 (Yoh 14:1-6) \u201dJanganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":66662,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1,20],"tags":[],"class_list":["post-77379","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-bacaan-harian","category-renungan-text"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/ardas-2025.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/77379","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=77379"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/77379\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":77385,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/77379\/revisions\/77385"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/66662"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=77379"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=77379"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=77379"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}