{"id":75940,"date":"2025-04-19T10:23:35","date_gmt":"2025-04-19T03:23:35","guid":{"rendered":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=75940"},"modified":"2025-04-19T10:23:35","modified_gmt":"2025-04-19T03:23:35","slug":"novena-kerahiman-ilahi-hari-1-jantung-hatinya-yang-ditikam-bagi-kita","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/katolikindonesia.org\/?p=75940","title":{"rendered":"Novena Kerahiman Ilahi &#8211; Hari 1: &#8220;Jantung HatiNya yang Ditikam Bagi Kita&#8221;"},"content":{"rendered":"<p>Novena Kerahiman Ilahi &#8211; Hari 1: &#8220;Jantung HatiNya yang Ditikam Bagi Kita&#8221;<\/p>\n<p>DOA NOVENA KERAHIMAN ILAHI &#8211; didoakan bersama Romo setelah Doa Tobat<\/p>\n<p>Tuhan Yesus yang maharahim, Engkau selalu mengasihi kami dan mengampuni kami. Janganlah Engkau memperhitungkan dosa kami, tetapi perhatikanlah harapan kami kepada kebaikan-Mu yang tak terbatas. Terimalah kami semua ke dalam hati-Mu yang maharahim dan jangan singkirkan kami dari sana untuk selama-lamanya. Semuanya ini kami mohon demi cintaMu yang mempersatukan Dikau dengan Bapa dan Roh Kudus. Bapa yang kekal, pandanglah dengan mata-Mu yang penuh Kerahiman pada seluruh umat manusia, khususnya pada para pendosa yang merana. Mereka memanjatkan harapan tunggal pada hati maharahim Putera-Mu dan Tuhan kami Yesus Kristus. Demi kesengsaraan-Nya yang dahsyat, limpahkanlah kerahiman-Mu kepada kami, supaya kami semua dapat memuliakan kekuasaan-Mu untuk selama-lamanya. Amin<\/p>\n<p>Bagi rekan-rekan yang rindu berbagi kasih dan syukur, bisa dititipkan pada kami melalui:<br \/>\nBCA 855 5077111<br \/>\nan. Kongregasi Imam-Imam Hati Kudus Yesus<br \/>\nKeterangan: Karya Sosial Dehonian<\/p>\n<p>Tuhan Yesus Sayang Padamu!<\/p>\n<p>Sumber Romo Koko<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Novena Kerahiman Ilahi &#8211; Hari 1: &#8220;Jantung HatiNya yang Ditikam Bagi Kita&#8221; DOA NOVENA KERAHIMAN ILAHI &#8211; didoakan bersama Romo setelah Doa Tobat Tuhan Yesus yang maharahim, Engkau selalu mengasihi kami dan mengampuni kami.&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":28971,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"video","meta":{"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[],"class_list":["post-75940","post","type-post","status-publish","format-video","has-post-thumbnail","hentry","category-kateketik","post_format-post-format-video"],"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/katolikindonesia.org\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/ki.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/75940","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=75940"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/75940\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":75941,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/75940\/revisions\/75941"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/28971"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=75940"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=75940"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/katolikindonesia.org\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=75940"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}